Kalau benar punya tiga istri, ini mah bukan rumah tangga biasa ๐ญ๐ Satu saja kadang sudah bikin kepala berasap, apalagi harus membagi waktu, perhatian, dan tanggung jawab kepada tiga pasangan. Tapi apa pun ceritanya, semoga semuanya bisa diselesaikan dengan bijak tanpa ada yang tersakiti. ๐
@meluvzhanglingh@noucampline Otakmu bro yang salah, ituloh santri2 di pesantren pakaian tertutup yo dipake juga, kalo memang otaknya sudah mesum mau pakaian tertutup sekalipun yo mesum otaknya. ๐
Solidaritas Rendang dari Ranah Minang (Sumbar) saat ada bencana
2016 gempa Aceh 1 ton
2018 gempa lombok 1 ton
2018 gempa palu 1,6 ton
2018 tsunami selat Sunda 1,4 ton
2019 Banjir Bengkulu 1 ton
2021 Gempa Mamuju 1 ton
2022 gempa cianjur 2,8 ton
2024 untuk 8.000 pengunsi di Rafah Gaza selatan
2025 Banjir Sumatra 2,5 Ton (Aceh Sumut)
2026 Gempa NTT 5 Ton
Astaghfirullah kok ada perlombaan yg gak mendidik begini , memalukan banget di lihat anak anak . Harusnya perlombaan 2 yg gak senonoh begini di larang .
Di mana otaknya itu yg ikut perlombaan & penyelenggara nya ๐คฆโโ๏ธ
Sumber : fb/ahmad bustomi
https://t.co/mwI3hidYqV - Mantan ajudan Ketua DPR Aceh, Yusri bin Ramli alias Pale (33 tahun), menjalani eksekusi hukuman cambuk bersama pasangannya, Nadia binti Nurdin (41 tahun) di Taman Bustanussalatin Kota Banda Aceh, Kamis (20/8/2026).
Pelaksanaan hukuman cambuk itu disaksikan ratusan warga yang memadati kawasan Taman Bustanussalatin. Pale mendapat giliran pertama menjalani eksekusi oleh algojo, kemudian dilanjutkan dengan eksekusi terhadap Nadia.
Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Banda Aceh Darma Mustika mengatakan, Pale dijatuhi hukuman uqubat tazir cambuk sebanyak 25 kali di depan umum. Hukuman itu dikurangi masa tahanan sehingga jumlah cambukan yang dilaksanakan menjadi 20 kali.
"Hukuman yang dijatuhkan berupa uqubat tazir cambuk 25 kali di depan umum, dikurangkan selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan pelaksanaan cambuk sebanyak 20 kali," kata Darma kepada wartawan.
Sementara itu, Nadia dalam perkara yang tercatat dengan Nomor 33/JN/2026/MS.Bna tertanggal 27 Juli 2026, dijatuhi hukuman cambuk 25 kali dan setelah dikurangi masa tahanan, dieksekusi sebanyak 22 kali.
Darma menjelaskan, kedua terdakwa dijerat Pasal 25 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat terkait Jarimah Ikhtilath. Perkara itu bermula saat Pale bersama pasangan wanitanya diamankan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh pada Minggu, 24 Mei 2026 dinihari di Kamar Nomor 708 Hotel Ayani, Gampong Peunayong Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh, sekitar jam 00.15 WIB.
Keduanya diamankan dari sebuah hotel di Banda Aceh karena diduga melakukan pelanggaran syariat Islam bersama pasangan yang bukan mahram. Kepada petugas, keduanya sempat mengaku beristirahat setelah melakukan perjalanan dari Kabupaten Aceh Barat. Namun saat petugas menanyakan identitas, ternyata keduanya bukan pasangan sah (non muhrim). (hidayat ahmad/rri.co.id)
Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bersama Pria Di Ruang Kerja โผ
Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh berinisial FD (52) ditangkap bersama seorang pria berinisial AM (22) di ruang kerjanya pada Rabu (12/8/2026) sore.
Penangkapan dilakukan polisi syariah setelah menerima laporan adanya pria tidak dikenal yang masuk ke kantor tersebut setelah jam kerja.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan menemukan FD bersama AM di ruang kerja. Keduanya dibawa ke Kantor Satpol PP-WH Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan.
Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh M Rizal mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, keduanya diduga melanggar Qanun Nomor 12 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.
Berdasarkan bukti awal, FD dan AM dinilai telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka.
Keduanya kemudian ditahan selama 20 hari untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
#elshintaviral
Brazilian football legend Roberto Carlos reportedly opens up about his conversion to Islam, saying he has no regrets and claiming Cristiano Ronaldo congratulated him on the decision.
๐ฃ๏ธ Roberto Carlos: โI really donโt understand why people are angry about my decision. This is my choice, and people should respect my faith. I wonโt deny that my wife influenced me to convert, but itโs no big deal because I have always loved Islam. Most of my relatives back in Brazil arenโt pleased with my decision, but I donโt care because itโs my life and my choice.
Cristiano Ronaldo even congratulated me and told me that whenever I come to Saudi Arabia, I should contact him because his home is always open to me and my wife. Thatโs the kind of gesture and love I wish I could receive from other people and relatives instead of all this backlash.โ