ga harus bebas dari semua bentuk environmental impact buat empati dan mengkritik penghancuran habitat. kalau standar yang dipake harus 100% konsisten dulu baru boleh peduli, gaa akan ada orang yang boleh membicarakan isu lingkungan.
i hope you understand about it.
someone said "god forbid people dont wanna draw things they dont like" ???? HE IS A MAN, why would a men be there, trus bikin rules "kalo lesbian gapapa" fuck u dude
We know many of you are still waiting for your adoption or donation certificate. Please don’t worry, your support has been received and our team is still working to process the certificates. Thank you for showing up for orangutans and their forests in such a big way 🦧💚🌿
We know many of you are still waiting for your adoption or donation certificate. Please don’t worry, your support has been received and our team is still working to process the certificates. Thank you for showing up for orangutans and their forests in such a big way 🦧💚🌿
Maybe hmphobic people gak tau yah kalau mereka gaperlu jadi homo buat accepting queer people... You can be straight and support queer rights kok... *garuk pala*
yaAllah sumpah kaget banget baca ini because people actually survived going to school and uni without any help of AI before this. what the hell happened to our brain and educational system?? and why do you need to rely on people so much goddamn just be wrong. its okay. 😭
Homophobic Indonesian artists who “feels uncomfortable drawing bl/gl bcs its not normal🥺” but accepting international queer ppl’s money needs to go to hell istg
If you have a little bit more money in your pocket, please consider donating or adopting! I have tried & they gave us various options (if I'm not mistaken, around 100k IDR/month & 500k/6 months). You'll also get to choose your baby, receive their background story & fun facts...
its actually really heartbreaking that this month is supposed to celebrate indonesia's independence but it's just disaster after disaster, and it's not getting any better because the people who should've looked after us just never see us. just blatantly ignoring us.
Saat kita sibuk menyorot orangutan dan kawan-kawannya, ada spesies lain yang diam terlupakan.
Padahal ia bagian penting dari ekosistem hutan. Pohonnya jadi sarang dan pakan orangutan. Kayunya mungkin dipakai di rumahmu.
Namanya Ulin.
Saking padat, tahan air, dan anti-rayap, ia dijuluki kayu besi dan jadi andalan para arsitek.
Sayangnya ia terancam deforestasi dan alih fungsi lahan. Padahal untuk mencapai diameter 50 sentimeter aja ia butuh sekitar 100 tahun.
A thread 🧵 by Narasi Visual
Fatimah ini bilang ke rekan sesama mahasiswa bahkan yang seumuran, malah:
"Anak-anak saya".
Berkali-kali pula.
Kadang berpikir apakah anak ini Mahasiswa abadi gitu? Tidak lulus-lulus?
Makanya usianya jauh lebih tua sekali dengan sesamanya mahasiswa?
Harusnya kan temen-teman saya atau rekan saya gitu.
Gak bisa bayangkan ketika Anies dulu pidato, yang datang seumuran dia sama tuanya, lalu di didepan publik teriak-teriak:
"Ini anak-anak saya semua yang hadir"
Aneh banget kan?
Kecuali nyebutnya:
"Anak buah saya, itu baru benar atasan ke anak buah".
Ini ke rekan sepermainannya bilang anak-anak saya?
Kok gap penyebutan ke rekam mahasiswanya jauh banget.
Jadi usia Fatimah ini berapa sih?
pagi ini udah lebih dari 10 monyet keliaran di komplek gue dan all of this bcs of those bastards ngebakar habitat mereka… bayangin mereka skrg kebingungan nyari tmpt tinggal dan bahkan ada yg bawa anak”nya jg pls sedih bgt :(
[ ❤️ / ⟳ appreciated]
Heta’s #CF23 Pre Order + Giveaway below! 🔊
🗓️ PO 24 Aug - 4 Sept 2026
🛒 Pick Up (BOTH DAYS) + Mail Order (POST CF)
🌀 Hetalia, Genshin, Heated Rivalry, LADS
GO Please DM!
🔗 PO link below!
#cf23catalogue#cf23catalog
Tau nggak sih proses rehabilitasi orangutan itu kayak sekolah panjang banget?
Dari bayi trauma sampe bisa balik ke hutan hidup mandiri, butuh 5–8 tahun. Bukan cuma dirawat terus dilepas, loh.
Ceritanya gini:
1. Datang → dicek + dikarantina
Begitu diselamatkan, langsung diperiksa dokter hewan. Diobati luka, penyakit, atau kurang gizi, terus dikarantina biar nggak nularin yang lain. Healing dulu.
2. Baby School
Buat yang masih bayi. Ada pengasuh yang jadi “ibu angkat”. Digendong, diberi susu, diajak main, dan mulai belajar panjat kecil-kecilan.
3. Sekolah Hutan (fase paling epic)
Ini level-levelnya. Mereka belajar skill survival beneran: panjat tinggi, cari makan sendiri, bikin sarang, dan pelan-pelan lepas dari manusia. Semakin naik level, semakin mandiri.
4. “Kuliah” di pulau pra-pelepasliaran
Dipindah ke pulau berhutan. Hampir hidup liar, harus buktikan bisa mandiri. Tim cuma pantau dari jauh.
5. Pelepasliaran
Yang siap dilepas ke hutan lindung. Masih dipantau beberapa waktu biar aman.
Nggak semua bisa dilepas, sih. Ada yang trauma berat atau cacat permanen, mereka tetap dirawat di suaka biar hidup nyaman.
Intinya, rehabilitasi orangutan itu sabar banget. Satu individu aja butuh bertahun-tahun dan banyak orang. Makanya adopsi atau donasi (kayak yang viral soal Iqo) beneran kepakai buat proses ini.
Gila ya, mereka lagi belajar jadi diri sendiri lagi. Yuk support biar lebih banyak yang bisa pulang ke rumah aslinya 💚