Penuh Senyum dan Rendah Hati, Begitulah Sosok Almarhum Yurizal Semasa Hidup.
Semasa menjalankan tugas sebagai crew Wedding Organizer (WO), Almarhum Yurizal dikenal sebagai pribadi yang ceria, rendah hati, baik, sopan, serta penuh dedikasi dalam setiap pekerjaannya.
Semangat dan ketelatenannya menjadi teladan bagi rekan-rekan yang pernah bekerja bersamanya.
Makanya jadi orang ketikannya jangan2 jahat-jahat. Viralnya bukan cuma di socmed tp udah sampe masuk TV juga. Se-Indonesia sekarang jadi tau muka kalian, mau ngumpet di mana coba?
Dün Gazze’de 112 bebek Rabbine uğurlandı.
Yüz on iki…
Bir okul dolusu çocuk.
Bir ömür dolusu umut.
Bir insanlık sınavı…
112 bebek…
Gazze yüreğimizin kanadığı yer…
Tolol demi konten apa aja dilakuin. Parkiran domainnya dishub, ngapain marah2 ke camat? Lagian kalo mau negur mah di kantor, berasa jadi superhero lo negur camat di depan umum? Cuh najis.
Kisah Dokter Cabut IUD.
Seorang istri teman dekat mau berhenti pake KB. Mereka ke dokter spesialis kandungan untuk cabut IUD.
Setelah cukup lama berkutat, dokter bilang, bahwa si ibu harus dioperasi. Suaminya bertanya, "Kok harus operasi Dok, itu kan Dokter yg pasang sendiri?"
• dokter: IUD-nya sdh terlalu dalam, Pak. Ini tak bisa dicabut, itu ibunya sampai berdarah."
• suami: Astage, kami kan mainnya biasa aja Dok, dg segala sopan santun. Kok bisa masuk terlalu dalam."
• dokter: Terserah Bapak-Ibu, satu2nya cara ya dg operasi.
Si suami pulang, cerita gitu dan saya sarankan ke bidan tetangga Bu Iman namanya. Bu bidan buka klinik bersalin jarak 4 rumah dari rumah kami.
Tak menunggu lama, bu bidan mengeluarkan IUD dg saksama dan dalam tempo yg sesingkat-singkatnya. Bahkan bu bidan tak mau dibayar karena bertetangga dg kami. "Ndit kanggo (pamali) dibayar tetangga untuk hal semudah ini", cenah.
Tentu tak semua dokter kandungan seperti itu.
Pilihan Qatar sudah tepat
dari sini kita bisa menilai bahwa Qatar lebih percaya Muhamadiyah daripada pemerintah
Qatar jadikan Muhamadiyah sebagai mitra prioritas untuk kerjasama dibidang pendidikan, kesehatan,kemanusiaan, hingga pengembangan ekonomi & pemberdayaan masyarakat
Selain nakes ada lagi ini PNS penjaga lapas di pontianak namanya Uray Rifan Sofwan yang sudah berkomentar jahat ke almarhum Yurizal, beliau belum melakukan permintaan maaf atas perbuatannya.
cc : kairafune
Pengalaman ke dokter:
Di Bogor.
Istri radang tenggorokan. Di bawa ke dokter spesialis di RS swasta terkenal. Baru periksa langsung, "Ibu harus operasi, jika tidak berbahaya dan bisa meninggal."
Tak percaya, istri dirawat sendiri dg racikan obat alam. Sembuh.
Selang 5 tahun zaman Covid di RS yg sama, tekanan darah istri naik. Kata dokter spesialis, ini pembengkakan jantung. Diberi resep obat2 yg setelah diminum bereaksi bikin sgt tak nyaman.
Di Lombok.
Karena zona merah covid, kami migrasi ke Lombok yg zona hijau. Di sana dokter spesialis bilang istri hrs operasi ginjal stadium 4. Saya tak percaya. Saya cari second opinion dan ketemu dokter tua praktek dekat rumah di Praya. Beliau bilang "Ibu tak ada soal jantung dan ginjal. Justru obat2 dr dokter sebelumnya bikin ibu begini. Skrg, tinggalkan semua obat itu, dan mulai jaga makanan sehat dan rehat yg teratur."
Dokter sepuh terakhir yg benar2 dokter. Istri alhamdulillah sehat kini.