baru di rezim ini, wapres terbukti ga punya ijazah tapi gabisa didiskualifikasi krn udh terlanjur jadi wapres. baru di rezim ini, pembakaran hutan udah berbulan2 blm selesai tapi status bencana nasional ga kunjung ditetapkan.
yg kecil kecil diracun, yg tua tua diasep, yg muda muda ga dikasih kesempatan kerja, yg udh kerja dibikin kerja sampe mati dengan gaji imut dan jam kerja gila itu
dipikir pikir sedih juga ya jadi WNI pemimpinnya dzolim, warganya saling serang, alamnya rusak, fasilitasnya gak mumpuni, even buat maju pun pendidikan mahal.
dimiskinkan pemerintah bukan berarti ga ada jalan keluar lain selain ikut barisan pemerintah. rakyat sini emang daya juangnya kurang. pemerintahnya yg jahat kok ga ada kepikiran buat melengserkan
Wacana kerja 45 jam/minggu ini, gila.
Bukan, bukan karena pekerjanya manja atau males kerja. Itu relatif, subjektif, dan nggak usah dipukul rata.
Tapi, soal benefit, upah, dan hal lain yang masih belum fair buat para pekerja.
Lagipula, pekerja kita nggak layak dibilang malas.
Liat aja, upah kecil aja masih pada mau jalan buat kerja, kan?
*In case ada yang nggak nangkep, ini sindirian bagi regulator dan pengusaha.
@canescorso aku jg gak sabar, tapi sayangnya rakyat disini masih banyak anomali bukannya unjuk rasa dan dan bersaru ngelawan capitol malah mau aja diperdaya dan terima nasibnya di era yg dijajah ini 😹
Open jasa joki baca homo AO3
English, Indonesia, AU, non-AU, siap all fandom, all genre
50k–700k words
Fee 700k–1,6jt
Include rekapan, mark bagian mantep2nya, dan kalau mau bisa difoto-fotoin juga buat sosmed
Khusus Kinktober diskon 10%
@Kroharts dulu kata budaknya gak ada, karena masih banyak yg dibungkam sm perusahaan. sekarang era budaknya beneran dicap dan disahkan sm pemerintahan 😹
kalo 45jam/minggu gajinya 6juta keatas sih masih mending, disini masih banyak underpaid umr bahkan banyak bgt perusahaan curang yang kita dulu ketentuannya 40jam/minggu tapi gak sesuai realita jam kerjanya, lebih dari itu, mungkin setara 45jam/minggu dan underpaid.