Bersyukurlah kalo kamu masih sendiri dalam keistiqomahan, dan ga ada yang ngajak kamu bermaksiat, gak kebayang kan kalau dijemput pacar eh ditengah jalan kamu dijemput ajal dalam waktu bersamaan.
Nggak habis pikir, masih saja ada orang-orang yang memanfaatkan tragedi teror kemanusiaan sebagai alat memenuhi ambisi politik mereka. Menyerang lawan politik. Bukan bersama-sama melawan teror yang terjadi.