Buat kamu yang fresh grad atau mau switch career ke Supply Chain, pernah denger istilah Portfolio Management & S&OP?
Kita pake analogi restoran biar konsepnya gampang nyangkut di kepala!
Ada yg namanya Portfolio Management. Di dalam bisnis, tim sales dan marketing itu bertugas ngurusin strategi produk dan saluran penjualan perusahaan. Tapi, strategi ini HARUS banget sejalan sama kemampuan supply chain dan target laba perusahaan. Kumpulan produk, layanan, dan pelanggan inilah yg dianggep sebagai sebuah portofolio.
Kita pake analogi Portofolio = Kurasi Menu Restoran. Manajemen portofolio itu ibarat menentukan menu restoran. Nah kalo ini adalah proses meninjau produk dan pelanggan secara terus-menerus utk mencari kecocokan terbaik antara kebutuhan pelanggan, target laba, dan kemampuan supply chain perusahaan. Jadi, kita cuma jualan "menu" yang laku, ngasih untung, dan bahan bakunya sanggup disediain sama dapur!
Tapi ada yg harus diinget yaitu bahaya kalo punya terlalu banyak "Menu". Perusahaan multibrand besar kayak P&G bisa punya ratusan produk dg strategi harga dan pemasaran yg beda2. Kalo manajemen portofolionya ngga jalan, perusahaan bisa keberatan beban karena punya terlalu banyak produk, yg ujungnya malah bikin performa laba ngga optimal.
Ada salah satu teknik buat ngelola portofolio yg namanya Analisis Pareto. Dia dipake buat menganalisis pendapatan, investasi, inventaris, dan profitabilitas. Gampangnya dia ini metode buat caritau mana produk yg cuan. Contohnya di grafik yg menunjukkan 500 dari 1.600 produk ternyata tidak menghasilkan keuntungan.
Terus ada juga yg namamnya S&OP (Sales and Operations Planning). Kalo Portofolio mikir "menu apa yang pas", maka S&OP adalah rapat rutin lintas divisi biar operasional sehari-hari berjalan lancar. S&OP adalah proses berkelanjutan yg fokus di level taktis dan operasional. Tujuannya buat bikin game plan utk mengalokasikan sumber daya demi memenuhi kebutuhan pelanggan dg biaya termurah.
Dengan ngejalanin S&OP berarti kita koordinasi antara dapur & frontline. Soalnya S&OP bertujuan menyeimbangkan aktivitas penjualan, produksi, dan inventaris barang. Proses ini butuh banget interaksi manusia secara tatap muka dan bersifat lintas fungsi, di mana konflik antara supply (pasokan) dan demand (permintaan) diselesaikan bersama oleh manajer senior.
S&OP karakteristiknya tuh ngga ngurusin detail yg remeh. Fokus S&OP biasanya menyelesaikan masalah untuk jangka menengah, yaitu melihat ke depan selama sekitar tiga bulan. Tapi balik lagi ini bisa jadi beda2 tiap perusahaan ya, cuma standar rata2nya aja ini. S&OP juga ga bikin rencana di level barang satuan (SKU) yg sangat detail, tapi di tingkat product family.
Terus gimana sih proses S&OP berjalan? Tiap meeting S&OP dipimpin oleh fasilitator, dan setiap departemen datang bawa proyeksi dan data biar semua pihak paham produk apa yg akan disediakan di bulan2 mendatang.
Singkatnya, Manajemen Portofolio dipake buat menentukan client mix dan produk terbaik demi mencapai tujuan strategis perusahaan. Sementara itu, S&OP adalah proses yg menyatukan seluruh rencana bisnis (dari sales, manufaktur, sourcing, hingga finance) jadi satu rencana utuh yg terintegrasi.
Semoga analogi restoran ini bikin konsep Supply Chain jadi lebih make sense ya!
Rakyat tolol memilih presiden tolol. Presiden tolol memilih mentri tolol. Mentri tolol melestarikan rakyat tolol.
A golden triangle of a failed nation.
Tahun 1995, negara menggali kanal ribuan km buat nyulap gambut Kalimantan jadi sawah.
Sawahnya gagal total. Kanalnya masih ada sampai hari ini. Lahannya malah dipakai lagi buat food estate.
Padahal gambut itu bukan tanah biasa. Dia spons raksasa penyimpan air.
Begitu dibelah kanal, airnya kabur ke sungai, dan yang tersisa cuma bahan bakar kering bermeter-meter.
Api jadi susah padam karena yang terbakar bukan di atas tanah, melainkan di bawahnya.
A thread ๐งต by Narasi Visual๏ฟผ
Apple pernah diminta FBI untuk buka akses data HP, kontak, dsb. Apple menolak kecuali ada permintaan pengadilan.
Sementara FBI butuhnya cuma bahan investigasi.
Pengadilan hampir memenangkan Apple tapi FBI batalin dulu tuntutan karena gamau ada preseden hukum (Baca lebih lanjut soal common law)
Akhirnya FBI minta tolong ke perusahaan Israel.
Bank Mandiri padahal kalau berani ambil posisi Apple itu jadi pahlawan di mata nasabah. Tapi memilih jadi Villain bareng rezim ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
@LambeSahamjja bebas aktif itukan prinsip politik yang dianut indo, gaada jaminan keamanan buat investasi sama sekali karena kebijakannya masih sering ngablu
klarifikasi BAKOM RI soal adanya nama prabowo dalam paper nobel:
- cuma bilang lagi diinvestigasi soal paper itu
- lagi klarifikasi apakah surat kemendagri di makalah itu asli atau enggak
- ipdn udah dikonfirmasi dan bantah pernah keluarin surat itu
- kemendagri juga lagi dalemin nama staf ditjen polpum yang diduga ikut kecantum belum ada hasil