Kebangsatanmu tak setara warna biru langit, brp yg diculik dan dibui dikebumikan, brp yg kau usir dan kau curi hasil buminya, juga hunian yg kau jarah dan gusur, lalu marah saat ku angkat panah dan busur, harapku untuk kalian hanyalah maut, demi barisan nisan tak bernama karnamu.
seperti akar yg menancap, kompas yg memberi arah, dan tim pendaki yg saling jaga begitu juga seharusnya sebuah pergerakan. Kuat di dasar, jelas arah, terkoordinasi, dan ga mudah jatuh ke jurang propaganda. Ayo bergerak dgn pengetahuan, waspada jurang kenali propaganda & skenario.
mereka bukan hanya gagal menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat, tetapi justru menjadi sumber masalah baru, memperbanyak regulasi yg menguntungkan diri sendiri, memperkuat jaringan oligarki, hingga mempermainkan nasib bangsa melalui korupsi berjamaah.
"kita tidak dapat mengendalikan peristiwa di luar kendali kita, tetapi kita dapat mengendalikan pikiran kita, sikap kita, dan persepsi kita terhadap mereka."
- Marcus Aurelius
semakin kaya seseorang semakin hilang niat pamer dalam dirinya, semakin tinggi ilmu seseorang semakin rendah gaya bicaranya. Semakin bahagia seseorang semakin enggan mengomentari yg bukan urusannya.
bahkan di hari paling berat pun, Tuhan siapkan hal kecil buat bikin kita kuat, entah itu lewat orang, doa, atau rasa tenang yang tiba tiba datang, karena beberapa hal baik datang memang butuh waktu.