https://t.co/N3pBPE1VDx Walaupun eventnya sudah mulai dan telat banget, mun mau open relasi apa aja selain keluarga ya. Ngeplot bareng aja pun boleh <3
โโ
โโใใ๐๐ฆ๐ฅ: ๐ฉ๐ - ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ใใ
Merasa sendirian? Butuh teman? Butuh pacar? Atau butuh teman untuk menjalin rivalitas shounen itu?
Tenang saja! Para panitia datang dengan sebuah solusi! Silahkan QRT untuk mencari relasimu itu!
โโโ
โIt was a little noisy, but stillโฆ not a bad birthday celebration. Iโll keep this moment engraved in my heart, ๐๐ฐ๐ฎ๐ถ๐ด๐ถ๐ฎ๐ฆ.โ
@switchmagician Sepertinya benar Natsume. Tentu ini sebuah kejutan tak terduga. Natsume datang untuk dirinya. "Hmp, jangan salah paham. Aku datang kemari karena kupikir ada sesuatu yang layak dilihat."
Tapi senyum tipis menghiasi wajahnya, "Kapan kamu datang? Baru pagi ini?"
(@switchmagician)
@switchmagician Shu terkejut saat ada suara tak asing begitu saja tiba di sampingnya.
Segera wajah berbalik dan melihat Natsume berdiri dengan santainya disana.
"๐๐ฐ๐ฏ๐ซ๐ฐ๐ถ๐ณ... kau betulan Natsume?" Shu memegangi kedua bahu itu, memperhatikan dengan seksama.
โโ
@switchmagician "Lemah? Orang sepertiku tak mungkin begitu!"
Tapi nahas, isak tangis keluar dari pelupuk mata. Shu segera berjongkok, menutupi wajah dengan tangannya sendiri.
Memalukan, tapi dia tak bisa berhenti menangis!
( @switchmagician )
@switchmagician "Hm?" Shu hanya mendengarkan dengan seksama penjelasan Natsume tentang coklat yang baru saja dimakan.
Sihir jelek? Tidak bisa diterima!
"Apa maksudmu ini, Natsume?!" Shu tidak marah, nadanya malah bergetar dengan mata yang tiba-tiba berkaca.
โโ
@switchmagician "Ah, inikah coklat yang kamu sebut sebut dan bagikan itu?" Shu menghampiri Natsume dan menatapi semua coklat yang ada.
Tapi jika Natsume, maka tak masalah. "Aku ambil satu kalau begitu." Dia ambil coklat warna merah maroon dengan hiasan coklat putih di atasnya.
Shu meninggalkan pekerjaannya, menggunakan mantel dan pergi ke lokasi yang dimaksud.
Perlu 30 menit berjalan kaki, setidaknya dia sampai di sekitar toko sana. Diraih ponsel miliknya dan dibalas pesan Natsume, "๐๐ฐ๐ป๐ฐ๐ถ, apa yang harus kucek disini?"
( @switchmagician )
Dia memang sudah mendengar toko yang dimaksud Natsumr baru saja buka. Tapi apa gerangan sampai Natsume meminta dia mengeceknya?
Switch rasanya tak mungkin mendapatkan kerja sama dengan toko roti itu jadi untuk apa lagi.
โโ
โ โ
"What a ridiculous request. This is the biggest chocolate I can find nearby, but giving only chocolate is not allowed. So, here. Happy birthday, @moiburungdara."
โ โ
"Ini... indah." Shu tersenyum simpul, mengapresiasi hadiah yang diberikan untuknya.
Sebagai pemilih tentang makanan, justru hadiah ini sempurna. "Terima kasih, Kagehira... akan kupakai nanti di pakaianku."
๐ฒ๐ข @Aestivra
"Nwahhโ'maafkan aku Oshi-san 'ku tidak bisa m'mbuat coklat dengan baik jadi 'ku putuskan 'tuk berikan ini s'bagi hadiah Hari Valentine โช Unghโaku harap ini sesuai dengan s'lera Oshi-san hehe~"
@Illumoria__ "Ini semua kubuat untukmu, bukan untukku juga." Shu menolak ringan, dia ingin Kagehira yang menikmati semuanya.
"Aku akan menemanimu memakannya dengan duduk bersama."
ใ @Illumoria__ ใ
"Jangan beli coklat sembarangan. Aku membuatnya sendiri, rendah gula dan bahannya sehat jadi aman dimakan cukup banyak. Tak masalah sesekali, kamu sudah berjuang keras Kagehira."
โ โ
โ โ
"Happy birthday, @switchmagician." He casually handed over a small, perfectly wrapped box.
"I heard that you adore this kind of accessories... so I thought I would give you this."
โ โ