Mungkin satu titik kebahagiaan tertunda untuk hadir melengkapi lukisan kebahagiaan yang dimiliki dikarenakan kita pernah menutup satu titik kebahagiaan orang lain.
@BaseBDG Hayang sagede kumaha sih? Tapi lamun dibahas seurieus, kontur tanah bandung sangat amat labil untuk bangunan2 besar komo menjulang mah. Jadi eta panginten penyesuaian akan kondisi geologis. Karunya deui tulang ngepel mun lega teuing mah.
@zanatul_91 Betul, setiap TW kami iuran menggunakan presentasi dari serti yang didapat. Rinciannya untuk operator sekolah, honorer di sekolah, operator dinas. Sebagai guru muda sempat bertanya tentang rincian ini malah dianggap nirempati dan tak bersyukur.
@direktoridosen Guru terus yang disalahkan, padahal itu bukti pemerintah abai akan pemetaan kebutuhan guru. Fenomena honorer sudah lama, lama banget di sekolah negeri. Tapi dibiarkan, karena pemerintah dapat untung dengan mengupah guru murah.
@karirfess Kayanya pertanyaan yang lebih seru adalah kenapa masih ada yang mau jadi guru? Skip bahas guru sebagai ASN, karena banyak yang non ASN di swasta juga yang kacau secara pengajian karena ga ada gajih minum.
@melawatidwita@AlfianBahri47 Saya PNS angkatan terakhir sja masih dapet komen begitu. Katanya saya enak ga honor lama dulu, lah ko honor lama dijadikan standar perjuangan atau kelayakan?.
@BaseBDG Betul harus bayar karena kesalahan telat lapor, tapi ga jarang hak PNS juga sering terabaikan gara2 kelalaian pegawai dinasnya dalam hal administrasi, dan ga pernah tuh dinas ngasih kompensasi ke pegawai yang dirugikan.
@NarasiNewsroom Kan silaing teh miboga kakuasaan, mun eucreug mah pake pikeun neangan fakta pikeun tragedi eta lain ngadon cul dogdog tinggal igel. Tapi da mangga we teu langkung eta kinten-kinten rumaos mibanda polo atanapi teu.
@zanatul_91 Pernah bantuin (rekam+editing) +10 guru bikin video ukin, untuk sekedar mengkonsep pengajaran yang ideal pun mereka kesulitan. Tentu hasilnya adalah PPG(pura2 guru) tanpa kejelasan metode dengan siswa sebagai korban dlm kepura-puraan berbasis pedagogi.