Sejak hari itu saya jatuh cinta dengan konser, tiket gratis dari senior untuk menyambut anggota baru sekolah itu membuat saya mengenal Festivalist. Kala itu saya hanya bisa menyanyikan lagu captain jack. Malam ini saya bernostalgia malam 14 tahun lalu itu. Terimakasih banyak.
teruntuk orang-orang yang sering berbincang dan berdiskusi bersama, semoga sehat dan bahagia selalu berpihak. maaf tidak banyak membantu di waktu sulit, ku kirim doa dan ku titipkan nama kalian pada Sang Pencipta.
Sepertinya banyak yang sepakat ya kalau Chicco Kurniawan termasuk salah satu aktor muda berbakat yang dimiliki perfilman Indonesia saat ini. Aktingnya makin kesini makin ciamik!
Film ini memang secara apik & adil ngasih kesempatan tiap karakter untuk bertindak aktif sehingga mudah buat mengenal serta bersimpati ke mereka. Tapi bagaimanapun, ini sejatinya cerita tentang seorang pemuda bernama Moko untuk bertumbuh dewasa, memahami arti keluarga sekaligus mencintai diri sendiri.
Sepanjang durasi yg terasa begitu hangat seperti dekapan orang terkasih, kita menyaksikan Moko berproses dari seseorang yg ngerasa semua tanggung jawab keluarga harus dipikul sendiri menjadi seseorang yg lebih terbuka dengan adanya opsi lain. Bebannya bisa kok dipikul sama-sama & masalahnya bisa kok diselesaiin bareng-bareng jadi nggak apa-apa banget minta bantuan karena keutuhan sebuah keluarga bukan tanggung jawab satu orang saja. Akan tetapi semua orang yg ada di dalamnya.
Situasi yg dihadapi Moko (dimainkan gemilang oleh Chicco Kurniawan) & keponakannya memang amat pilu yg seringkali memancing tangis. Di usia muda saat harapan mestinya tak terbatas, mereka kehilangan orang tersayang, harus lebih realistis memikirkan rencana hidup & pedihnya lagi, kerap ngerasa jadi beban bagi keluarga karena belum bisa bekerja.
Air mataku tumpah. Tapi menariknya, justru seringkali bukan dipicu oleh kenelangsaan akibat himpitan ekonomi yg memaksa seorang pemuda dengan segudang potensi menjadi sandwich generation yg lupa menyayangi dirinya sendiri. Melainkan aksi kepedulian, ketulusan serta kasih sayang yg dipraktekkan para karakternya.
"Kok aku ngerasa bersalah ya buat nyenengin diri sendiri?"
Baru awal tahun, tapi sinema Indonesia udah punya film sebagus 1 Kakak 7 Ponakan yg akan dengan mudah berdiri di jajaran film terbaik 2025. Bukan sebatas drama penguras air mata, karya Yandy Laurens ini juga memotret realita yg dihadapi kelas pekerja sembari memberi dekapan menguatkan & penuh kasih yg tanpa terasa membuat air mata mengalir.
Nyeritain seorang pemuda yg dipaksa keadaan buat mengevaluasi kembali pilihan hidupnya lantaran harus mengurus keponakan-keponakannya yg baru ditinggal mati kedua orang tua mereka, ini surat cinta nan indah yg ditujukan untuk para tulang punggung yg berjuang menghidupi keluarga, anak-anak yg merasa jadi beban bagi keluarganya & siapapun yg rela melepas mimpinya demi mendahulukan kebutuhan keluarga.
Temen-temen yang mau belajar IELTS bareng aku, yuk!
GRATIS.
Introduction to IELTS!
Program ini akan dilaksanakan selama dua hari pada pukul 19.00-21.00 (2 jam) WIB, 25-26 December 2024. Tujuannya adalah untuk mengenalkan cara mempelajari IELTS full skills; Listening, Reading, Writing dan Speaking. Sangat cocok untuk para pemula yang mau melanjutkan study ke luar negeri. Tidak hanya materi, 70% dari meeting akan dibuat untuk latihan yang pastinya sangat seru.
How to register?
Follow @miftaahurrahman on X
Retweet this post
Fill the form https://t.co/FsNKw7McbK
Selesai mendaftar, kamu akan melihat link group whatsapp dan silakan bergabung.
Kuota dari program ini terbatas on Zoom.