Gak ada yang bingung.
1. Menang pemilu curang
2. Legitimasi rendah
3. Butuh dukungan otot, otak, ongkos
4. Polisi & tentara jadi otot
5. Dikasih proyek & logistik
6. Dibungkus narasi ketahanan pangan.
Gak perlu cerdas buat beginian.
Cukup mental culas dan tahan malu.
mendengarkan seluruh wawancara, khususnya cuplikan ini, saya berpikir dan merenung panjang.
dan saya kira saya mesti mengoreksi catatan saya.
saya berpikir ini bukan lagi hanya tentang para pembisik atau orang-orang di sekitar pak prabowo. ini memang pak prabowo sendiri -dengan pendirian dan pandangannya sendiri. para pembisik dan orang dekat yg ABS hanya memperparah situasi ini. mungkin saya salah, tapi itu tercermin jelas dari wawancara sekian jam tersebut, dan cuplikan singkat ini.
and to all of you who have the responsibility of ensuring the president gets accurate information and acts accordingly, i bid you the best of luck and all the strength you need.
tetaplah sayang dan cinta pada negeri ini. tetaplah berisik. tetaplah kritik, bahkan protes, pada kebijakan pemerintah yang keliru -sembari terus berharap pemerintah mau memperbaiki diri dan memberi kesempatan orang-orang yang benar-benar mampu dan baik membantunya untuk itu.
kritik dan protes itu bukan makar. justru itu bentuk cinta terdalam kita pada republik ini.
Engga gampang jadi laki-laki yg sdg tertimpa masalah berat,
Cerita ke laki2 lain, diketawain.
Cerita ke orang tua, dibilang "hadapi dong, kan kamu laki-laki.”
Cerita ke wanita, membuat merasa dirinya lemah.
banyak yg terus dipendam sendiri, sampai akhirnya muncul statistic ini.
Lagu Dunia Tipu-Tipu - Yura Yunita mengajarkan tentang pentingnya punya seseorang mengerti baik buruk tentang kita. Entah itu sahabat, ortu, pasangan, atau saudara.
Semoga kita menemukan sosok tersebut sesegera mungkin.
Dan teruntuk yang sudah menemukan, jaga hubunganmu baik-baik