Apa yang disampaikan Pak Prabowo benar :
“Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa yang telah salah urus bung. Hampir semua nilai tambah DINIKMATI BANGSA ASING“
Sayangnya itu ucapan beliau tahun 2011 sebelum jadi Presiden.
😫😫
DIAH Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri atau dikenal dengan Megawati Soekarnoputri
Seorang tokoh politik yang masyur namanya tidak hanya di Indonesia, tapi dunia. Bahkan tidak berlebihan menyebutkan bahwa tidak ada perempuan yang lebih berpengaruh dalam politik nasional daripada Megawati sejak Indonesia merdeka pada 17 agustus 1945.
Ia adalah Ketua Umum PDI Perjuangan, partai politik terbesar di Indonesia pasca-Reformasi dan memegang mandat pucuk pimpinan tertinggi partai sejak tahun 1993 hingga saat ini. Di Parlemen, Megawati dua kali terpilih menjadi anggota DPR RI, yaitu Pemilu 1987 dan 1992.
Pun kariernya di pemerintahan tak kalah mentereng, Megawati pernah menduduki jabatan Wakil Presiden RI (1999-2001) dan Presiden RI (2001-2004) sekaligus menempatkan dirinya sebagai satu-satunya perempuan Indonesia yang berhasil menduduki posisi nomor satu dan nomor dua dalam jabatan publik di Indonesia.
Keberaniannya melawan rezim Orde Baru mendapatkan perhatian dunia karena dianggap sangat bernyali dalam pertarungan head to head melawan Presiden Soeharto.
Simpati rakyat dan aktivis demokrasi semakin meluas sebagai efek bola salju dukungan pada perjuangan Megawati. Singkatnya gerakan politik terhadap rezim Orde Baru bertransformasi sebagai gerakan moral pro-demokrasi dengan Megawati sebagai simbol utama perlawanan.
Waktu itu Megawati telah siap dengan semua konsekuensi yang akan dihadapinya. Ia memilih jalan Samurai dengan rakyat dan prinsip demokrasi sebagai tuannya. Tentu ia bisa saja “ditebas” secara hukum dan politik karena bisa dianggap melakukan makar. Namun, perlawanannya seolah menjadi jalan satu-satunya dalam upaya menyelamatkan demokrasi dari cengkaman kepemimpinan otoritarianisme Orde Baru.
Megawati adalah Politisi Par Exelence dalam berbangsa dan bernegara. Ia adalah politisi yang berhasil meramu demokrasi, nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan secara indah.
Pilihannya memberikan kesempatan pada Jokowi sebagai Capres dari PDI Perjuangan tahun 2014 menjadi salah satu kredit paling penting dalam menggambarkan kebesaran hatinya dalam politik. Alasannya sederhana, pada tubuh Jokowi secara biologi tidak mengalir darah Sukarno yang artinya ia bukan bagian dari keluarga Sang Proklamator.
Pilihan memberikan kesempatan pada Jokowi pada dua Pilpres, yaitu Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 menunjukkan kenegarawan Megawati.
Situasi yang sama juga ia lakukan di Pilpres 2024 dengan memberikan tiket Capres pada Ganjar Pranowo daripada putri kandungnya Puan Maharani.
Ini bukan soal menang atau kalah. Jika kita melihat lebih jauh, ini berkaitan dengan bagaimana Megawati menjaga kebertahanan PDI Perjuangan dalam petarungan yang fair dan demokratis melalui kader terbaik dari internal partai.
Pun jika Megawati mau, bisa saja di tahun 2022 lalu, ia mulai mendorong wacana presiden tiga periode. Konsekuensinya sangat aman, selain peluang menempatkan kadernya Jokowi kembali menjadi presiden semakin terbuka juga memperbesar probabilitas PDI Perjuangan kembali menguasai DPR dengan persentase suara di atas 30 persen.
Megawati melewatkan kesempatan itu, alasannya adalah tegaknya konstitusi di Indonesia serta ia sangat memahami konsekuensi bernegara ketika jabatan presiden tanpa batasan seperti masa Orde Baru. Selain itu, Megawati khawatir soal demokrasi di Indonesia bisa kebablasan dengan perilaku menabrak konstitusi seolah menjadi kebiasaan yang diwajarkan.
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi momentum penting untuk mengoreksi Mahfud MD menegaskan, keputusan ini adalah pengingat agar setiap kebijakan dan tindakan aparat selalu berpijak pada konstitusi serta menjunjung tinggi supremasi hukum.
#豊臣兄弟#StarAcademy
Megawati Soekarnoputri kukuh tidak ingin Pilkada langsung dihapuskan lalu diganti Pilkada lewat DPRD. Koalisi masyarakat sipil & mahasiswa mulai berjalan ke arah Mega. Mirip awal-awal reformasi. Kepentingannya sama--menjaga mandat rakyat. Bukan untuk bagi kue kekuasaan.
Bahlil Lahadalia yang saat ini jadi Ketua Umum Partai Golkar awalnya melempar wacana Pilkada lewat DPRD itu Disambut Prabowo, partai-partai lain dikoalisi mulai dimintai pendapat & persetujuannya. Semuanya partai dikoalisi KIM Plus ikut mendukung wacana itu.
Partai Demokrat yang awalnya menolak gagasan Pilkada lewat DPRD dikasih semacam deadline untuk nunjukin sikapnya ke Media. Hasilnya mereka luluh.Partai Demokrat ikut arus gelombang yang diayunkan Bahlil.
Delapan partai di parlemen tiba-tiba kompak mewacanakan soal Pilkada DRPD. Kecuali PDI-P
Awalnya PDI-P datang dengan bahasa konseptual. Soal menjaga Marwah demokrasi & kedaulatan rakyat yang menyertainya.
Dan belakangan, PDI-P kasih masukan teknis soal pelaksanaan E-voting untuk mengatasi persoalan mahalnya pelaksanaan Pilkada.
Ketika penolakan mulai membesar bak bola salju. Dan argumentasi mendukung Pilkada DPRD mulai buntu. Pun karena titik-titik para demonstran mulai tumbuh dibanyak wilayah.
Akhirnya kemarin di 19 Januari 2026, salah satu pimpinan DPR mengatakan bahwa di Prolegnas DPR tahun 2026, tidak ada rencana pembahasan soal Pilkada lewat DPRD.
Kita akhirnya bertanya, apakah wacana soal Pilkada lewat DPRD cara Prabowo untuk memetakan loyalitas koalisinya ?
Ini mirip cara Presiden Soeharto tahun 1983 yang menginstruksikan masyarakat agar tidak melihat gerhana matahari langsung karena bisa berdampak pada kebutaan.
Masyarakat Indonesia saat itu patuh. Banyak orang bahkan bersembunyi di bawah meja & selimut karena khawatir mata mereka buta. Padahal Soeharto hanya ingin tahu tingkat loyalitas kepatuhan masyarakat terhadap dirinya.
Entah apapun motif wacana itu, sekadar menguji kepatuhan atau memang keinginan serius. Posisi Megawati akan tetap sama, menolak Pilkada kembali ke DPRD.
Keberadaan Debt Colector MATA ELANG sangat meresahkan masyarakat. Tugas Kepolisan harus tegas untuk berantas penyakit masyarakat.
•••••
Minggu Dimsum Edward Dokter Jember
Kehadiran RDMP Balikpapan bisa mengurangi Beban Subsidi.
Dengan produksi dalam negeri yang meningkat, potensi untuk mengurangi beban subsidi energi negara menjadi semakin besar.
Berita acara penyitaan yang diklaim palsu oleh KPK adalah salah satu poin penting dalam perjuangan Linda.
Publik #DukungHakLinda untuk membersihkan nama baik dan untuk mengembalikan asetnya yang disita oknum dan Pecat Oknum KPK.
__--
Rodrygo Tidur
Bola Lisa Raya
Jika lembaga penegak hukum ingin dipercaya maka langkah tegas seperti Pecat Oknum KPK harus dilakukan agar tidak ada lagi manipulasi narasi apalagi Linda sudah berkali kali dirugikan dan butuh dukungan nyata seperti #DukungHakLinda
Berkah RDMP Balikpapan UMKM menggeliat, Ibu-ibu penjual nasi bungkus di pinggir jalan kini bisa tersenyum lebar, dagangan mereka ludes setiap hari dibeli oleh pekerja proyek, supir angkot juga bahagia penumpang penuh terus.