Ini oknum apa binatang?
- Korban perempuan (inisial M, 30-an tahun) dianiaya sejak 2023
- Awal kenal lewat perkenalan teman lalu jadi hubungan suami-istri
- Korban baru tahu belakangan si pelaku ternyata sudah punya istri lain sebelumnya
- Sejak awal hubungan, korban dicekoki sabu-sabu, disekap, diancam, bahkan dipaksa ikut membuat sabu
- Ada juga dugaan kekerasan seksual menyimpang yang tidak dirinci lebih lanjut oleh kuasa hukum
- Kejadian terparah September 2025: korban disiram cairan diduga air keras, luka bakar sampai 47% di tubuh bagian kiri
- Pelaku sempat berbohong ke RS, bilang korban kena ledakan tabung gas biar kejahatannya nggak ketahuan
- Korban ditinggal begitu saja di RS tanpa tanggung jawab dari pelaku
-:Ancaman berlanjut: pelaku sempat mau sebar rekaman CCTV asusila buat bungkam korban
- Kasus sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri, pelaku disebut masih anggota aktif dan sudah diamankan
Intan Jaya 3 July 2026.
Seorang peserta aksi protes membawa poster terkait pembunuhan yang dilakukan oleh aparat TNI di Intan Jaya:
"Buanglah kami, warga Intan Jaya, ke ujung dunia hingga ke dekat neraka pun kami mau, asalkan tidak ada aparat TNI dan Polri di sana."
Litao alias La Lita, anggota DPRD Wakatobi, Sulawesi Tenggara, ternyata merupakan tersangka kasus pembunuhan pada 2014 lalu. Saat itu, ia bersama dua rekannya menikam seorang remaja bernama Wiranto (17). Dua pelaku lain sudah menjalani hukuman, sementara Litao masuk daftar pencarian orang (DPO) selama 11 tahun sebelum akhirnya kembali muncul dan terpilih sebagai anggota DPRD pada 2024.
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, membenarkan status tersangka Litao dan menegaskan kasus ini kini ditangani langsung oleh Polda Sultra. Kasus ini menjadi sorotan karena Litao tetap bisa mengurus SKCK untuk pencalonan legislatif meski berstatus DPO. Iis menjelaskan hal itu akibat kelalaian petugas Polres Wakatobi dalam memverifikasi catatan kriminal. Petugas yang lalai sudah diberi sanksi berupa penempatan khusus, demosi jabatan tiga tahun, dan pembatalan keikutsertaan pendidikan perwira.
Meski berstatus tersangka, Litao belum ditahan. Polisi sudah mengirimkan panggilan pemeriksaan, namun ia belum hadir dengan alasan kendala transportasi laut. Pemanggilan kedua telah dilayangkan, dan langkah lebih lanjut akan ditentukan oleh penyidik.
📸: Dok. Humas Polres Wakatobi.
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0m78w di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#newsupdate #update #news #oneliner #dprd #dprdwakatobi #tersangka #litao #lalita #kriminal #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
#Gempa Mag:4.3, 30-Oct-2024 23:32:47WIB, Lok:8.18LS, 107.87BT (87 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR), Kedlmn:24 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
Ini betul fufufafa yang posting begini?
Sudah lebih dari keterlaluan orang ini.
Pak @prabowo , Bapak tidak mungkin membiarkan orang ini menghina dan mempermainkan Bapak sekeluarga, kan
Kami rakyat tidak tega dan tidak ikhlas Bapak dihina di luar batas manusia begini.
Psikopat ini Samsul!
Ketahuilah, hal-hal terindah di dunia ini terkadang tak bisa terlihat dalam pandangan atau teraba dengan sentuhan; mereka hanya bisa terasakan dengan hati.
- Helen Keller
Pak Midun telah tiba di kota Surabaya.
Beliau akan mengayuhkan sepeda menuju Stadion Gelora Bung Tomo.
Mohon sekiranya ada waktu luang, bisa bantu untuk mengawal Pak Midun di Surabaya.
Justice For Kanjuruhan, Football Without Violance.
🎥@tribunmelawan