𝗦𝗲𝗽𝗮𝗸 𝗕𝗼𝗹𝗮 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗥𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗧𝗲𝗿𝗮𝗸𝗵𝗶𝗿 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗮𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴
PERSIB mengisi kekosongan ruang publik kolektif yang semakin langka. Siang ini, di depan Graha Persib, jalanan penuh. Bukan karena ada pertandingan. Bukan juga karena ada latihan terbuka.
𝗦𝗘𝗕𝗨𝗔𝗛 𝗨𝗧𝗔𝗦.
Teruntuk yang tersayang tapi lebih dulu meninggalkan kita semua :
alm Mang Ayi, alm a Kamsuy, alm Yacob, alm Asep Solihin, alm Sofiana Yusuf, alm Ricko Andrean, alm Rangga Cipta Nugaraha, alm Pak Ajun (kit) dan alm Dr. Raffi Ghani.
Pak, mang, Persib Juara lagi 🥺
alfatihah🤲
KEUR MARANEH ANU ISUK PAGETO REK LALAJO LAWAN JEPARA. OMAT ULAH TARURUN KA LAPANG NYA. ULAH NGAHURUNGKEUN FLARE ATAU PETASAN. NGKE WE MUN GEUS BERES. PEMAEN VICTORY LAP KAREK HURUNGKEUN.
OMAT ULAH TURUN KA LAPANG!!
Kalah tipis itu sakit. Tapi lebih sakit lagi satu2nya gol di cetak oleh pemain lokal bandung yang sering kalian cemooh & caci maki 😄
Hormat gantung untuk @beckhamputran
Penutup malam ini, sebelum besok kita ramaikan lagi.
Hatur nuhun Ya Allah saya dilahirkan menjadi Bobotoh Persib, hatur nuhun juga orang-orang behind the scene-nya Persib 🙏🏾
Once blue, always a blue 🔵
Persib di bawah pak Adhit bener bener melibatkan media dan stakeholder banget, contoh pengumuman via videotron mobile itu kemudian diikuti dengan melibatkan media resmi dibawah Persib lets say simamaung, bandungfootball dll..
Apresiasi🙏⭐️👌
Mun ker konvoi aya perilaku rasis, seksis ka perempuan, mabok bari rehe, komo tindakan konyol ngaco ka plat kendaraan tertentu, tolong pisan silih ingetan daks, mun teu bisa di ingetan ya paling gulung ku kabehan.
Mari ciptakan ruang di mana keteraturan tumbuh dari kebebasan!💃
Ini bukan sekadar gelar. Ini tentang harapan yang disambut.
Tentang #PERSIB yang berdiri tegak sebagai kebanggaan bersama.
Selamat datang #SejarahBiru. Bintang keempat akan tersematkan ⭐⭐⭐⭐
#WeArePERSIB