gais mau sharing aja jangan mau tf ke qris atas nama stefina cell..
https://t.co/WSE6jherBs ini wa nya
ini qrisnya…
ternyata dia udah nipu banyak orang dan aku baru banget liat…😭😭😭
#zonauangㅤ
Protestors are being beaten and kidnapped. Severed animal heads are being sent to news outlets. Day by day people are losing not only their rights but their will to fight for them. Where are you @UNHumanRights
di Jakarta, polisi cat calling wanita yang turun ke jalan.
di Malang, polisi dengan lantang teriak ‘lonte’ ke wanita posko medis.
kita, wanita, masih mau menegur & mengritik adalah bukti nyata dan mutlak bahwa marsinah masih hidup sampai saat ini.
hidup perempuan yang melawan!
Kepala Komunikasi Presiden @NasbiHasan diminta tanggapan tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, dijawab dengan “udah, dimasak aja”.
Lagi2 pemerintah menunjukkan komunikasi yang buruk dengan tidak bersimpati 🤦🏻
Ingat, Bang. Mulut Anda adalah mulut presiden!
menuju indonesia apa temen temen?
1. APBN defisit
2. Utang naik per januari
3. Efisiensi tapi fullboard di Fairmont🤩
4. Rupiah lemah lunglai
5. Danantara
6. RUU TNI
7. IHSG terjun bebas
menuju apa temen temen?🤤
SIARAN PERS
Tempo Mendapat Kiriman Kepala Babi
Kantor Tempo mendapat kiriman kepala babi pada 19 Maret 2025. Kepala babi tersebut dibungkus kotak kardus yang dilapisi styrofoam.
Kotak berisi kepala babi tersebut ditujukan kepada “Cica”. Di Tempo, Cica adalah nama panggilan Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik dan host siniar Bocor Alus Politik.
Paket tersebut diterima satuan pengamanan Tempo pada 19 Maret 2025 pukul 16.15 WIB. Cica baru menerima pada pukul 15 pada Kamis, 20 Maret 2025.
Cica baru pulang dari liputan bersama Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran. Karena mendapat informasi ada paket kiriman untuknya, ia membawa kotak kardus tersebut ke kantor.
Hussein yang membuka kotak itu. Ia mencium bau busuk ketika baru membuka bagian atas kardus tersebut.
Ketika styrofoam terbuka, Hussein melihat isinya kepala babi. Ia dan Cica serta beberapa wartawan membawa kotak kardus di keluar gedung. Setelah kotak kardus sudah dibuka seluruhnya, terpampang di sana kepala babi. Kedua telinganya terpotong.
Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra mengatakan kiriman paket berisi kepala babi tersebut sebagai bentuk teror terhadap kebebasan pers. “Kami sedang menyiapkan langkah-langkah selanjutnya sebagai respons atas kejadian ini,” kata Setri. ***