Final UCL : antara Ego melawan Rasional
Disklaimer terlebih dulu bahwa saya bukan fans dari PSG maupun Arsenal.
Final nanti malam sejujurnya biasa saja bagi saya, wong klub saya juga tidak ada dalam keduanya. Namun, lama-lama jika saya scroll timeline, perasaan delima kian hari kian muncul, dan puncaknya saat saya menulis ini, dan mungkin perasaan ini juga tumbuh pada diri kalian.
Sebagai penikmat bola, menjatuhkan pilihan pada PSG pada final nanti merupakan hal yang rasional. Sejak 16 besar tim kebanggaan warga Paris ini memiliki catatan mentereng dalam melumat lawannya. Diawali dari Chelsea dengan agregat mencolok 8-2, disusul memulangkan Liverpool 4-0, dan terakhir menang agregat tipis di Semis melawan Munchen 6-5, yang kebanyakan pecinta bola pertandingan itu adalah final kepagian. Selain faktor itu, ditambah PSG juga menjadi juara pada musim lalu.
Statistik tersebut sangat njomplang jika dipadankan dengan lawannya, Arsenal.
Perjalanan meriam london sangat 180 derajat dengan PSG, perjalanan Arsenal dari 32 besar terhitung hoki kata kebanyakan orang. Bagaimana tidak? Mereka mulai dari Leverkusen, menang tipis lawan Sporting Lisbon, dan menang tipis (lagi) melawan ATM, semua seperti sebuah kebetulan untuk mengantarkan mereka di puncak laga ini.
Namun, entah kenapa yang muncul di berandaku adalah akun-akun fans Arsenal, tak hanya itu, para netizen netral juga banyak jagokan Arsenal dengan motif yang sama, yap, kasian.
Hingga klub itu berdiri hingga saat ini belum pernah sekalipun mengangkat trofi piala besar, dan momentumnya juga mendukung, mereka baru saja mengangkat piala Liga Inggris setelah dua dekade berpuasa.
Jika saya menuruti ego alami saya sebagai manusia dengan motif kasian, yaa tentu saya memilih Arsenal nanti malam.
Jika berpacu dalam statistik laga keduanya dalam perjalanan ke final UCL, juga bakal terlihat siapa yang bertahan dan menyerang, namun, lagi lagi, ego mengalahkan saya. Saya juga tidak memilih PSG karena Paris habis dikunjungi oleh Prabowo dan istri, eh maksutnya Tedi dan rombongan, bukan itu, pure nuruti ego saja nanti malam.
Namun, tidak masalah kali ini saya bersama Najwa Shihab, dan Pak Vincent Rompies serta jutaan Gooners di dunia, COYG!
Cc :
@JalanArsenal@arsenalskitchen@arsenalcornerID@IDGoonerscom@Gooners_Report@goonerburgerID@All_AboutARS