@matchayoghurtt Driver itu kerja di jalanan, udah pasti kalau ada salah lu di maki dan lu harus terima itu dengerin aja sampai selesai. Lagian lu ga dipukul udah mendingan. ibarat aja lu kerja kantoran, lu salah sudah pasti juga di maki bos. apa lu bakal selesaikan uang sama bos? Pasti lu diem
@neVerAl0nely___ Nanti terasa ketika bikin kartu keluarga. Nama bapak = mimpi allah 😂 dikira hamil gitu kalau masih percaya diberi dari mimpi kasihan anak lu kesusahan punya akta kelahiran dan kartu keluarga, kasihan di sekolah bakal jadi pertanyaan siapa bapaknya. Terlalu egois sampai menutupi
@neVerAl0nely___ Tuntut aja truck itu. Halaman depan belakang juga luas ngapain berhenti di tengah jalan. Kalaupun di anggap mengendarai motor dengan kencang ya tau diri lah itu tengah malam jam 2 pagi. Mengendarai pelan kalau di begal orang gimana
@bangherwin Kalau memang itu sudah di identifikasi putus sendiri kabelnya kenapa semua pakai sarung tangan saat megang konferensi pers? Kan yakin putus sendiri. Apa takut ada pengecekan ulang? kalau ada sidik jari sendiri di kabel jadi masalah kedepannya 🤣
@Jakartalk Hati" ada yang beredar ini komplotan maling, Ada yang bawa celurit Sajam di pocong nya nunggu di depan pintu biar ga berani keluar. Kalau ada motor di teras depan ya kalau ga berani bisa" hilang. Siapin aja Sajam dan senapan dirumah biar kalau di teror gini sikat langsung
@txtfromtiktokkk Ga perlu klarifikasi, cari aja siapa pelaku di video. Sumber pertama siapa yang sebarin apakah video real atau tidak harus ada bukti penangkapan pelaku terlebih dahulu. Klarifikasi mah kalau untuk diri sendiri yang ke bawa" pasti bilangnya hoax
@blank0429 Bagi yang paham sifat polisi bagian reskrim pasti tau kondisi pelaku kalau sudah macam" ke polisi 🤣 sekarang kalau dia masyarakat sipil biasa pasti di tangkap polisi reskrim, polisi reskrim pasti ga biarin pelaku masih mulus begitu apalagi kaos nya sangat memicu emosional.
@sourvive Gaada apa yang mengajukan ke MK kalau anggota yang melanggar pidana terhadap masyarakat harus di adili pengadilan umum. Dengan banyaknya fakta kasus peradilan militer sangat memberatkan korban pihak masyarakat sipil.
@tweethalu Gaada apa yang mengajukan ke MK kalau anggota yang melanggar pidana terhadap masyarakat harus di adili pengadilan umum. Dengan banyaknya fakta kasus peradilan militer sangat memberatkan korban pihak masyarakat sipil.
Suasana di Kampung Kirab, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, mendadak mencekam pada Selasa dini hari (12/5/2026).
Aksi massa pecah setelah tiga oknum anggota Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) Bandung terlibat keributan dengan warga setempat.
Tiga orang pria yang belakangan diketahui sebagai anggota POMAD Bandung mendatangi Kampung Kirab sekitar pukul 03.00 WIB.
Ketiganya datang menggunakan pakaian sipil (preman).Berdasarkan keterangan di lapangan, alasan kedatangan mereka adalah untuk memburu seorang oknum anggota TNI lainnya yang diduga terlibat dalam praktik pengoplosan gas Elpiji di wilayah tersebut.
Bukannya mengamankan oknum anggota yang dicari, ketiga pria tersebut justru mengamankan dua orang warga sipil. Kedua warga tersebut kemudian dibawa pergi dari lokasi menggunakan kendaraan, namun belum diketahui pasti ke mana mereka dibawa.
Tindakan penangkapan warga sipil oleh pihak PM berpakaian preman ini memicu kemarahan warga Desa Dayeuh. Warga menilai tindakan tersebut menyalahi prosedur, mengingat wewenang Polisi Militer seharusnya berfokus pada personel militer, bukan melakukan penangkapan langsung terhadap warga sipil di pemukiman tanpa koordinasi kepolisian setempat.
Ketika ketiga oknum anggota tersebut kembali lagi ke Kampung Kirab (diduga untuk mencari target tambahan atau kembali ke lokasi awal), massa yang sudah tersulut emosi langsung mengepung dan melakukan pengeroyokan.
Sumber:WAG/IST_JENDELAJABAR
@Hnirankara Para oknum TNI ini enak kalau minta begitu. Udah selesai penjara balik ke TNI, sedangkan Andrie Yunus kena cacat wajah ataupun matanya, kalau sudah begitu apa bisa gampang cari kerjaan? Andrie Yunus juga cari nafkah buat keluarganya kelak. Kok enak sendiri minta tetap di TNI.
@Tomylim5@Netizen_bawel Biasanya ada pos penjaga di setiap markas TNI tapi mereka males ngurus paket" anggota. Paling" cuman bantu kabarin yang bersangkutan kalau kenal. Kalau ga kenal ya disuruh tunggu sampai customer bisa di hubungi. Kecuali kalau paket nya atasan langsung di tembusi ke ajudan nya
@rimapurwasih Operasi intelijen kalau dikasih tau ke publik ya namanya bukan operasi intelijen. Dikira Masyarakat masih tahun 80 kali ya yang sedikit sekolah hadeh
@suzumeow12 Gabisa gas rem bawa dulu ke lapangan kosong. Suruh belok" di lapangan aja, gini malah nyusahin orang lain di jalanan meskipun tau kalau belajaran. Kalau dah bisa di lapangan kosong baru bawa ke jalan raya
@bonarmarpaung82@Fr4nst@BiLLRaY2019 Kalau kaya mendadak ga bakal kerja jual toko bro. Lu pemikiran hitungan anak SD yang dipakai, coba aja buka usaha begituan kalau memang bisa bikin kaya.
@KangManto123 Poin 1 sepakat tidak menuntut biaya perobatan dan material. Sudah dihajar, warung di hancurkan. Permintaan damai nya berat sebelah. Habis di ancam apa bang? Kelihatan banget ancaman nya pasti berat