@imeeeemm@odebukanpuisi@rizalakbarm_ Beliau terlalu muda pada waktu itu.
Ditambah Kasunanan dan Mangkunegaran wilayahnya beneran "sigar semangka" sama luas shg kurang kompak.
@rindiksentrup Saya kira pemikiran tsb sangat melampaui zamannya utk bisa dipahami sebagai kritik dan malah dipahami sbg penghinaan.
Sama mau tanya apakah dulu juga ada pementasan kethoprak dengan lakon, "Matine Gusti Allah" dan "Rabine Paus"? (Paus di sini maksudnya pemimpin agama Katolik)
@GelarPrakosa Ada yang berpendapat bahwa Pak Harto secara tidak langsung "menambah pengikut Kristus" lewat keharusan tapol memeluk agama. Banyak baptisan massal sesudah G30S.
@pak_erte92 Dalam bahasa Jawa ada ungkapan, "Mawa-mawa rasa lan ndeleng kahanan".
Ngga bisa "digebyah uyah" yang ngga srawung itu pasti pemalas. "Urip tembayatan" tidak bisa disamakan dg kantoran.
Semua spanduk itu pasti yang buat orang Jawa tapi mereka juga lupa akan filosofinya sendiri.
Lagian si Profesor juga ngomong tidak berdasarkan data, tapi berdasarkan sangkaan belaka.
Kalo memang pemerintah mempertahankan kemiskinan demi menjaga pemilih, lalu kenapa persentase kemiskinan di Indonesia malah terus turun?
@UGM_FESS sender, ini kalau ketahuan dpkm bisa bahaya kalau ada kkn pp.
Baiknya didiskusikan di internal dulu. hubungi kormanit, kormasit, sama kormashe bisa
@UGM_FESS Ini yang seharusnya menjadi koreksi bagian akademik fakultas. Universitas "WAJIB" memberikan kesempatan kepada segala hal urusan akademik yang disebabkan bukan karena kelalaian.
@sunsetJhesus uniknya lagi di matkul agama islam FMIPA UGM saja ada asistensinya.
Saya kurang tahu latar belakang sejarahnya bagaimana. Untuk yang non-Islam dosennya dari Fak. Filsafat soalnya jadi sistemnya beda.
@kresbung Oh ya Min koreksi dikit Pepanthan itu bukan nama gereja. Dalam penamaan gereja-gereja protestan di Jawa (GKJ, GKJTU, GITJ, GKJW) Pepanthan itu kayak bakal jemaat/pos pelayanan.
Kayaknya yg divideo ini Pepanthannya GKJ Nusukan yg di Banyuanyar (GKJ Nusukan Pepanthan Banyuanyar)
@alexanderdrspan Ok makasih infonya. Mungkin semua yang dibawah "Bimas Kristen" di klasifikasikan sebagai Kristen di KTP.
Karena kita tidak punya Bimas Orthodox, Bimas Orthodox Koptik, Bimas Advent, Bimas Saksi Yehuwa. Kemenag hanya Dirjen Bimas Kristen dan Dirjen Bimas Katolik.