Sudah jatuh, tertimpa tangga.
Sudah dicekik pajak, kena efek pelemahan rupiah pula.
Beginilah nasib industri buku di Indonesia kalau rupiah terus melemah.
Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets https://t.co/1oNm8bdbBd
Kalau ada istilah sad food, maka koperasi ini sad store ๐
Displaynya okeh rapi, tapi ga variatif.
Justru yang begini bikin customer males datang, soalnya ga bisa komparasi harga & kualitas.
Emak-emak mana tahan sama toko gini wkwk.
Husnuzhan gue, mungkin ini display buat launching biar pas diresmikan keliatan proper.
Tapi ya ga gitu juga kali. Saat launching kan seharusnya pamer keunggulan biar orang langsung tertarik belanja di Koperasi Merah Putih
Source gambar: (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc)
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths https://t.co/8cvnt563TJ
Photo: Getty Images
Banyak orang ga sadar kalau mereka sebenarnya kecanduan distraksi.
Bangun tidur buka HP.โจMakan sambil nonton.โจKerja sambil scroll.โจLagi ngobrol cek notifikasi.โจMau tidur cari video dulu.
Otaknya ga pernah benar-benar diam.
Akhirnya otak jadi susah menikmati proses yang lambat kayak belajar, kerja, baca buku, bahkan ngobrol serius.
Pendirian sekolah bagi rakyat adalah salah satu perlawanan paling frontal terhadap pemerintah kolonial Belanda.
Sekolah-sekolah yang didirikan Taman Siswa, Muhammadiyah, NU, dan lainnya mendobrak sistem pendidikan kolonial yang elitis, segregatif dan rasialis.
Pemerintah kolonial sampai mengeluarkan Wilde Scholen Ordonnantie (Ordonansi Sekolah Liar) pada 1932 untuk membatasi sekolah-sekolah swasta yang dianggap berbahaya karena menanamkan semangat persamaan hak sesama manusia, anti-kolonialisme dan nasionalisme. Hal ini jelas mengancam eksistensi Hindia Belanda yang dibangun di atas kolonialisme dan segregasi rasial.
Semangat kesetaraan adalah prinsip dasar dalam pendidikan. Selamat Hari Pendidikan Nasional.
Hebat, kita udah di titik dimana fungsi pendidikan direduksi jadi semata pencetak buruh (murah) untuk industri
Persetan soal esensi pendidikan untuk mendidik individu kritis dan punya agensi sosial!
Rezim ini gak mau kalian kritis, maunya kalian jadi buruh murah!
Menyandingkan pendidikan dengan market value adalah pengkhianatan.
Yes, ini khianat terhadap esensi pendidikan itu sendiri, dan khianat terhadap falsafah, nilai-nilai, dan amanat konstitusi negara ini.
Andai saja Ki Hajar Dewantara bisa bangkit dari kuburnya.
Awalnya gua kira nonton short video di HP itu bisa menjadi pengisi waktu luang. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak.
Penelitian dari Tiongkok ini meneliti 48 orang, terus dilihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri, didukung juga dengan pemeriksaan EEG.
Hasil penelitian ini cukup bikin gue kaget antara lain:
-Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri
-Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun
Short video ternyata berasosiasi dengan overstimulasi dengan karakteristik cepat, singkat, dan penuh reward instan. Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah.
Yang menarik dari studi ini adalah:
Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control)
๐๐๐ฆ๐๐ ๐ฃ๐จ๐๐๐ก
Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi.