Hari ini adalah hari ulang tahun Ibu. Izinkan kami menceritakan ulang tentang kisahnya. Namanya Aliyah. Lahir 20 Maret 1940, di kaki Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat. Saat lulus SMP, di Kuningan belum ada SMA. Ayahnya menitipkan pada kerabatnya di Cirebon spy anak perempuan ini bisa meneruskan SMA.
Saat itu sempat jadi bahan “omongan” di kampungnya karena seorang anak perempuan “meninggalkan” rumah bukan karena menikah, tapi karena sekolah. Diantar kakak laki2nya, Ibu naik oplet ke Cirebon. Selesai SMA, ia ingin jadi guru dan diterima di jurusan Pedagogi, Unpad, yg kemudian menjadi IKIP Bandung.
Tahun 1965, Ibu, seorang anak perempuan yg dulu digunjingkan di kampung itu, menjadi anak pertama dalam sejarah keluarga besar yg pernah ikut wisuda, jadi sarjana. Sebuah lembaran baru bagi seluruh keluarga di kaki Gunung Ciremai.
Sejak itu Aliyah mengajar di IKIP Bandung hingga mutasi ke IKIP Yogyakarta karena menikah dgn Ayah, Rasyid Baswedan, seorang pria dari Yogyakarta. Mereka berdua sama-sama pengajar.
Ayah kembali ke Rahmatullah 11 tahun yang lalu. Dan hingga kini Ibu di usianya ke 84 tahun, sebagai Guru Besar Emeritus, masih terus mengajar di program pascasarjana.
Sejak pandemi, Ibu tinggal di Jakarta dan tetap beri kuliah dua kali per minggu secara online. Ibu memang sudah tidak lagi membimbing disertasi, tapi masih terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial & keagamaan.
Ibu adalah perempuan tangguh, penuh kasih sayang dan pemancar doa tanpa henti bagi anak-anak dan cucu-cucunya. Pada setiap sujudnya, dikirimkan doa untuk kami semua. Pada setiap pesan, diteguhkan pada kita semua utk selalu ingat pada Allah. Pada setiap tatap, ada cinta. Pada setiap tutur, ada sayang. Pada setiap dekap, ada kehangatan abadi. Ibu adalah sumber dan hulu kasih sayang.
Izinkan kami, anak, menantu dan cucu sore ini, dalam sebuah syukuran sederhana di rumah, mengirimkan doa untuk Ibu. Tak mungkin bisa mengimbangi semua doa dari Ibu untuk kami. Doa kita semua, semoga Ibu selalu diberikan kebahagiaan, kesehatan dan dipanjangkan umurnya. Semoga kita semua, anak, menantu & cucu, bisa menjadi pembawa bahagia, menjadi qurrata’ayun bagi Ibu. Selamat Ulang Tahun, Ibu...
#ABW
@fadlizon@prabowo Saat ini kita hidup di dunia terbalik. Hitam dibilang putih begitupun sebaliknya. Fakta mengatakan begini kemudian di hapus dan menjadi begitu. Seolah benar padahal menyesatkan. Ini baru tentang prabowo , gimana kelak kalau dajal dah keluar yah?
@NurmansyahAff@Ndons_Back Si @Ndons_Back udah gk bisa membedakan mana putih dan hitam bang. Mau dikasih pemahaman setinggi gunungpun dia pasti akan mengelak.
@Ndons_Back Semoga dirimu belum tersesat tèrlalu jauh. Kembalilah ke pangkal jalan. Masih banyak ulama ulama yang lurus untuk engkau ikuti mas @Ndons_Back
Warga Yaman berkumpul dalam demonstrasi jutaan orang di Lapangan Sabaeen di ibu kota, Sanaa, untuk mendukung Palestina.
Rasulullah ﷺ Bersabda: “Barangsiapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin maka dia tidak termasuk golongan mereka.” (HR. Ath-Thabrani)
@BarBaro5_@PKSejahtera @Resty_J_Cayah @TaufikRendusara PKS itu partai yg paling jujur dan membela rakyat. Hanya PKS yg tetap konsisten dengan jalan itu setelahvyg partai lain bisanya menjilat. Lihat saja demokrat begitu dia menjilat kekuasaan ketumnya dapat jabatan menteri. Aku gk nyesal pilih PKS di 2019 dan 2024.
[BREAKING NEWS]
Ketua umum partai NasDem, Surya Paloh mengatakan hak angket adalah wajib dilaksanakan karena merupakan hak demokrasi.
https://t.co/PZD9WHGv5Y