Tahun lalu cucu-nya Bung Hatta jg datang ke istana, tapi dia datang dgn statement. Dia pakai batik yg biasa dipakai utk pemakaman. Dia post di IG dgn wajah didit dibackground, dia kasih pesan yg jelas nunjukin keprihatinan atas luka HAM yg belum tertutup. Beda bgt sm yg lg viral
Sejak punya anak yang juga special needs, saya lebih peka pada orangtua yang struggle lebih membersamai buah hatinya di ruang publik.
Semoga menjadi pemberat timbangan kebaikan.
‼️Aku ngga suka sama drakor! Sumpah‼️
Sebab sering nemu dialog yang mengena, bikin ovethinking macam yang ada di series “We Are All Trying Here” di @NetflixID ini.
Dialog ini seide banget sama pikiranku selama ini.
Orang menjadi miskin sering kali bukan karena malas. Banyak yang sudah bekerja keras seumur hidup, namun tetap miskin.
Dan banyak orang menjadi kaya bukan karena rajin, tapi semata karena beruntung saja.
Kamu setuju ngga dengan pemikiran ini?
Dari Mas Herman, relawan GSF yang telah dibebaskan Zionis Israel.😭
Beliau bercerita mengenai pengalaman selama ditahan Zionis dan Beliau berpesan buat kita semua.
Jangan berhenti berbicara soal Palestina!!
💥Breaking News
Three people have been killed and several others injured in Israeli bombing of an apartment in Al Nuseirat refugee camp, in the Middle Area of the Gaza Strip..
If you share this tweet, you won’t lose anything — actually, you could be the reason my life, family، future, and dreams are saved.
https://t.co/1Z4v6scKkt
Kalo boikot bukan solusi persoalan Timur Tengah, apalagi Board of Peace dan ISF yang jelas-jelas bagian dari masalah, iyega iyega IYEGA
On a serious note: boikot itu memang bukan solusi, melainkan metode dan sarana MENUJU solusi. Solusinya apa? Tegaknya keadilan.
Tiada solusi untuk Palestina tanpa keadilan. Tiada perdamaian tanpa keadilan. Segala cara yang ngakunya solusi dan ngakunya damai tetapi malah mengesampingkan keadilan, adalah solusi dan perdamaian palsu.
Tega2nya, penderitaan orang lain dieksploitasi dgn begitu vulgar demi kepentingan menaikkan citra program.
Konten paling bajingan pada 2026. Dan ini baru Maret.
As a historian, I’m supposed to resist the urge to compare modern cases to history.
But this reminds me of the ta’ifa kings of Andalus. They live in their bubbles, and with the world on the verge of monumental change, these dinosaurs will be left behind.
Journalist Amal Al-Shamali, Noor Saleh Al-Shallafah, and the child Salsabeel Anwar Faraj were killed after Israeli shelling targeted the Nuseirat refugee camp in central Gaza tonight. 💔💥
I will not forgive anyone who sees this post and does not support me with a single word and ignores me.
If you see this, leave even a dot
https://t.co/1Z4v6scKkt
Paramedic Abdul Rehman Hamdouna from Beit Lahia was target assassinated by the war criminals of the iof while he was fasting and saving Palestinian lives in Gaza on 8th March 2026.