@uliisshh Ka, boleh tanya, apakah saat ini (berarti Minggu depan saat bank udah buka lagi) masih dibuka pendaftaran untuk pembelian SBN ya ka? Setelah baca baca di reply-an Kaka, saya jadi tertarik buat mindahin deposito saya ke SBN ka?
He used to spend millions of dollars for twenty years just to replace the Taliban with the Taliban, now he's spending billions of dollars (in just 10 days) just to replace the position of father with his son.
It's truly beyond reason.
Belajar dari bangsa Persia (Iran), puluhan tahun diembargo, dalam diam, hening, dan tidak berisiknya mereka ternyata mereka upgrade diri, mengatur strategi dan mengamati dunia, dan ketika tiba waktunya....boom... semua mata tertuju padanya...
WHY STRIKING DUBAI IS DEVIOUSLY GENIUS
It’s all about cost/benefit.
Israel has been under constant missile and rocket attacks for 40 years. They don’t care.
US bases in the region are prepared to deal with these attacks.
Dubai is not at all prepared and its population has no stomach for a prolonged campaign. 2-3 days of this and there will be widespread panic in Dubai.
Meanwhile, Dubai (UAE) has great leverage over Trump. Remember all those Trump coins, personal investments and donation to the Board of Peace?
Striking Dubai makes it very costly for Trump to keep the war going. And Iran is a cornered beast. They don’t care about future relations with the UAE.
For the UAE, this is damage control. They need the attacks to stop NOW. They can’t prioritize revenge or political motives. They will push Trump to end the war very quickly.
Akun media Leader Iran, Ayatullah Khamenei, baru merilis video ini.
"Kami bukan yang memulai perang, tapi jika ada yang menyerang kami, bangsa Iran akan membalasnya dengan keras."
@elonmusk Selamat ya, Mas Elon, jadi menteri efisiensinya Pakde Trump. Tolong lakukan efisiensi anggaran militer kalian dengan menghentikan perang di Gaza ya Mas, please
“𝗦𝗮𝗸𝗮𝗿𝗮𝘁𝘂𝗹 𝗧𝗮𝗵𝘁𝗮”
Saat 20 hari menjelang tanggal pelantikan Presiden baru, nampaknya akan terjadi tsunami politik bagi dinasti Mulyono yg akan membuat banyak orang terkesima.
Lihat saja setelah kalender melewati angka 30 September nanti, akan terjadi serentetan peristiwa yg membuat kedokteran istana membentuk tim untuk membangun rangkaian diagnosa bahwa kesehatan Sang Raja mulai bermasalah.
Sementara di ruang lain istana, tim multi media dari lembaga yang seharusnya mengurus pemerintahan bidang komunikasi sibuk memproduksi scene-scene dokumenter kisah Mulyono, mulai dari kesederhanaan lorong gorong-gorong hingga aksi giring bebek disusun secara epik untuk menciptakan melodramatik yg memantik rasa iba, bila perlu diberi back sound lagu “Gugur Bunga”.
Tapi anehnya, di sisi luar istana, segerombolan para penjilat mulai ngepak-ngepak barang. Mister Cepot Bahlul misalnya, mulai jarang terlihat muncul, Lord mulai rajin ke Singapura untuk alasan kontrol kesehatan, Tukang Ban Serep sibuk bolak-balik Kuningan menunggu setelan oranye.
Semua petinggi dan para patih pelan namun pasti berangsur mulai menjauh. Sorot mata Sang Raja mulai terlihat panik, warna coklat dan ijo sudah mulai nampak menjadi abu-abu.
Gerak para komandan yg berkali-kali dipromosi dan dinaikan pangkatnya mulai terasa slow motion dan menjaga jarak, entah karena tak mau terkena sial karier dipergantian kekuasaan, atau karena pak Danjen memang sempat berdehem sambil senyum miring, “mau ke Papua..?”.
Satu-satunya yg masih sedikit rajin paling segelintir keroco-keroco Partai Salah Input dan Mantri Urusan Cebokin, itu pun durasinya mulai melemah sejalan dekatnya tanggal 20 Oktober 2024, maklum, para bohir 9 cacing mulai stop anggaran.
Semua strategi Mulyono mulai terasa kebas dan ba’al. Srategi begal nasab misalnya, belakangan mulai semakin meredup dan tak lagi mampu mengalihkan perhatian publik dari topik gratifikasong Jet Pribadi dan bejatnya bacot Fufufafa.
Padahal Artis Peyot Dangdut Jaman Jadul dan Abu Janda pun sudah disawer untuk strategi menabuh gendang, mulai dari irama Paus hingga balik lagi ke lagu Bahar Smith, tapi strategi tetap saja gagal, topik Jet Pribadi dan Fufufafa terlalu kencang daya guncangnya.
Alhasil, detak jantung tuan dan nyonya Mulyono semakin hari semakin cepat pacunya, ketakutan dan kecemasan akan kegagalan menikmati rumah mewah diatas tanah seluas 12.000 meter pasca lengser keprabon semakin menghantui.
Boleh jadi bayang-bayang kisah Soekarno-Hartini diakhir kekuasaan orde lama bolak-balik melintasi dalam benak Mulyono.
Ditambah lagi rakyat mulai semakin berani dan terang-terangan meneriaki Mulyono saat berada dikeramaian, tak ada lagi rasa takut, apalagi rasa hormat.
Tak peduli apakah ketika ia ada didepan pak Bewok atau pun didepan mantan Danjend Kopassus sekalipun, rakyat tetap berteriak mengejek Mulyono. Ngeri, semoga tak ada yg mulai lempar-lempar botol Aqua.
Sebagian aktivis dan tokoh pelan-pelan juga mulai mengambil langkah hukum, ada yg mulai menggugat soal perbuatan tercela yg berpotensi membatalkan pelantikan, ada juga gugatan korupsi terkait gratifikasi.
Mulyono cemas, bagaimana kalau sidang MPR menetapkan calon pengganti pasangan pak Danjen ?. Bagaimana juga jika KPK akhirnya tak ada jalan mengelak kecuali harus menaikan penyelidikan ke tingkat penyidikan perkara gratifikasi dan Tambang Timah ?
Mungkinkah akan ada Dinasti di dalam Lembaga Pemasyarakatan Suka Miskin ?
Lagi dan lagi, jutaan akal bangsa ini dihadapkan kembali oleh Tuhan pada kebesaranNya.
Mau pakai rumus logika apa pun, orang-orang yang berakal pasti akan mengakui, bahwa Sang Maha Kuasa telah menyodorkan bangsa ini dalam beberapa frame kisah nyata kekuasaanNya yg tak dapat dibantah.
Dulu ada kisah Setnov dan Sambo untuk dijadikan bahan renungan, bahwa tak ada yg tak mungkin jika Tuhan berkehendak. Kini Tuhan tambahkan lagi dengan kisah Si Raja Utang, setelah ini semua, kekuasaan Tuhan mana lagi yang engkau dustakan wahai kaum IQ 58%…?
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight 🍉🇵🇸
#FreePalestine#StopGenocideInGaza
@Kimberley_20102 Sejak beliau masuk ke pemerintahan, saya merasakan tiga tahun ini suasana kehidupan beragama menjadi lebih adem dan nyaman. Bagi saya, perasaan nyaman beribadah kapanpun dan di manapun itu sudah lebih dari cukup. Nanti tinggal menambah dengan rasa keadilan sosial dan ekonomi ☺️
⚠️PENTING!
Sudahkah km menguasai pertolongan pertama pada?
1. Perdarahan
2. Luka bakar
3. Patah tulang
4. Terkilir
5. Cedera mata
6. Syok
7. Tersedak
8. Serangan jantung
9. Henti jantung
Belum? 🤦🏻♂️
Thread ini akan membantumu paham. Sini2 aku terjemahin & jelasin prinsip2nya.
Untuk Orang Tua :
karena saat ini anak anak dalam proses pembelajaran lewat media gadget HP , dg segala kelebihan atau sebaliknya , mari kita proteksi hal yg tidak kita inginkan dg cara sebagai berikut :
I hope we will not stop talking about the oppression we see in any part of the world, even if it is in our own backyard. Social media has proven its worth as a powerful tool to control and correct the narrative. Open your eyes, open your ears.