Not a single thing in my life rn is going as planned. It’s not. At all. But I’m still managing to smile knowing that it’s just a game of patience. That’s what this chapter in my life is about now. That’s what I’m learning for myself. So that’s what the universe is testing.
Man... se tolol tololnya pemerintahan beliau gw bersyukur dia menang bukan pas 2019 (tapi ini bukan dalam artian gw bersyukur dia menang atau apapun itu) coba kalo dia menang 2019? Apa ga mati semua kita waktu ekonomi drop waktu covid?
@al4matpal5u@Ellea_nina@tanyakanrl PAKE NANYA ADUH YG MANA AJA UDAH TOLOL YG PENTING JGN 02 REPOT BGT MAU NYUDUTIN 01 03 YANG PENTING BUKAN 02 HADEHHHHHHHHHH
@tanyakanrl .Ya lu pikir aja sendiri tolol siapa suruh kemarin pada milih 02 anjingg BEGO semua OTAKNYA GAK DIPAKE.
Pantesan pemimpinnya bego yang milih pada TOLOL Semua
Noel: periode Juni hingga Juli akan terjadi peristiwa besar yang berujung pada "upaya menggulingkan Presiden Prabowo Subianto"
"Konsolidasi sudah matang, butuh satu pemicu dan 98 jilid 2 akan terjadi tidak lama lagi,"
Tiga sosok visioner yang menyatukan kecerdasan, pengalaman, dan dedikasi untuk Indonesia yang lebih baik.
Tom Lembong dengan ketajaman ekonomi dan kepemimpinan bisnisnya, Anies Baswedan dengan gagasan perubahan yang inklusif dan berkeadilan, serta
Dino Patti Djalal dengan keahlian diplomasi dan wawasan globalnya bersatu dalam semangat membangun masa depan bangsa yang lebih maju, berintegritas, dan berdaya saing.
Sedih sih gue. Orang2 sekeren ini gak laku di negara yg gw cintai. Yang dipilih malah badut gemoy & sidekicknya yg dipoles bedak 5 kilo. Apek bener.
Bangga kali punya presiden muda yg pinter dengan para pembantunya yg intelek, berwibawa, cerdas, berintegritas & sarat pengalaman.
Ngga usah repot repot ganti Mentri Keuangan, pak.
Kalo bapak umumkan program MBG dan Kopdes dihentikan, mau mentrinya monyet juga itu IHSG pasti ijo pak 🙂
Menjadi orang dekat Presiden itu memang ada etikanya , menjadi pejabat publik juga ada etikanya, semua melalui pendidikan etika dan moral yang harus dilalui Sebelum menjadi pejabat publik.
Jadi jangan heran kalau pejabat karbitan sekarang nyaris tak punya etika.
Gua tetap menolak untuk bisa mengerti dan paham kenapa bisa ada kelompok masyarakat terdidik, punya akses informasi, yang milih doi. Kok bisa?
Kurang terang apa kegelapannya?