Ada satu kalimat cantik yang barusan lewat:
"Ketika kamu menginginkan sesuatu, Tuhan dan seluruh alam semesta akan bersatu membantumu mendapatkannya."
Tugas kita mungkin hanya satu: tetap berjalan. Karena tidak ada pintu yang terbuka untuk orang yang berhenti mengetuk.
يا رب لا تجعلني أحب إلا من سأتزوج،
ولا تجعلني أتزوج إلا من أحب
Duhai Tuhanku… Yaa Allah, janganlah Engkau jadikan aku mencintai, kecuali kepada orang yang akan kunikahi. Dan janganlah Engkau buat aku menikahi, kecuali dengan orang yang kucintai.”
kenapa sih harus cari pasangan yang setara?
ini bukan soal materi, pendidikan atau achievement, itu semua bisa dikejar,
tapi soal pemikiran, energi dan effort, kalau "setara" itu kamu jadi ngga ngerasa too much and to less.
terus curahanmu ga terdengar seperti beban, perhatianmu ga terlihat seperti obsesi, marahmu ga bikin telinganya sakit dan supaya pikiranmu ga dianggap berlebihan.
Nemu kata-kata di sosmed:
"Perempuan yang sering bilang capek atau ngeluh itu cepet banget diambil Tuhan, karena Tuhan sedih jika itu sampe terucap. Cuma Tuhan yang tau kenapa dia bilang seperti itu dan apa sebabnya. Udah dia jarang sekali dipeduliin, dia mau mengutarakan isi hatinya namun satupun orang terdekatnya ga ada yang ngertiin. Jadi Tuhan ambil dia biar orang terdekatnya itu ngerti, betapa berharganya dia jika sudah tidak ada."
Seseorang akan naik derajatnya karena hasil perbuatannya, bukan karena ucapannya. Sesungguhnya air hujan lah yang menumbuhkan bunga, bukan suara petir yang keras."
— Habib Sholeh Tanggul
Jagalah nafsumu dari empat keadaan: ketika beramal jaga nafsumu dari riya; ketika mengambil hak, jaga nafsumu dari rakus; ketika memberi, jaga nafsumu dari berharap balasan; ketika berhemat, jaga nafsumu dari kikir.
—(Syekh Hatim al-Asham)
seseorang yg tepat untuk dijadikan pasangan tuh seperti apa?
dia yg tau semua kekuranganmu tapi dia masih bertahan.
saat kamu bercerita tentang apapun, dia selalu excited dan menjadi pendengar yg baik.
ngetreat kamu sebagaimana layaknya pasangan dan dia ga akan tega menyakitimu.
ngga membutuhkan seseorang buat ngejalanin hubungan yang romantis, yang uwu-uwu atau sejenisnya. cuma membutuhkan seseorang yang bisa diajak tukar pikiran, saling menguatkan, cerita tentang bagaimana hari ini berjalan, dan cerita apa yang telah dilakukan, itu saja ngga lebih!