Kalau ngelihat standar medsos, apa-apa jadi serba salah. Jangan gini, harus gitu. Jangan gitu, harus gini. Padahal yang dinasihati belum tentu keliru, yang menasihati belum tentu betul
Berbuatlah sejauh apapun, itu hakmu itu pilihanmu. Tapi ingatlah jangan pernah menyesal jika dikemudian hari kamu ditinggalkan oleh orang tersebut. Entah itu karena sudah muak denganmu ato juga mungkin saja dia sudah menemukan kegiatan yang lebih baik dari sekarang. Pikirkanlah!
Kamu berubah tanpa sebab yang diketahui dan kamupun tidak mengatakan apa yang membuat seperti sekarang. Tp itu pilihanmu sendiri, seberapa jauhpun kamu berbuat kalo tidak ada komunikasi antara yang bersangkutan, keadaan akan tetap saja. Karena ini dunia nyata bukan negeri dongeng
Akupun tidak melupakan jasa baikmu. Tp aku yang selalu terlihat salah dimatamu walaupun itu benar. Ingatlah karma itu berlaku yaa.. Mungkin bukan sekarang tp besok lusa atau tahun2 berikutnya
Bukan mengeluh, cuma kamu yang keterlaluan membawa banyak toxic negatif yang berpengaruh buat diriku. Do'a ku hanyalah jauhkan hambamu ini dari orang toxic dan berikan dia hidayah supaya hatinya lebih baik lagi
Aku bertahan karena keadaan. Jika ada yg lebih baik dari sekarang, sudah dipastikan aku akan berpindah tanpa disuruh. Karena aku masuk secara baik2, begitupun keluar secara baik2
Tidak pernah terlintas di pikiranku untuk meminta apapun darinya. Tp setidaknya berterima kasihlah kamu jika mendapatkan sesuatu apapun itu dari orang lain. Sesulit itukah kamu mengucapkan terimakasih? Manusia macam apa kamu sebenarnya? Nauzubillah..
@riansazyn HAHA GENG TAI BINUS SCHOOL BERANINYA MAIN KROYOKAN. DASAR PARA BUDENG. DISEKOLAHIN DI SEKOLAH ELIT BIAR PINTER. EH GATAUNYA KELAKUANNYA MALAH KAYAK TAI. ASTAGHFIRULLAH...