VIRAL!! anak gadis grebek ayahnya yang sedang berduaan dengan wanita lain di dalam kamar
Malam Minggu Malming Arsenal Agaklaen Final UCL
#grebekmobil#grebekrumah#nota4d#selingkuh
Jika keracunan yang hampir merenggut nyawa pun tak perna ada evaluasi dan audit, apalagi hanya buang makanan, yang jelas akan dianggap biasa.
Sementara di luaran ada yg meninggal krn tdk punya uang utk beli makan, tdk punya uang utk beli buku.#StopMBG
Pengakuan kakek yang dituduh jual es gabus dari spons: Es dibejek-bejek, saya ditonjok-ditendang
Tukang es gabus bernama Sudrajat (50 tahun) didatangi oleh anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa di tempat jualannya di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (24/1). Sudrajat dituduh menjual es gabus berbahan dasar spons.
Adegan berikut ini pun viral: Es gabus jualannya diremas oleh anggota Babinsa sehingga cairannya tumpah ke lantai, lalu sisa es-yang dituduh sebagai spons- dijejalkan ke mulut Sudrajat.
Ditemui di rumahnya yang berada di gang di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Sudrajat menceritakan momen yang membuatnya kini menjadi ketakutan dan tidak berani lagi berjualan ke Kemayoran.
📷: Dok. kumparan
wacana redenominasi, cuma melahirkan gagah-gagahan simbolis.
Pemerintah bisa pamer uang baru, tapi harga beras, telur, UKT PTN tetap mahal.
Apa manfaatnya?
Indonesia berencana menyederhanakan nilai rupiah dengan menghapus beberapa nol tanpa mengubah daya beli. Langkah ini disebut penting untuk efisiensi dan memperkuat kepercayaan terhadap rupiah.
Sejumlah negara pernah melakukannya, dari Jerman hingga Turkiye, hasilnya beragam. Ada yang berhasil menstabilkan ekonomi, tapi ada juga yang gagal karena inflasi tak terkendali.
Kreatif: Nana Gita
Produser: Yuna Fikry
< #Redenominasi #Rupiah #Indonesia ##infografikslide
Setahun kepemimpinan Prabowo–Gibran, udah lahir 80.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia! 😍🔥 ... dan kabar baiknya masih bakal bertambah nih pembangunannya~~ di Sikka bakal hadir jugaa
DIPILIH RAKYAT TAPI MELAWAN RAKYAT,
Setelah kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250% menuai protes warga, Bupati Pati, Sudewo, menantang masyarakat untuk mengerahkan 50 ribu demonstran.
Pernyataan itu memicu gelombang reaksi. Kini, Gerakan Pati Bersatu resmi melayangkan surat izin demo 13-14 Agustus 2025. Target: 50 ribu massa. Masyarakat menilai ucapan bupati tidak mencerminkan kepemimpinan yang pro rakyat