People love yelling “public money” without checking how things actually work. Many clubs operate as City Assets, Professionally Managed Clubs. Just partnerships and infrastructure.
This really shouldn’t be this hard to understand.
Dikasih target 8 besar AFC U-23 berhasil lampaui target, dikasih target trial pemain di ASEAN Cup jg dijalani, dikasih target untuk ke round 4 #AsianQualifiers juga sedang on going.
Pemain kompak, manajer timnas kompak, tim pelatih kompak, tim medis kompak. Dasarnya apa?
Masih pada inget Coach Alfred Riedl, nglatih timnas lagi bagus-bagusnya tiba-tiba dipecat, Coach Luis Mila juga sama nasibnya, pas lagi bagus tiba-tiba diganti. Dan sekarang kejadian lagi Coach Shin Tae-Yong mau dipecat ... Dahlah ... terserah lu sono maunya apa 😩
#STYSTAY
Kalau hemat daku, bangsa minimal satu-dua kali juara mah boleh lah ya. 😁👌🏻
Oke kita sekarang lagi step-up bahkan cenderung masif ke level Asia. Tapi bisa lah di regional kita mencatatkan prestasi akan hegemoni tersebut. 🤩
Apalagi ini saat yang tepat buat merengkuh supremasi tertinggi di regional ASEAN ini.
Pemainnya nanti yang emang available dan ready buat main sahaja. Win win solution 🙌🏼
Letsgo Timnas Indonesia di ASEAN Championship‼️ 👊🏻
Gini aja:
2 bintang Timnas, Ridho & Marselino, itu jebolan 1 liga kelompok umur (@ligapersebaya) yang dilakukan rutin & berjenjang. 1 LIGA. Itu menghasilkan 2 starter Timnas.
Bayangkan kalau Indonesia punya 10, 20, 40 liga seperti itu. Talent pool banyak.
Ayolah bantu @PSSI.