Kadang saya merasa HERAN dg para MUKIBIN yg memuja kaum HABAB_IB, dan masih tidak percaya bahwa yg mereka CINTA,SANJUNG,PUJA,MINTAI BAROKAH karena dianggap DZURIAH NUBUAH adalah ANTEK BELANDA
benar kata teman saya saat debat dengan MIKIBIN
"ANGEL NGOMONG KARO WONG GUoBLUoG !"
Yang menyerobot antrian tersebut apakah sah ibadah hajinya ? Yang jelas mengambil hak orang lain itu HARAM hukumnya... sy juga pernah ditawarin tetapi tidak mau.. begitu juga dulu ketika orang tua saya mau berangkat haji disuruh buat KTP Provinisi lain agar cepat, saya larang..
Setuju saya. Tapi izin pak, faktanya bukan 60% tapi di lapangan itu udah 100% pemain nasional semua.....anggota dewan itu mewakili rakyatnya bukan mewakili dompetnya, pantesan dunguuuu ga ada otak lu @PutraNababan@DPR_RI ....cc @KompasTV@tvOneNews@Metro_TV@PSSI@erickthohir
.
Feelingnya Alm.Taufik Kiemas gak Meleset.
Sekarang Terbukti.!
Sebenarnya sih bisa juga diamati dari Caranya Berbicara yg suka Terbata-bata. Mencerminkan karakter asli Si Presiden Bajitol itu selain Rakus Kekuasaan juga "Gila akan Apresiasi dan Sanjungan"
.
Ya ampun Pak. Bgini amat atur negara. Warung Madura buka 24 jam itu sekedar nyambung hidup. Untungnya ga seberapa, cukup buat sekolahin anak di pesantren, bayar cicalan hutang ke rentenir krn gagal panen. Sisa makanan aja dipanasin trus buat hemat. ๐๐ญ
Memang kadang bisa berputar balik, yang awam hukum, tidak ada ordal, tidak punya fulus dirujak pasti.
Kapolres Metro Tangsel Dilaporkan Pengusaha Muda ke Propam Mabes Polri, Kompolnas dan Komisi III DPR, Ini Penyebabnya
https://t.co/sAYsgYmiei
.
.
Nah loohhh .. @KPU_ID ini Ngambek apa Bijimane ??! Clear ya jadi Ganjar Mahfud GAK DIUNDANG sama Panitia Acara
Jadi udahlah .. Klean yang udah disahkan ini ga usah Shudzon and Juliyd melulu sama Pasangan GaMa
Katanya tim pemenang ..
Kok masi suka Julid ??!
Fee Bajjer ga cair ya ??!
Makanya Tantrum terus
๐๐๐๐๐
.
.
Sedih dan miris ๐ญ
Gaji guru honorer ga cukup untuk sekedar buat makan, makanya pak guru ini sepulang ngajar masih cari rongsokan.
Beliau mengajar sejak 1988 atau 36 tahun. Gajinya paling sekitar Rp300 ribu per bulan. Mudahยฒan presiden @prabowo nanti mewujudkan janjinya memberi tunjangan Rp2 juta per bulan kepada para guru Indonesia.
Tetap semangat pak guru, engkau pahlawan tanpa tanda jasa.
โค๏ธโค๏ธโค๏ธ
Agak laen memang...
Semua serba diam-diam.
Diam-diam punya perusahaan timah atas nama si..
Diam-diam...ternyata putusan MK sudah di tetapkan.
Diam-diam tanah di IKN jual pada asing.
Diam-diam pulau jadi jaminan utang.
Semua serba diam-diam..
Diam-diam rupanya ...
.
.
Pemilu 2024 Prabowo menang ga ada kerusuhan
Pemilu 2019 Prabowo kalah, 6 mati 200 luka
Skarang baru ketauan ternyata yang ga bisa terima kekalahan itu kumpulnya di Kubu 02
Padahal mantan pendukung Prabowo 2019 dulu ada yang ke Kubu Anies skarang
Tapi mantan pendukung Prabowo yang di Anies bukan jenis yang Bar-Bar
Karena ketika Anies kalah, Ga ada tuh Kerusuhan sampe ada yang Mati dan Luka-Luka
Baru nyadar sekarang Saia
.
.
MENGAPA DULU SAYA BELA JOKOWI LALU MENGKRITISI?
Oleh : Henri Subiakto.
Ini cerita knp saya dulu bela Jokowi. Lalu sempat netral awal 2023, berubah mengkritisinya pasca keputusan MK no 90/2023.
Sebelum 2014 saya sudah hormat ke pak Jokowi, pria sederhana dr rakyat kecil, yg sebelumnya pengusaha mebel, bisa sukses menjadi walikota. Menurut saya Jokowi itu humble, tidak arogan, mau turun ke bawah nunjukkan kerja keras, hingga jadi simbol keberhasilan demokrasi dan reformasi.
Jokowi mendobrak kultur pemimpin Indonesia yg tak harus dari anak orang besar, terkenal atau jenderal. Tak harus doktor, Profesor, atau ulama. Rakyat kecil pun bisa jadi Presiden.
Dimulai 2011 saat saya & eselon 1 lain pergi ke Solo hadiri acara Nasional. Jokowi sbg walikota menyambut & menemani nonton wayang di Puro Mangkunegaran hingga tengah malam.
Saya kagum pribadinya yg tak segan mengantar & menemani tamu. Bahkan saat makan siang di Loji Gandrung bisa ngobrol akrab, Pak Jokowi guyon cerita ttg kondisi rumah peninggalan Belanda itu. Katanya malam2 dia pernah kaget melihat sosok wanita berbaju putih dg rambut terurai. Sempat mau lari, tp gak jadi karena wanita itu memanggilnya. Ternyata sosok bu Iriana.
Itu joke pak Jokowi yg bikin akrab & kagum. Terlebih di banyak media ia diberitakan berhasil sbg Walikota maupun Gubernur Jakarta. 2013 saya bertemu ustad dr Solo yg dekat dg P Jokowi. Kami sepakat menilainya sbg pemimpin harapan masyarakat untuk masa depan. Saking percayanya kami mengajak Ulama besar, KH Hasyim Muzadi untuk mendukung pak Jokowi. Bekalnya Husnudzon lihat front stage-nya. Terlebih di awal2 Pemerintahannya jadi simbol toleransi & anti radikalisasi.Jokowi jg simbol perubahan ekonomi & revolusi mental yg dia canangkan.
Pembangunan infrastruktur terlihat massif & bagus. Rakyat bisa merasakan. Tapi ternyata dg berjalannya waktu, hal2 yg dulu tersembunyipun terbuka. Mulai dr mobil Esemka, hingga keluarga yg katanya tak tertarik politik ternyata ikut pilkada. Katanya hanya berbisnis martabak & pisang, ternyata berpolitik & punya saham di mana2. Jokowi berubah jadi vigur yg sangat berkuasa, dan mengajukan sanak keluarganya.
Back stage Jokowi terbuka. Detail ekonomi disorot ahli tak seindah di berita. Termasuk proyek2 besar infrastruktur menyimpan banyak hutang dan kekerugian BUMN Karya. Juga ketergantungan yg parah pd manca negara.
Transformasi digital yg menopang ekonomi rakyat terjadi tanpa penguatan kedaulatan. Deindustrialisasi yg bawa gelombang pengangguran sempat tertolong platform digital, tp celakanya kita makin tergantung asing khususnya AS & China.
Fakta paling mengecewakan itu ketidakjujuran Jokowi dlm berdemokrasi. Dia menata perangkat politik & hukum untuk melanggengkan kekuasaan. Menyiapkan dinasti utk mengganti. Menundukkan elit2 politik dg kasus2 hukum. Lewat KPK, jaksa & terutama oknum polisi. Law as a tool of political engineering.
Jokowi terlihat flip flop, tak jujur, hipokrit, hingga khianati partai & orang2 yg membantunya. Puncaknya Keputusan MK yg merusak tatanan negara tjd demi anak yg blm cukup usia. Perilaku nir-etika itu seakan menjadi hal biasa & contoh dlm berpolitik bagi anak bangsa.
Politik dramanya membuat Indonesia dinilai para pengamat sbg negara authoritarian democracy atau fake democracy yg banyak mengandalkan kekuatan kapital atau oligarkh. Ini yg membuat ada kewajiban moral bagi kami akademisi utk mengingatkan sekaligus mengungkap kebenaran. Bagi kami mengritik & mengoreksi itu tak semata utk dia, melainkan demi kebaikan bangsa & negara supaya sadar tdk terlalu percaya pd permainan drama.
Jadi kekritisan saya itu bagian dr rasa sayang utk jaga kewarasan berbangsa & bernegara. Ini beda dg para pembencinya. Bagi saya ini bukan kekecewaan pribadi. Bukan pula kebencian sejak awal, melainkan kewajiban etis & intelektual utk ikut menciptakan kesadaran & kecerdasan dlm berpolitik di negeri tercinta. Jangan sampai perusakan demokrasi sekarang ini berdampak buruk hingga ke anak cucu kita. ๐
Iran adalah satu-satunya negara di dunia yang berhasil menerapkan teokrasi dan (semi) demokrasi sekaligus. Setidaknya Iran masih mengakomodasi hak pilih rakyat dalam menetapkan pemimpin. Sementara untuk melawan Iran, pihak Barat malah mati-matian memelihara beberapa negara teokrasi berbasis monarki di Timur Tengah yang justeru mengharamkan demokrasi.
Ambiguitas Barat sangat nyata di sini, terutama terkait cita-cita penegakan demokrasi. Karena pada sisi yang lain, mereka justeru asyik "menyetubuhi" negara-negara yang melawan demokrasi dan jelas-jelas totaliter sejak lahir.
Pihak Barat sejak dulu memang berbakat jadi komprador demokrasi.