Prediksi dokter Tifa tentang Presiden.
Perhatikan tanggal di media itu, tanggal 10 Agustus 2022 saya sudah menyatakan bahwa Presiden RI tahun 2024-2029 adalah Prabowo Subianto.
Saya bukan meramal tetapi menggunakan Foresight Methodology yang sudah belasan tahun saya uji yaitu Mixed Model Analysis: Systematic Horizon Scanning, Delphi, Bayesian, Cross Impact, Micmac, Step Pestle, Back casting yang saya model kan.
Makanya sejak 2004 saya tidak pernah salah memprediksi siapa Presiden yang terpilih.
Sayangnya Tim Pemenangan Pemilu Prabowo tidak mau ketemu saya untuk tanya siapa Wapres nya. Coba kalau tanya saya tidak bakal terjadi kecelakaan sejarah kita punya Wapres spek Beler seperti sekarang.
Next, Model prediksi sudah saya jalankan.
Presiden 2029 InsyaAllah adalah AHY, tetapi dengan lila liku, dramaturgi, kisah pengorbanan sekaligus kenegarawanan seorang Prabowo Subianto
Dimana sejarah berulang.
Beliau akan mengulang sejarah 20 Mei 1998, ketika Mertua beliau, Soeharto enyatakan mundur, dan Habibie meggantikannya menjadi Presiden.
Untuk tahun 2030, satu tahun setelah menjalani masa Presiden sknya nyang kedua, Prabowo akan mundur dengan alasan kesehatan, di tengah-tengah meluasnya Perang Dunia III ke Indo-Pasific area, dan digantikan AHY yang adalah Wapresnya.
Semoga pak SBY masih hidup dan masih sehat untuk memimpin Dewan Jendral yang akan mendampingi AHY.
Indonesia dan dunia akan menghadapi masa sangat sulit: 2030-2037 Perang Dunia III yang luas dan mencekam.
Pegangan dalam.hidupku
Selalu dan selalu saya katakan kepada siapapun, kepada keluarga, sahabat, murid-murid, sejawat, teman dan siapapun
Bahwa pegangan hidup saya, yang menjadi cahaya bagi diri saya, dan yang memperkuat pendapat, pernyataan, sikap, tindakan ada dua, yaitu:
Kitab Al Quran tangan kanan
Ilmu di tangan kiri
Ilmu di tangan kiri, karena dasar Ilmu ada di tangan kanan.
Tangan kanan yang kita utamakan, baru tangan kiri.
Tak ada yang saya takutkan di dunia ini, kecuali Allah.
MAJU SIDANG KE-2!
KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026
09.00 WIB
PN Jakarta Timur.
Sidang Pokok Perkara ke-2 : Nota Perlawanan.
Saya datang bukan sekedar memenuhi panggilan sidang dari seluruh rangkaian persidangan yang nanti akan saya tempuh, entah bertahun-tahun.
Saya hikmati sebagai perjalanan seorang ilmuwan yang memilih menghadapi proses hukum dengan kepala tegak.
Dengan hukum, ilmu, bukti, dan keberanian.
Sebab di ruang pengadilan, yang seharusnya berbicara bukan tekanan,
melainkan fakta dan hukum.
Saya mengundang anda datang untuk menyaksikan.
Anda datang untuk mengawal.
Anda datang untuk menghormati proses peradilan.
Kebenaran harus diberi ruang untuk berbicara.
PN Jakarta Timur
Kamis, 17 September 2026
09.00 WIB
Sidang Pokok Perkara ke-2 : Nota Perlawanan
DR. TIFA TERUS BERJUANG
AMAR. MA'RUF NAHI MUNKAR.
Mohon doanya.
Hasbunallah wanikmal wakil. Nikmal maula wanikman nashir.
Laa haula wala quwwata ila billah
Mohon doanya
Hari ini berjuang menegakkan kebenaran, dengan Nota Perlawanan ke-2
Hasbunallah wanikmal wakil
Nikmal maula wanikman nashiir
La haula wala quwwata ila billah
Bismillah
ALLAHUAKBAR!
Terdakwa yang paling happy tahun ini adalah Dokter Tifa.
Karena dengan sidang inilah satu-satunya cara untuk membongkar ijazah dan 712 dokumen yang diklaim milik Joko Widodo.
Tak ada lagi cara lain.
Setuju?
Ayo komen sebanyaknya ya biar saya semangaaat
Seharusnya pak Jokowi ini tidak usah pergi ke mana-mana apalagi sampai ke NTT segala.
Toh juga mengaku kalau sudah pensiun dan ngga bisa berbuat apa-apa.
Yang terbaik justru hadir di PN Jakarta Timur, menghadiri Sidang atas laporan polisinya seperti selalu dia katakan sendiri:
Saya akan hadir.
Saya sudah tidak sabar untuk hadir.
Lha ini sidang dr Tifa yang kesekian kali sudah didelenggarakan demi dia lha kok malah berkali-kali mangkir?
Ya Allah
Saya seorang perempuan, seorang Ibu, seorang hambaMu yang lemah dengan segala keterbatasan.
Saat ini engkau perintahkan hambaMu ini berjuang demi kehormatan bangsa dan negaraku.
Saat ini Engkau suruh hambaMu ini berjuang melawan Jokowi yang telah menghancurkan dan mempermalukan negeri tercinta ini dengan segala kebohongan dan kejahatannya.
Berikanlah pertolonganMu, bantuanMu, kekuatanMu, agar hamba kuat, tangguh dan mampu menuntaskan perjuangan ini.
Amiiin ya Rabbal'alamiin.
Mohon aminkan doa ini, sahabat semua yang saya cintai.
Menurut pandangan Islam,
Ketika seorang wanita bangkit melawan kezaliman, dengan adab dan kecerdasan, dengan ilmu, dan tanpa rasa takut demi memperjuangkan kemaslahatan umat manusia
Maka ia sedang memperjuangkan kembali ruh perjuangan mulia para sahabiyah di masa lalu.
(Ucapan seseorang di youtube)
ILMU NOL
Pada akhirnya, manusia akan sampai pada satu kesadaran, bahwa dirinya terbatas.
Ilmu, tenaga, pengaruh, jaringan, bahkan kemampuannya melawan ketidakadilan memiliki batas.
Namun keterbatasan bukan alasan untuk berhenti.
Saya tetap berikhtiar, berkata benar menurut pengetahuan saya, bekerja, berdoa, dan bertahan.
Dan terus berjuang.
Saya tidak perlu menjadi lebih besar daripada lawan saya. Saya hanya perlu melakukan apa yang mampu saya lakukan dengan sebaik-baiknya.
Jika di hadapan saya berdiri kekuatan besar, dengan kekayaan, kekuasaan, jaringan, dan pengaruh, saya tidak akan mengukurnya dengan kekuatan saya.
Karena saya tahu:
kekuatan saya terbatas.
Tetapi,
Kekuasaan Allah tidak terbatas.
Maka setelah seluruh ikhtiar dilakukan, saya memilih sampai pada titik nol.
Bukan menyerah kepada manusia, kekuasaan, atau ketakutan.
Tetapi menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Azza wa Jalla.
Saya menyebutnya:
ILMU PASRAH.
ILMU NOL.
ILMU KOSONG.
Ketika merasa tidak memiliki apa-apa, saya belajar bahwa memang tidak pernah memiliki apa-apa.
Ilmu, kekuatan, kehidupan, dan kemenangan adalah milik-Nya.
Saya hanya menjalankan amanah sebagai manusia.
Setelah itu,
saya serahkan semuanya kepada Allah.
Saat ini,
Saya telah sampai pada titik keberanian yang paling sunyi:
Saya tidak takut apa pun.
Karena semua yang terjadi adalah atas kehendak Allah.
Biarlah Allah membuka jalan yang tidak saya lihat, menggerakkan hati yang tidak mampu saya gerakkan, menghentikan tangan yang tidak mampu saya hentikan, dan menghadirkan pertolongan dari arah yang tidak pernah saya duga.
Ketika benar-benar sampai pada titik nol, saya tidak lagi bertanya:
"Seberapa kuat saya?"
Saya hanya bertanya:
"Apakah Allah bersama saya? "
Jawabannya:
YA.
Sepenuhnya.
Saya pasrah.
Saya berserah.
Saya tawakal.
Saya kembali menjadi nol,
agar kesombongan tentang kemampuan diri lenyap,
dan yang tersisa hanya:
ALLAH.
Hasbunallahu wa ni'mal wakil.
Nikmal maula wanikman nashiir.
Allah cukup bagi kami, dan Dia sebaik-baik tempat berserah.
🚨 *WEBINAR KONTROVERSI VAKSIN*
🚨 *Membaca Ulang Kontroversi Vaksin: Apa yang Sebenarnya Terjadi?*
Mengapa vaksin selalu menjadi topik yang kontroversial?
Kita akan membahasnya langsung bersama penulis/narasumber, *dr. Tifauzia Tyassuma, M. SC*, dengan penjelasan tambahan yang membantu memahami konteks, data, perdebatan ilmiah, serta berbagai pertanyaan yang sering muncul di masyarakat.
🎙️ *WEBINAR KONTROVERSI VAKSIN*
📅 Minggu, 20 September 2026
⏰ 10.00–13.30 WIB
📚 Membaca buku memberi kita informasi.
Diskusi memberi kita konteks.
Dan berpikir kritis membantu kita mengambil kesimpulan dengan lebih bijak.
Hubungi : 081380700399 *ASTI*
510 hari.
Sejak 30 April 2025, saya mengumpulkan, membaca, meneliti, dan menganalisis ratusan video, ratusan artikel, kesaksian para saksi hidup, ribuan data, serta jejak digital yang tersebar di media dan media sosial.
Semua menjadi barang bukti yang saya daftarkan di persidangan.
Yang terbentuk bukan sekadar persoalan ijazah S1.
Saya menelusuri seluruh rantai riwayat pendidikan yang menjadi bagian dari narasi publik tentang Joko Widodo: SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Semua yang relevan akan saya bawa melalui mekanisme pembuktian di persidangan, bukan sekadar perdebatan di media sosial.
Dan saya sudah menyiapkan ratusan pertanyaan.
Kini persoalannya sederhana:
8 Oktober 2026.
Jika benar Jokowi akan hadir sebagaimana disampaikan oleh kuasa hukumnya, maka ruang sidang akan menjadi tempat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu di bawah hukum acara dan di hadapan Majelis Hakim.
Pak Jokowi,
Apakah Anda akan benar-benar hadir?
Karena kali ini bukan lagi penjelasan yang biasa anda sampaikan depan rumah.
Atau pernyataan di depan wartawan yang anda undang dalam rumah.
Peristiwa pertemuan saya dan anda:
Dokter Tifa dengan Jokowi,
akan ada di Ruang Sidang.
Dimana saya akan menggunakan HAK saya sepenuhnya sebagai terdakwa untuk bertanya seluas-luasnya dan KEWAJIBAN anda untuk menjawab dengan sejujur-jujurnya.
Ingat.
Di ruang sidang, anda di bawah sumpah.
Belajar dari Imam Khomeini kepada Iran:
Cukup seorang diri untuk menggerakan Rakyat menggempur mantan Penguasa zalim.
Wahai Rakyat Indonesia,
Siapa mau bersama saya, tumbangkan mantan Penguasa yang ingin melanggengkan Dinasti kekuasannya?
Antara Jokowi dan Joko Widodo
(Beathor Suryadi, 2026)
Inilah tokoh yang saya jelaskan pada Konpres pasca sidang pokok perkara ke-2 17 September 2026
Bahwa menurut Beathor Suryadi, ada dua orang Joko Widodo.
Yang satu Jokowi aka Mulyono yang menjadi Presiden.
Satu lagi Joko Widodo yang pernah kuliah di UGM, tetapi hanya sampai Sarjana Muda.
Keduanya beda wajah dengan perbedaan sebesar 92,37% berdasarkan perhitungan Theorema Bayesian yang saya sampaikan pada sidang CLS di Solo 24 Februari 2026 lalu.
Pendapat Beathor Suryadi ini diperkuat oleh penjelasan Mantan Rektor UGM Profesor Sosial Efendi, juga oleh satu Tokoh lagi yaitu dr Zulkifli Ekomei.
InsyaAllah Pak Beathor Suryadi dan dr Zulkifli Ekomei akan hadir di sidang saya selanjutnya menjadi saksi ade charge bagi saya.
Dan mereka akan secara gamblang menjelaskan argumentasi mereka tentang Jokowi dan Joko Widodo.
Bayangkan betapa serunya persidangan nanti. Nantikan selalu Sidang PN Jaktim yang disiarkan secara live streaming.
NEGARA DI SIMPANG ZAMAN
DUNIA PECAH TERBELAH
Kita sedang hidup pada sebuah peralihan zaman.
Sebagian institusi kehilangan kepercayaan.
Teknologi bergerak lebih cepat dari kesadaran.
Kekuasaan berubah bentuk.
Tambang logam langka mengubah arah geopolitik
AI mulai mengubah manusia, pekerjaan, perang, kota, bahkan cara kita memahami realitas.
Di tengah perubahan sebesar itu, perkara yang membawa saya ke ruang pengadilan mungkin pada akhirnya hanyalah sebuah pintu kecil.
Saya masuk melalui pertanyaan sederhana: Di manakah kebenaran?
Tetapi semakin jauh perjalanan ini, pertanyaannya menjadi semakin besar:
Indonesia sedang bergerak ke mana?
Apakah mengikuti laju perubahan dunia, atau berlawanan arah?
Saya tidak tahu seluruh jawabannya.
Saya juga tidak mengaku mampu melihat seluruh gambaran masa depan.
Tetapi saya memilih untuk mencarinya. Membaca arahnya. Memprediksi pergerakannya.
Dengan ilmu.
Dengan bukti.
Dengan keberanian bertanya.
Dan dengan kesadaran bahwa di atas seluruh pengetahuan manusia, selalu ada Allah Yang Maha Mengetahui.
Barangkali tugas sebuah generasi bukan mengetahui persis bagaimana masa depan akan terjadi.
Tugasnya adalah memastikan bahwa ketika masa depan itu datang, bangsanya masih mempunyai akal untuk berpikir, keberanian untuk bertanya, dan jiwa untuk menentukan jalannya sendiri.
Maka perjalanan ini tidak berhenti pada satu ijazah.
Tidak berhenti pada satu orang.
Bahkan tidak berhenti pada satu rezim.
Kita sedang membaca sebuah zaman. Bahkan menetapinya. Menjalaninya tanpa sadar sedang jadi apa kehidupan ini.
Dan mungkin, tanpa banyak suara dan tanpa perlu menobatkan siapa pun sebagai penyelamat, dari pencarian panjang itulah fajar sebuah zaman baru perlahan-lahan mulai terlihat.
Yang harus diawali dengan kekacauan di segala dimensi.
Penjelasan Beathor Suryadi ini sungguh mengerikan jika betul-betul sesuai fakta.
Jadi menurut beliau, ijazah yang digunakan Jokowi untuk mendaftar Wali kota Surakarta tahun 2005, adalah ijazah yang dipalsukan dari Dumatno Budi Utomo, yang lulusan STIKES atau Sekolah Tinggi Ekonomi Surakarta.
Karena itu gelar yang dipakai waktu itu adalah Drs.
Lalu jika kita hubungkan dengan hasil. Penelitian Bonatua Silalahi, bahwa KPU Surakarta, telah membakar dokumen pemilihan Walikota Surakarta tahun 2005
Sementara data KPU DKI Jakarta tahun 2012, KPU Pusat tahun 2014 dan 2019, Joko Widodo mendaftar Gubernur dan Presiden, menggunakan Fotokopi Ijazah dari Fakultas Kehutanan UGM, dengan gelar Ir.
InsyaAllah semua teka-teki siluman Ijazah ini akan kita bongkar dan blender habis pada Sidang Pokok Perkara dr Tifa setiap Kamis di PN Jakarta Timur.
Dumatno Budi Utomo ada di daftar Saksi.
Bonatua Silalahi ada di Daftar Ahli.
Beathor Suryadi sudah bersedia juga hadir sebagai Saksi Fakta.
Semangat blender 👍👍👍
Film tentang Ferdy Sambo dengan judul "Skenario Sang Jendral" sudah tayang di Netflix.
Tak akan heran jika dalam beberapa waktu ke depan akan tayang di Nitflix film tentang Ijazah Jokowi dengan peran utama pastinya dr Tifa dan Roy Suryo, dua orang Akademisi, Peneliti, dan Intelektual Publik yang harus dikriminalisasi karena berusaha mengungkap skandal politik yang akan jadi salah satu sejarah hitam paling memalukan di dunia.
Mas @KRMTRoySuryo2 dan saya sepertinya tinggal tunggu tawaran Producer sebentar lagi.
Dengar-dengar sudah ada yang menulis skenarionya berdasarkan buku kami Jokowi's White Paper (JWP) dan buku saya Otak Politik Jokowi (JWP.).
Mantap ya berarti
Jokowi akan mendunia untuk kedua kalinya, setelah menang OCCRP
Netizen: "Dokter Tifa memang mau main filmnya? "
Bentar. Jangan buru-buru.
Tunggu saya turun berat badan 12 kg dulu ya biar cantikan.
Seperti saya sampaikan bertahun-tahun lalu bahwa mereka merencanakan HILANGNYA 5 Pilar Kehidupan Manusia, yaitu
Hilangnya
1. Agama
2. Keluarga
3. Gender
4. Anak
5. Negara
Dan musuh paling berat dan paling besar adalah ISLAM.
Karena Islam adalah agama paling komprehensif dalam menjaga eksistensi Agama, Keluarga, Gender, Keturunan, dan Negara.
Semua diatur secara terinci dan presisi dalam Kitab Al Quran yang dijaga kemurniannya oleh Allah sendiri sejak 1,500 tahun lalu hingga akhir zaman.