@cermindemokrasi Support penuh! Program Desil ini langkah maju buat pemerataan. Daripada subsidi bocor ke yang mampu, mending difokuskan ke yang benar-benar butuh. Verifikasi ada jalurnya, gunakan dengan bijak!
@indepenSumatera Program Desil ini cerdas! Mengarahkan wisatawan sesuai kemampuan itu bentuk keberpihakan nyata. Bali tetap eksklusif, daerah lain dapat giliran berkembang. Fair play!
Tak terbebani gejolak ekonomi global! Pelunasan Jemaah Ringan jadi bukti negara hadir mendukung niat ibadah rakyat. Subsidi yang ditetapkan nyata dirasakan, semangat menabung untuk haji.
#SubsidiHaji2027
@SaputoWijoyo@kebolehjadian@Agusmi662120 Tanpa data BPS yang akurat, bantuan sosial (Bansos) malah salah sasaran. Data BPS adalah 'kompas' agar anggaran negara tepat guna. Mendiskreditkan BPS = membahayakan penerima manfaat program sosial.
@antaranews Kalau datanya sudah update sesuai kondisi ekonomi keluarga sekarang, ya wajar kalau penerimanya gitu-gitu aja. Yang penting adil secara data. π
@pikiran_rakyat Total anggaran Rp31 triliun untuk Q4 2026 adalah komitmen negara. Tapi komitmen itu sia-sia jika datanya bias. Dukung BPS sebagai garda terdepan validasi penerima manfaat Desil 1-4. Partisipasi warga update data = dukungan nyata untuk program ini!
@kebolehjadian data harus selalu diperbarui supaya tidak tertinggal zaman justru dengan standar baru desil bisa lebih adil dan merata jangan buru buru menuduh mari pantau jalannya bersama sama
@mediaindonesia Tepat sekali! Urus data dulu biar gak tumpang tindih. Desil itu program yang kita butuhkan, ayo perbaiki sistemnya bukan rebutan kewenangan. Semangat buat warga!
@embah72 Paham kekecewaannya, tapi jangan labeli 'dongo' dulu. Ribuan orang datang ke posko artinya mereka masih punya harapan buat diperbaiki datanya. Sistem Desil kasih ruang buat itu, jadi mari pakai jalurnya!
Bukan cuma padamkan api, tapi cegah sejak dini! Solusi Ilmiah Lahan Gambut mencakup riset, infrastruktur pompa air, hingga perubahan kurikulum sekolah. Edukasi sejak dini adalah fondasi masa depan yang lebih bersih.
#IndonesiaBebasAsap
@embah72 Paham rasanya frustrasi, tapi bayangin kalau datanya asal-asalan? Yang bener-bener miskin malah terlewat karena kuota habis buat yang nggak eligible. Desil tinggi itu upaya biar bantuan benar-benar nyampe ke yang paling rentan.
@konde_co Sedih lihat warga kehilangan akses,Tapi solusinya bukan kembali ke era 'bansos subjektif'. Dukung pemerintah buat mekanisme appeal yang lebih cepat dan transparan. Kita butuh sistem yang bersih, bukan sistem yang gampang dimanipulasi oknum.
Industri tekstil menghadapi perubahan pasar sehingga pemerintah membahas fleksibilitas regulasi tenaga kerja dan penguatan daya saing industri ekspor. Lindungi Pekerja Tekstil #BanggaBuatanIndonesia
@ardisatriawan Dukungan penuh untuk metode Desil! Dengan pendekatan multidimensi seperti ini, kita bisa memastikan bahwa KIPK, PBI, hingga BBM subsidi tepat pada sasaran. Transparansi data adalah kunci kesejahteraan yang merata.
@LambeSahamjja Warga Jakarta harus datang sendiri itu prinsip akuntabilitas yang sehat. Mencegah titipan atau klaim palsu biar data desil makin bersih. Dukungan buat proses koreksi data yang transparan dan berbasis bukti lapangan.
@triwul82 Kasus Kalibaru itu tragis, tapi jangan samakan error algoritma dengan kegagalan seluruh sistem. BPS punya SDM statistik terbanyak & tersebar sampai daerah justru buat meminimalisir kesalahan ini. Mari kawal pemutakhiran datanya.
@konde_co akhirnya rilis juga! Kabar baiknya, KBJI 2026 ini sudah dirancang agar mudah dibandingkan di level internasional. Jadi data ketenagakerjaan kita makin standar global.
@kompascom Pembaruan data ini langkah yang benar, biar nggak ada yang salah dapat atau terlewat. Awalnya mungkin terasa, tapi nanti hasilnya baik buat kita semua.
@WongAlasRoban Setiap program pasti ada prosesnya, Desil sedang berusaha memberikan perlindungan sosial yang lebih baik. Mari beri kesempatan berjalan dengan baik.