@mhdarieff_ Seperti halnya berbagi cerita dengan orang lain, ketika kita gk tahu apa mereka bisa mengerti & memahami kita. Karna di posisi yg seperti ini, orang hanya bisa menghakimi & Memperbandika, tanpa perduli bahwa kita butuh dukungan bukan omongan. Kita lagi di fase gk baik-baik saja.
@mhdarieff_ Seperti halnya berbagi cerita dengan orang lain, ketika kita gk tahu apa mereka bisa mengerti & memahami kita. Karna di posisi yg seperti ini, orang hanya bisa menghakimi & Memperbandika, tanpa perduli bahwa kita butuh dukungan bukan omongan. Kita lagi di fase gk baik-baik saja.
@pol_fak Atur saja Tuhan gimana baiknya, karena selepas aku mendahului aku gagal. Memang benar manusia tidak ada putusnya menuntut, tanpa bisa berterimakasih apa yg sudah diberikan.
@yaelahgalauuu Bener banget,orang itu punya cara masing² untuk menyampaikan perasaannya. Jadi jangan gara-gara omongan lo membuat bahagia yg dia dapet ancur gitu aja. Lagi pula selagi gk ngerugiin lo ya udah.
@dsuperboy Nyatanya semua manusia itu selalu egois. Entah untuk kebaikan ataupun sebuah kesalahan. Apapun keputusan yg mampu membuatmu nyaman,itulah yg harus di utamakan. Percuma ketika selalu menyalahkan kesalahan orang lain. tapi kita tidak tahu,keadaan lah yg memaksa dia seperti itu.
@radenrauf Mukin sampai rasanya sedikit menghilang. higa tidak perlu memberi jarak, karna aku sudah berhenti untuk berlari mengejar. Saat aku tahu, bahwa ada orang lain yg sedang kau kejar. Tak mengapa, Setidaknya bersamamu adalah momen yg mendebarkan, walaupun tidak bisa aku dapatkan.
@dsuperboy Nyatanya semua manusia itu selalu egois. Entah untuk kebaikan ataupun sebuah kesalahan. Apapun keputusan yg mampu membuatmu nyaman,itulah yg harus di utamakan. Percuma ketika selalu menyalahkan kesalahan orang lain. tapi kita tidak tahu,keadaan lah yg memaksa dia seperti itu.
@radenrauf Dewasaku mengajarkan tidak semua hal akan menjadi kenyataan.Kadang kita memang butuh menyerah,menyudahi semua perjalanan & perjuangan untuk sedikit menarik napas perlahan. Untuk kembali mengerti,bahwa semuanya akan baik²saja.ketika kita memilih menyimpan segalanya sendirian.
@dsuperboy Pulanglah, dengan harapan yg mungkin bisa terwujudkan dengan cara melupakan. Berharap baik-baik saja pun percuma, karna nyatanya rasa nyaman pun sudah tak ada. Dan bertahan untuk hal-hal yg sudah berakhir itu sangat melelahkan. Pergilah, temukan bahagiamu yg lain.
@dsuperboy Seperti kataku dulu,mau sebaik apapun aku.kalau sudah tidak dihargai lagi maaf jika aku berubah.Bukan salah ku,jika akhirnya aku memilih pergi.tapi kesempatan & waktu yg menuntut untuk kita sama²usai.jika nanti kita bertemu lagi,berikan satu alasan agar aku tidak lagi membencimu.
@gesangnurh Nanti ada dimana aku berhenti peduli. sekarang aku masih menangisimu. mungkin masih kaget tiba²rumah yg aku jaga hilang.karna bisa²nya jatuh dlm hati yg jelas²tidak mau untuk dijatuhi. Tapi makasih,sudah membuat aku bahagia,walaupun kini membuatku menjadi manusia setengah gila.
@ryanandrn_ Aku tidk suka menjadi dewasa,aku ingin menjadi gadis kecil yg selalu dimanja.Aku rindu rumah yg selalu ramai akan tawa,bukan airmata.tapi sekarang tidk ada lagi pelukan hangatmu & kata² penyemangat ketika aku lelah.mereka pergi ketika aku belum siap untuk didewakan oleh keadaan.
@dsuperboy Ada dimana kalimat'saya Terima nikahnya dan sah' tidak akan mampu merubah seseorang yg selingkuh menjadi setia, yg kasar menjadi lembut, dan yg tidak bertanggung jawab menjadi pribadi yg bertanggung jawab. Jangan mengira dengan menikah bisa merubah semua. Tidak semudah itu.
@dinulfadli_ Tapi ada kalanya dimana kita merasa tak bisa sehebat mereka, yang bisa kuat karena dukung orang tua. Sedangkan di posisi ini, tidak ada yg bisa mendukung selain diri sendiri. Rasanya tidak adil tapi tetap ingin menjadi yg berbaik buat diri sendiri.