@status_is_down Disuruh masuk link, ya udh jelas itu penipu. Memang bangke lah, maluuuu anjing. Untung dibilangnya "nanti saya share link" terus disuruh klik. Ya ditolak lah, tiba2 dimatikan.
@status_is_down Ada pihak yang mengataskanamakan gopay, dgn membuat akun gopay seolah2 resmi tapi pengikut baru sedikit, dia mencantumkan nomor di komentar. Aku sampai malu, anjing lah. Tanpa melihat akunnya aku minta norek si pengirim, ehhhh malah penelpon minta kode verifikasi atau share link.
@tanyakanrl Sok sok peduli hutan ujung2nya dikasih ke Agrinas. Lahan masyarakat diganggu padahal udh lama bertempat bahkan jauh sebelum kawasan itu ditetapkan. Ehhh lahan korporasi dibiarkan melenggang bebas.
@tehnit4 Pemerintah harus bertanggung jawab atas hal ini. Siapa yang tidak marah tiba tiba lahan yang dikelolah selama belasan bahkan puluhan tahun tiba tiba diklaim TNTN. Loh... kapan tata batasnya kapan pentapannya. Anehnya lagi satgaa pkh menindak hanya dgn modal SK penunjukan π€£.
@tehnit4 Coba cek diakun yang mbak retweet itu. Ngeri komentarnya. Tapi dgn segala hormat dan maaf tidak bermaksud menuduh anda rasis melainkan salah sasaran.
@tehnit4 Maaf ya mbak, permasalahan TNTN ini sering berbau rasis salah satu contohnya dibawah ini dan ada banyak contoh lagi. Untuk itu saya akui salah sasaran, maka saya hapus. Jadi mohon counter komentar saya yg diatas. Soalnya gak ada yang komen dari tadi, biasalah... namanya jg fakta.
@Oceanfav_@kemenhut_ri@RajaJuliAntoni Ya karena keberadaan satgas disitu bisa dinilai ilegal, mangkanya warga marah. Coba perbanyak lagi ya mencari infonya. Jgn asal comot video org terus dishare lalu membuat kata kata seolah olah masyarakat yang salah π€£.
Alhasil gajah dan masyarakat diadu domba, masyarakat dijadikan kambing hitam sementara itu Gajah dijadikan senjata pembelaan. Disatu sisi para korporasi melenggang bebas membabat hutan indonesia dan Riau membabi butan sampai jutaan hektar. Haduhhhhhh.
@tehnit4 Ketahuilah saudara2 ku sebangsa dan setanah air.... kementerian kehutanan itu sendirilah yang merusak hutan itu sendiri dengan mengobral izin izin kepada korporasi dan mengabaikan hak hak masyarakat.
@tehnit4 Alhasil gajah dan masyarakat diadu domba, masyarakat dijadikan kambing hitam sementara itu Gajah dijadikan senjata pembelaan. Disatu sisi para korporasi melenggang bebas membabat hutan indonesia dan Riau membabi butan sampai jutaan hektar. Haduhhhhhh.