Fella travelling in a limousine and flying off to Russia in a private plane when his citizens and neighbours are suffering from the haze 💀💀💀 Zero sense of shame 🤡
Story CAN Borneo hari ini 🥹
Yang tersisa dari karhutla di Berau Barat, Kalimantan Timur.
2 ekor anak burung ini selain kehilangan rumah & stok pangan, juga kehilangan induknya.
inilah yang dimaksud kalo kebakaran dilahan gambut itu susah ilangnya.
kenapa? karna walau diatas keliatan udah padam tapi dibawah tanah sumber apinya masih menyala.
tapi malah ada yang ngide mau nyiram pake cairan tepung??
TIDAK SEPARAH DI MEDIA SOSIAL KATANYA!!!
Sampai hari ini kebakaran hutan masih terjadi. Mohon doanya agar di kalteng segera turun hujan 🥺
📍 Pangkalan bun, Kalimantan Tengah
#PrayforKalimantan#ALLEYESONINDONESIA
please don’t stop speaking about Indonesia guys! NTT masih dihantam gempa susulan, Kalimantan tercekik asap, Sumut menghadapi erupsi, dan rakyat yang turun ke jalan justru dibalas represi
This is not scene of warzone in Ukraine or genocide in Gaza. This is the scene of reported 300 islamic boarding students got food poisoning from Prabowo's proud main program of MBG
The worst part is he doesn't care. This is why if some old fart running for president, ignore
INTERNATIONAL MEDIA, can you see this and make an article about it??
Firefighters attempted to put out the fire, but the hose used to extinguish the flames had been cut
do u guys know that students affected by the smoke still had to go to school because they didn’t want to stop the “free” meal program (MBG) amid a major corruption scandal 😇
And in that time we managed to completely destroy the most biodiverse tropical rainforest known in the universe. 🌳🪓
Species gone forever, large mammals and birds now on a forever decline. Just so depressing! 😭
depan rumah bgt, padahal udah terang jam setengah 7 tapi kabutnya sumpah sampe masuk rumah. bayangin jam 5 pagi udah bau asap di kamar😭 btw kata orang yg habis dari jalan raya, disana lebih parah. gak kebayang org yg pergi pagi-pagi beneran gak keliatan apapun
TURUT BERDUKA CITA
Kita kembali kehilangan sesama warga.
Bambang Setiyawan (59), warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, meninggal dunia setelah mengalami kekerasan di tengah kericuhan tadi malam.
Bambang bukan bagian dari aksi. Ia adalah warga yang keluar rumah dan tidak pernah kembali.
Keluarganya bahkan mengetahui kabar kepergiannya setelah sang anak mengenali Bambang dalam video yang beredar di media sosial.
Kami berduka..
Kami marah..
Kami mendesak penyelidikan dilakukan hingga tuntas dan transparan..
Siapa pun yang melakukan kekerasan hingga merenggut nyawa Bambang, harus bertanggung jawab.
Tidak boleh ada impunitas.
Nyawa warga bukan harga yang pantas dibayar untuk sebuah kericuhan.
Untuk keluarga Bambang,
duka kami yang paling dalam..