Orang besar yg namanya harum ditulis sejarah telah lama mati
Nabi-nabi juga mati
Orang-orang sakti berakhir mati
Lantas jika kau dan aku mati hari ini..
Apa yg membuatmu berpikir
semesta akan peduli ?
Usai Maghrib yg landai di beranda mushola pesantren
"Pak Kyai, saya tak pernah meninggalkan sholat dan selalu tepat waktu..kenapa selalu kalah dalam mencari dunia ya ?" tanya santri
Kyai tersenyum lebar..
"Kau lupa, nabi itu wafat dan baju besinya masih tergadai ?" ujar kyai
Aku masih memikirkan dialog dengan Kyai usai shubuh tadi..
"Tanda jika kita masih hamba amatiran itu kalo mendapatkan sesuatu senangnya bukan main, dan kalo kehilangan sesuatu mengeluh berkepanjangan.."Jawabnya usai ku tanya apa tanda iman meningkat setelah ibadah bulan puasa..
"Apa bedanya ?"
"Hakekat ilmu itu adalah pengetahuan yg telah teruji.."
"Kalo kau masih mudah dibeli, mudah membenci, sombong, sementara pengetahuan agamamu banyak maka apa bedanya dirimu dengan orang bodoh..?" lanjutnya
"Apa yg harus kulakukan?"
"Jangan jadi orang bodoh..!"
"Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan ulama, sehingga di akhir zaman manusia mengambil orang bodoh sebagai rujukannya.." ujar kawanku yg alim
"Tapi bukankah ilmu semakin mudah dicari? Kau bisa temukan dalil apapun lengkap di internet ?"
"Itu Pengetahuan bukan ilmu kawan.."
"Bukan hujjah benar salah yg membuatmu kuat berpegang teguh pada sesuatu.." ujar mas guru
"Lantas apa gunanya ilmu ?"tanyaku
" Ilmu itu pijakan awal memilih tujuan.."
Beliau menghela nafas
"Kedengaran klise, tapi cinta dan keyakinan akan membuatmu bertahan sampai di akhir.."
"Aku sering melihat Kyai ndonga sambil nangis.."
"Itu bukan nangis minta' rizki, atau jodoh.."jawabnya tertawa
"Nangisku itu nangisi dosa hati yg terbersit tanpa sadar, lupa syukur,sombong.."
"Lha kalo kamu tiap hari minta apa yg belum saatnya diberi,kok sudah bilang syukur ?"
Aku terlalu jauh mengaji pada matahari
sementara orang alim terlalu tinggi ku pahami
Tetap saja ku tak pantas "semauku"
Bukankah Pemilik Hidup meminta berusaha "semampumu" ?
dan aku masih malas menaikkan "kemampuanku"
Tidakkah hidup lebih sederhana jika tanpa drama ?
Masa kanak-kanak yg indah adalah tabungan kebahagiaan yg akan dia buka saat melalui masa kelamnya
Jika masa kecilmu penuh ketakutan dan trauma yg akan tumbuh adalah amarah
Maukah kuajarkan membuat tabungan kebahagiaan, yg membuat tersingkir kerapuhan?
Bersyukur..itu saja
"Kehilangan cahaya katamu, bukankah kau bisa nyalakan suluh dan lampu ?" tanyaku pada anak senja
"Sekali lagi ini tentang rasa kawan.."
"Bukankah semua bisa dijelaskan dengan logika ?"
"Baik, jelaskan tentang rasa pahit dan manis dengan logikamu pada orang tanpa lidah..!"
Kita janji ketemu saat senja
dan dua cangkir kopi yg terus mendingin
tanpa canda
tanpa bicara
setengah jam
setelah setahun tak saling berkabar
Terasa cukup
Ku ulurkan jabat tangan, tak ada "sampai jumpa"..
Kita berjanji tak lagi saling mencari
Kita sepakat tak bertemu lagi
Kau bisa menyalakan pikiran ketika suntuk dan miskin antusiasme dengan meminjamnya dari orang-orang baik di luar sana..
Letakkan masalahmu, tak perlu kau usung setiap waktu..
https://t.co/McpADzoAha
Amargo kuota entek youtube an gak iso
Aku ngancani simbah nonton tipi..
"Wong iki korupsi nganti 8 triliun.." Jare simbah
"Joni plat G iku wong endi to mbah?" Aku takon
"Koyone wong Tegal.."
"Kok weruh..?"
"Lha iku lho plat'e G.."
"Iyo ya..nek Plat B Jakarta, ngono to ?"
apakah engkau lupa?
aroma sate kere itu masih sama, seperti saat engkau turun dari kereta di stasiun tugu yogyakarta
dan aku masih mendengar derai tawa swaramu, seperti dulu
meski aku lalu terpaku,
sadar, itu sekian tahun lalu
#CelahAwan
Berjanjilah di pagi ini
Kau tak akan lagi mempermalukan diri
Kau tak akan cengeng bergantung pada selain dirimu sendiri
Kau boleh terlihat konyol
Tapi tidak untuk menyerah
Biarkan manusia tertawa
Teruslah bangkit saat jatuh
Terus mencoba hingga kau temukan cara sempurna
"Guru" yg membimbingmu menemukan seluruh potensi yg kau miliki
untuk menemukan jati diri
"Guru" yg tidak memintamu menjadi seperti dirinya
"Guru" yg tidak meminta imbalan apapun darimu
Jangan mengeluh karena tak ada yg peduli pada keluhanmu
Jangan bersedih sebab orang tak butuh orang cengeng
Jangan menyerah karena tak ada kemenangan cuma-cuma..