#intinyadeh pelaku yg ngeroyok Bambang Setiawan hingga tewas dan Fatur saat demo 27 Agustus 2026 diduga kuat bukan massa GRIB, tp polisi.
Hasil investigasi kolaborasi dr https://t.co/528plgjHBa, BBC Indonesia, & Project Multatuli ungkap bbrp temuan dr video2 & kesaksian:
(1/5)
“BAWA! BAWA! SERET!”
Bambang Setiawan, 59 tahun, pedagang cermin, ditarik dan diseret sekelompok orang berpakaian hitam sebelum dikeroyok hingga tewas di Pejompongan pada malam 27 Agustus 2026. Siapa orang-orang di baliknya?
Penelusuran -Suara.com, Project Multatuli, dan BBC News Indonesia menelusuri rekaman, pakaian, aksesori, pergerakan, hingga jejak orang-orang yang berada di sekitar lokasi. Temuannya mengarah pada dugaan adanya keterkaitan aparat.
Jejak selengkapnya ada dalam laporan investigasi “Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin Saat Demo 27 Agustus 2026” di -Suara.com.
Jadikan @suaradotcom sumber berita:
Klik https://t.co/Q6CsR9GSL6 & centang sebagai referensi pilihan. Yuk bagikan konten ini.
“Kalau saja awak kapal tekan alarm bahaya, kami penumpang bisa tahu. Tapi tidak ada informasi sama sekali,” kata Siprianus Antonius, seorang penumpang yang selamat dari kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. https://t.co/xUfj6Luod7
Five baby orangutans have been rescued from a forest area in Balasore, Odisha, after their unexpected appearance raised questions about how they reached India. The young apes were spotted near Badapai village in the Bhograi area at around 6 am on September 8.
Forest officials later rescued all five animals. Four are reportedly healthy. Veterinary doctors are examining and treating them, while officials are investigating their origin.
SAINS MEMBUKTIKAN: ERUPSI GUNUNG API MURNI DINAMIKA TEKTONIK BUMI, BUKAN REKAYASA TEKNOLOGI
Dr. DARYONO, anggota IABI
Tudingan bhw fenomena erupsi beberapa gunung api di Indonesia disebabkan oleh rekayasa teknologi atau senjata konspirasi sama sekali tidak masuk akal secara ilmu kebumian. Dalam terminologi geologi, tektonik, dan geofisika, erupsi gunung api merupakan pelepasan energi endogenik bumi berskala sangat masif yang mustahil disimulasi, dibangkitkan, atau dikendalikan oleh teknologi buatan manusia mana pun.
Energi yg dibutuhkan utk memicu erupsi berasal dari dinamika mantel bumi PADA KEDALAMAN PULUHAN HINGGA RATUSAN KILOMETER di bawah permukaan.
Erupsi tjd ketika magma naik AKIBAT GAYA APUNG karena densitasnya yang lebih rendah dibandingkan batuan sekitar, disertai penumpukan tekanan gas seperti uap air, karbon dioksida, dan sulfur dioksida.
Tekanan di kantong magma ini mencapai ratusan MegaPascal, sehingga TIDAK ADA TEKNOLOGI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK MAUPUN LEDAKAN BUATAN MANUSIA YANG SANGGUP menembus kedalaman kerak bumi untuk mengubah tekanan fluida silikat tersebut secara sengaja.
Kondisi geografis Indonesia yang berada di jalur Cincin Api atau Ring of Fire juga menjelaskan mengapa aktivitas vulkanik terjadi secara intensif dan kerap beruntun. INDONESIA MERUPAKAN TEMPAT BERTEMUNYA BEBERAPA LEMPENG TEKTONIK UTAMA DUNIA, seperti Lempeng Indo-Australia, Eurasia, Pasifik, dan Filipina.
Penunjaman lempeng samudra ke bawah lempeng benua membawa air dan sedimen basah ke kedalaman mantel, memicu pelelehan batuan mantel, dan MENGHASILKAN SUPLAI MAGMA SECARA TERUS-MENERUS SELAMA JUTAAN TAHUN.
Ketika aktivitas tektonik regional meningkat atau TERJADI PENYESUAIAN TEGANGAN DI KERAK BUMI PASCA-GEMPA BESAR, beberapa gunung api yang kantong magmanya sudah dalam kondisi kritis dapat terpicu secara hampir bersamaan.
Fenomena ini merupakan REKAYASA ALAMIAH BERUPA RESPONS BERANTAI TEKTONIK, bukan akibat intervensi lokal oleh pihak tertentu.
Bukti ilmiah lainnya terlihat dari ADANYA SINYAL PREKURSOR GEOFISIKA YANG SELALU MENDAHULUI SETIAP PERISTIWA ERUPSI.
Erupsi TIDAK PERNAH TERJADI SECARA MENDADAK MELALUI TOMBOL KENDALI OTOMATIS, melainkan diawali oleh rekaman seismisitas berupa gempa vulkanik dalam dan dangkal serta tremor akibat rekahan batuan saat magma bergerak naik. Proses geologi yang cukup lama, tidak seperti membalik tangan.
Selain itu, INSTRUMEN GEODESI PRESISI SEPERTI GPS DAN SENSOR TILTMETER MENCATAT ADANYA DEFORMASI ATAU PEMBENGKAKAN TUBUH GUNUNG API JAUH SEBELUM LETUSAN TERJADI, disertai dengan perubahan rasio konsentrasi gas kimia dan peningkatan suhu.
Seluruh proses akumulasi massa dan energi ini MEMBUTUHKAN WAKTU BULANAN HINGGA TAHUNAN di dalam kerak bumi dan terekam secara transparan oleh instrumen geofisika global, sehingga terbukti murni sebagai siklus konveksi alamiah.
Dilihat dari batuan hukum fisika, lapisan batuan padat setebal puluhan kilometer bersifat meredam gelombang elektromagnetik pada jarak yang sangat pendek, sehingga SINYAL BUATAN MANUSIA TIDAK MEMILIKI MEKANISME INTERAKSI FISIK UNTUK MENGGERAKKAN MAGMA di kedalaman.
Manusia TIDAK MEMILIKI SUMBER ENERGI YANG CUKUP BESAR untuk merekayasa pergerakan jutaan meter kubik magma bersuhu hingga 1200 derajat Celsius.
Narasi yang mengaitkan erupsi beruntun dengan rekayasa teknologi merupakan bentuk disinformasi yang MENGABAIKAN SAINS DASAR, mengingat aktivitas vulkanik Indonesia adalah keniscayaan dinamis dari geologi bumi yang terus bergerak.***
NASA melalui Earth Observatory merilis citra satelit Aqua bertanggal 1 September 2026 yang menunjukkan kabut asap tebal menutupi sebagian wilayah Indonesia dan Malaysia.
Potret Pilu Satwa Liar saat Karhutla Kalimantan Berbagai satwa liar di alam turut menjadi korban dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan.
Mereka kehilangan rumah, induk, dan bahkan tak selamat dari kebakaran. Salah satunya terlihat trenggiling yang berjalan di atas aspal, ketika terjadi karhutla di Berau Barat, Kalimantan Timur. Ia tampak kehilangan rumah dan sumber pangannya.
Sementara itu, juga terlihat dua ekor burung yang tampak kehilangan induk mereka, di tengah hamparan hutan yang terbakar, dan seekor ular yang tak selamat. Pilunya kondisi satwa liar itu diabadikan oleh @canborneo.id.
Naskah & Editor Video: MI/Fathurrozak
Jangan pakai El Niño atau kemarau sebagai kambing hitam utk kebakaran yg meluas.
Ini bukan cuaca. Ini kegagalan tata kelola. Mayoritas titik panas ada di konsesi perusahaan dan kawasan hidrologi gambut. Bukan di hutan yang “tiba-tiba” terbakar sendiri.
Puluhan tahun hutan dikeruk habis-habisan. Melahirkan para konglomerat terkaya di negeri ini. Masyarakatnya yang disuruh menghirup racun saat kebakaran, dan menanggung banjir saat penghujan. Ini bukan bencana alam. Ini ekosida yang dilindungi negara.
https://t.co/YaMOg2gvQZ
awalnya mikir penanganan bencana di Aceh buruk gara-gara 02 kalah suara di sana
tapi pas liat NTT sama Kalimantan yang merupakan basis pemilihnya juga tetep dianggurin dan gak ditangani maksimal, baru sadar...
ternyata emang cueknya merata tanpa pandang bulu, sampe gak bisa berkata-kata lagi 💔😭
Karakteristik dari gangguan kepribadian narsistik (atau disebut NPD) adalah perasaan berlebihan terhadap diri sendiri, kebutuhan untuk penyanjungan, dan kurangnya pemahaman perasaan orang lain.
Malas kibarin bendera di momen kemerdekaan ini? Malas ikuti rangkaian lomba-lomba dan perayaannya?
Ternyata, perasaan "males ngerayain" ini ada penjelasan ilmiahnya.
Immanuel Badii. Ia duduk di barisan belakang menyaksikan upacara di parkiran bandara lama. Saat merah putih dikibarkan, ia spontan berdiri dengan gerak patah-patah, dan memberi hormat pada saat benderia dikibarkan.
#Papua#HUTRI81#Nabire
The horrors unfolding in Qusra reflect the relentless escalation of coordinated and strategic settler terror, enabled, backed and funded by the State of Israel, with the aim of displacing Palestinians across the occupied West Bank.
https://t.co/BT2LmDwzB0