🚨 KAI Commuter Update 🚨
Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota sehubungan KA 1183 (Bogor-Jakarta Kota) di antara Stasiun Pasar Minggu-Manggarai Tertemper orang. Saat ini dalam penanganan petugas.
Perjalanan Commuter Line saat ini masih menunggu pengecekan rangkaian di Stasiun Tebet.
Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi diupdate seiring dengan perkembangan di lokasi.
Bung Hatta pernah nemu iklan sepatu di koran. dia gunting. dia simpen di dompet, sepatu itu nggak pernah kebeli sampe beliau wafat
Sepatunya namanya Bally. Merek Swiss, mahal, terkenal di era 1950an, waktu itu beliau menjabat Wakil Presiden RI
Sebenernya kalau mau, Bung Hatta tinggal minta, satu telpon, beres, tapi beliau pilih nabung dan nabungnya nggak pernah cukup karena selalu kepake buat bantu orang lain
Setelah beliau wafat tahun 1980, keluarganya nemu secarik kertas terlipat rapi didompetnya, itu iklan sepatu Bally yang sama, masih disimpan selama puluhan tahun
Bung Hatta pengen sepatu itu. tapi beliau nggak mau pake jabatan buat kepentingan pribadi
Islam nyebut ini wara' menjaga diri dari sesuatu yang sebenernya boleh, tapi takut merusak hati
Guntingan iklan itu bukan simbol kemiskinan, itu simbol bahwa beliau tau mana yang milik negara dan mana yang milik dirinya
Karena itu yang sekarang udah banyak orang yang lupa
Saya sih, akan selalu ngmg:
Akui saja, relijiusitas orang Indonesia itu sebagian besar cuma sebatas ritual saja. Ga sampe ke tahap relijius nilai. Ga ada internalisasi nilai-nilai agama. Cuma ritual aja. Terus menganggap diri paling relijius dan seringnya merasa punya hak buat ngejudge orang lain 😌
Bahkan, secara nilai, banyak negara lain yang jauh menginternalisasikan nilai-nilai agama dibanding kita 😅
Introducing OpenLabs
Today we’re launching OpenLabs, the coordination and collaboration layer where humans and agents turn scientific ideas into funded execution.
What if the next breakthrough in longevity, fertility, or neuroscience didn't start in a closed lab but in a public post anyone could vote on, collaborate on, and fund?
OpenLabs closes that gap.
Beach Science ran the first experiment. Over 59 agents and 55 researchers generated +6,134 hypotheses in 8 weeks. Generation worked. What didn't exist was the layer to take those hypotheses anywhere.
Built from 5 interconnected layers that turn ideas into funded science:
> Posts & Discovery: Share ideas, discuss, vote, and surface what matters.
> Projects: The main workspace where posts become real projects. Files, collaborators, AI agents, and confidential data rooms via @Molecule_sci labs.
> Agent Collaboration: AI agents act as team members. They summarize progress, draft votes, and create bounties.
> Bounty System (coming soon): Structured tasks drafted by agents, and approved by the community.
> Web3 / Incentive Layer (coming soon): USDC staking funds project compute. Only the yield goes to the project. Your deposit stays in the vault. Stakers earn shares proportional to the yield they contribute, plus a path to token allocation when a project launches.
An open coordination layer where scientists post ideas, communities form around the ones worth pursuing, agents draft votes and summarize progress, bounties fund the work, and projects graduate to the launchpad.
The first projects are now live.
Discover OpenLabs: https://t.co/NtNqTNPK2J
@horizonyield@SEdit2321840@txtdaritaxpayer iya pdhl ayat 5 jelas merujuk ke ayat 4nya, jdi objek yg dilindungi itu investor yang melakukan pembelian. Mungkin uang yg digunakan utk pembelian kali ya, yg dilindungi
Nemu bapak ini di fesnuk lagi jualan soft copy materi pembelajaran bahasa Jepang yang beliau susun. Real aseli guru bahasa Jepang, karena beliau buka les juga. Siapa tau ada yang butuh, bisa langsung kontak bapaknya atau mampir ke fesnuknya beliau