Pengen peluk semua perempuan yang lagi babak belur nyari jalan hidupnya sendiri.
Yang kalau ada apa-apa, ya mikir sendiri, beresin sendiri, nangis sendiri, terus besoknya kerja lagi. 😭
No backingan, no safety net. Cuma modal “ya Allah, semoga kali ini aku kuat” sambil tetap jalan. 🫂
KANGEN GA SIH RASANYA NAKSIR ORANG BENERAN LIKE HAVING SPARKS ALL OVER YOUR STOMACH WHEN YOU LOOK AT THEM IN REAL LIFE AND SMILE SILLY WITHOUT YOU REALIZE TERUS PUNYA SEMANGAT BUAT MENJALANI HARI KARENA LU BAKAL KETEMU DIA
YA ALLAH, I WISH KETERIMA DI TEMPAT KERJA YANG GREENFLAG DALAM WAKTU DEKAT, JAM KERJA 9-5, CUTI GA DIPERSULIT, SABTU MINGGU LIBUR, GAJI GEDE, KERJAAN SESUAI PASSION, DEKET RUMAH, DAN DAPET ATASAN DAN REKAN YANG BAIK, AAMIIINN....
aku gamau jadi semandiri ini. aku pengen di genggam, pengen di elus kepalanya kalau lagi capek sama dunia, pengen di temenin, di peluk, di tenangin, di dengerin dan di nasehatin.
semoga hal-hal yang sekarang membuatmu menangis, suatu hari hanya menjadi cerita yang kamu ceritakan sambil tersenyum dan berkata, “ternyata aku bisa melewatinya.”
ternyata seru juga ya punya perasaan yg lurus2 aja, kayak kalau dia ga mau sama aku yaudah mungkin emang ga cocok aja. kalau dia ga chat lagi, yaudah gapapa, mungkin emang cuma dipertemukan untuk sekedar menyapa. kalau dia pergi dan memilih yg lain juga it's okay, berarti emang bukan aku tujuannya
Tiba-tiba menghilang itu bukan closure ya. Tapi lack of respect. Jangan nungguin seseorang yang dari awal udah milih dirinya jadi pengecut.
Orang yang beneran ada niat baik nggak akan ninggalin kamu di tengah jalan tanpa kata, dia nggak akan bikin kamu overthinking berhari-hari cuma karena dia males bilang "udah nggak mau". Hilang begitu aja itu bukan cara dewasa. Itu cara orang yang nggak mau tanggung jawab.
Perempuan yang kamu kira gampang dideketin itu aslinya males bales chat, kadang no WhatsApp jarang ada yang di save, tapi kalo menurutmu dia gampang dideketin berarti dia emang mau ngasih kesempatan buat kamu, bukan "gampangan" that's it.
Dunia tidak diciptakan untuk dirimu sendiri. Terbiasalah jika orang lain tidak peduli. Belajar sayangi dirimu sebab orang lain tidak selalu harus membahagiakanmu.