Semakin dewasa semakin kamu sadar bahwa diprioritaskan oleh seseorang itu bukan dikabari 24 jam setiap hari, tapi dikabari saat kapan harus dikabari. Sebab hidup bukan cuma soal bicara denganmu, tapi juga bertarung waktu; menjaring uang dan membangun ruang untuk ditempati bersama
Apa pun yang kamu inginkan. Mulailah melangkah dengan kakimu sendiri. Mulai ayunkan lenganmu sendiri. Jangan menunggu orang lain dulu baru bergerak. Sebab, yang mau itu kamu. Yang butuh itu kamu.
Dulu, kata-kata “Aku sayang kamu” terasa seperti segalanya. Makin dewasa, makin kita sadar bahwa sayang saja tidak cukup untuk membuat sebuah komitmen berhasil. Realitas pahit