PENETAPAN TERSANGKA TOM LEMBONG DIDUGA SARAT POLITIK DAN TEBANG PILIH
Alasan penetapan tersangka oleh Kejaksaan Agung :
1) impor dilakukan saat gula surplus/melebihi kuota dan tdk lewat rapat koordinasi kementerian. Sanggahan : jumlah impor yg diizikan tsb jauh di bawah angka impor 2015-2016. Pelaksanaan impor tidak diperlukan rapat koordinasi
2) impor gula harusnya dilakukan oleh BUMN tapi diberikan ke swasta.
Sanggahan : impor yg harus ke BUMN adalah gula konsumsi, gula rafinasi harus ke Industri.
3) kerugian negara krn harusnya untung dinikmati oleh BUMN.
Sanggahan : Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi bahwa jumlah kerugian negara harus ril, bukan asumsi.
Jika ketiga alasan Kejaksaan tersebut digunakan maka sukit dibantah bahwa penetapan Thom Lembong sebagai tersangka adalah politis dan tebang pilih karena 6 (enam) Mendag selama pemerintahan Jokowi melakukan impor berbagai komoditas jauh lebih besar dari yg dilakukan oleh Thom Lembong dg data sbb :
Mendag Rezim Jokowi
1) Rachmat Gobel (10 bulan, Okt 2014 - Agus 2015)
2) Tom Lembong (11 bulan : Agus 2015 - 27 Juli 2016)
3) Enggartiasto Lukita (15 bulan : Juli 2016 - Okt 2019)
4) Agus Suparmanto (13 bulan, Okt 2019 - Des 2020)
5) Muhammad Luthfi (16 bulan, Des 2020 - Juni 2022)
6) Zulkifli Hasan (28 bulan, Juni 2022 - Oktober 2024)
Volume Impor gula, beras, garam, dan bawang putih selama 2014 - 2024 sbb :
1) Impor gula 2014 -2024 : 44,43 juta ton, dg rincaian :
2014 : 2,93 jt ton, 2015 : 2,88 jt ton, 2016 : 4,75 jt ton, 2017 : 4,48 jt ton,2018 : 5,03 jt ton,2019 : 4,09 jt ton, 2020 : 5,54 jt ton,;2021 : 5,48 jt ton, 2022 : 6,00 jt ton, 2023 : 5,07 jt ton, 2024 : 3,66 jt ton (sd September)
2) Impor beras, 2014-2014 : 13,29 juta ton, dg rincian :
2014 : 0,84 jt ton, 2015 : 0,86 jt ton, 2016 : 1,28 jt ton, 2017 : 0,31 jt ton,2018 : 2,25 jt ton, 2019 : 0,44 jt ton, 2020 : 0,36 jt ton, 2021 : 0,41 jt ton, 2022 : 0,43 jt ton, 2023 : 3,06 jt ton, 2024 : 3,05 jt ton (sampai Agustus)
3) Impor Garam Industri 2014-2014 : 27,56 juta ton, rincian :
2014 : 2,16 jt ton, 2015 : 1,86 jt ton, 2016 : 2,14 jt ton, 2017 : 2,55 jt ton, 2018 : 2,84 jt ton, 2019 : 2,60 jt ton, 2020 : 2,61 jt ton, 2021 : 2,83 jt ton
2022 : 2,76 jt ton, 2023 : 2,81 jt ton, 2024 : 2,40 jt ton
4) Impor Bawang Putih 2014-2024 : 5,64 juta ton, rincian :
2014 : 0,49 jt ton,2015 : 0,48 jt ton, 2016 : 0,44 jt ton, 2017 : 0,55 jt ton
2018 : 0,58 jt ton, 2019 : 0,47 jt ton, 2020 : 0,55 jt ton, 2021 : 0,60 jt ton ,2022 : 0,57 jt ton, 2023 : 0,56 jt ton, 2024 : 0,35 jt ton (sampai September)
Dari data tersebut terlihat bahwa Menteri lain yg melakukan impor jauh lebih besar dibandingkan dg Impor yg dilakukan oleh Tom Lembong.
Masa jabatan Mendag terlama dan Impor terbesar adalah Mendag Zulkifli Hasan
Ini belum termasuk impor komoditas lain yg impornya melalui mekanisme kuota, seperti kedele, daging, bawang putih dll.
Semoga dibawah Pemerintahan Prabowo, Kejaksaan Agung melakukan penegakan hukum secara benar dan murni penegakan hukum
Teman2 semua, terkait penetapan Tom Lembong sebagai tersangka.
Saya bersahabat dengan Tom hampir 20 tahun dan mengenalnya sebagai pribadi berintegritas tinggi. Tom selalu prioritaskan kepentingan publik dan ia juga fokus memperjuangkan kelas menengah Indonesia yang terhimpit.
Tom adalah orang yang lurus dan bukan tipe orang yang suka neko-neko. Karena itu selama karier-panjang di dunia usaha dan karier-singkat di pemerintahan ia disegani, baik lingkup domestik maupun internasional.
Kabar ini amat-amat mengejutkan. Walau begitu kami tahu proses hukum tetap harus dihormati. Kami percaya aparat penegak hukum dan peradilan akan menjalankan proses secara transparan dan adil. Kami juga tetap akan memberikan dukungan moral dan dukungan lain yang dimungkinkan untuk Tom.
Tom, jangan berhenti mencintai Indonesia dan rakyatnya, seperti yang telah dijalani dan dibuktikan selama ini. I still have my trust in Tom, dan doa serta dukungan kami tidak akan putus.
Kami ingin negeri ini membuktikan bahwa yang tertulis di Penjelasan UUD 1945 masih valid yaitu, “Negara Indonesia adalah negara berdasarkan hukum (Rechtsstaat), bukan negara berdasarkan kekuasaan belaka (Machtstaat)."
Bukan takmungkin nanti Anies juga ditangkap. Tapi kalau memang ada kasusnya, ya wajar saja. Yang lucu itu kalau yang jadi tersangka hanya orang-orang di luar kekuasaan. Sementara mereka yang tiap hari makan pancuri di dalam tetap aman.
Itu namanya bengis. Praktik politik najis.
Sejak semalam berusaha mengumpulkan informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Pak Tom Lembong. Ini adalah kali pertama bagi saya, orang yang sering berinteraksi jadi tersangka atas kerugian negara.
Pak Tom yang saya kenal itu orang yang cukup presisi dan teliti. Saya masih percaya kepada pak Tom. Ketika menyusun janji untuk Indonesia maupun untuk Jakarta, beliau cukup telaten.
Saya percaya pada Pak Tom atas semua cerita yang beliau sampai kepada saya, namun proses hukum yang berjalan harus dihormati dan pembuktian harus dilakukan tanpa motif lain di luar penegakkan hukum.
Jika semua kebijakan atas munculnya oportunity lost dari BUMN dianggap korupsi.
Maka para pengambil kebijakan dengan model serupa harus diperiksa. Tentu kalau negaranya adalah Rechtsstaat bukan Machstaat.
Periksa semua kemungkinan korupsi impor gula
Kita berikan dukungan kepada Kejaksaan Agung utk membongkar korupsi impor gula selama ini. Berharap semua pihak yg terlibat permainan impor gula diselidiki - bukan tebang pilih.
Selama pemerintahan Jokowi semua Menteri Perdagangan melakukan impor gula.
Mendag selama rezim Jokowi :
1) Tom Lembong (2015-2016) : impor gula sktr 5 juta ton.
2) Enggartiasto Lukita (2016-2019) : impor gula sktr 15 juta ton
3) Agus Suparmanto (2019-2020) : impor gula sktr 9,5 juta ton
4) Muhammad Luthfi (2020-2022) : impor gula sktr 13 juta ton
5) Zulkifli Hasan (2022-2024) : impor gula sktr 18 juta ton
Semoga semua impor gula tersebut bisa dibongkar jika ada korupsi dan mafianya.
Walaupun Menterinya ganti-ganti, publik paham bhw mafia impor gulanya tetap sama.
Mafia impor gula sebenarnya adalah pemilik modal yg mendanai impor tersebut - perusahaan importir biasanya hanya sekedar pinjam bendera.
Tom Lembong : Ancaman buat Indonesia itu bukan pandemi,bukan virus,bukan bom nuklir tapi PENJILAT..!!
Belum terbukti!!
Lawan pak..
Zulhas,Airlangga,Yaqut,Bahlil
Aman2 wae..😂😂
Negara lucu..
@tubbirfess kl emang iya terbukti yaudah penjarain, tapi yg lain juga dong yg kemaren juga jelas kena kasus. Kita absen dulu adik² ada Airlangga, ada Zulhas, ada Bahlil, ada Bobby, ada Luhut, ada Dito, ada Yaqut, ada Khofifah, ada Kaesang...