Presiden Tua Bangka dan Operasi Intelijen
Di tengah chaos kebijakan Indonesia pasca Pilpres 2024, sosok Prabowo Subianto, yang kini menjabat sebagai presiden, menjadi target utama amarah rakyat karena kebijakannya yang dinilai bertentangan dengan semangat reformasi. Pada usia 73 tahun, Prabowo memimpin negara dengan latar belakang militernya sebagai pelanggar HAM, serta dengan kontroversi yang tidak pernah surut.
Pertemuan Prabowo dengan pemred-pemred melalui wawancara di Hambalang pada 6 April 2025, yang disiarkan oleh beberapa media, salah satunya Narasi Newsroom, menjadi titik balik yang kembali memicu keresahan publik. Dalam wawancara tersebut, Prabowo tampak kehilangan arah, seolah-olah ia kekurangan informasi penting, bahkan untuk isu sekrusial RUU TNI yang sedang mengguncang stabilitas sosial.
Publik pun mulai bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang presiden, yang seharusnya memiliki akses tidak terbatas ke informasi negara, bisa tampil begitu tidak siap? Keresahan ini diperparah oleh fakta bahwa telepon seluler Prabowo selalu dipegang oleh ajudannya, Teddy Indra Wijaya, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kabinet.
Spekulasi liar pun bermunculan, apakah Prabowo sedang menjadi target operasi intelijen yang dirancang untuk "mengunci mati" dan melemahkan posisinya sebagai presiden?
Di balik semua ini, ada benang merah yang mengarah pada dinamika politik yang jauh lebih dalam, melibatkan Joko Widodo Jokowi, rival Prabowo dalam dua Pilpres sebelumnya, yang kini diyakini memiliki pengaruh besar atas kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024. Teddy dulunya adalah orang kepercayaan Jokowi yang kini berada di lingkaran terdekat Prabowo, sehingga memunculkan dugaan bahwa ada operasi intelijen yang sengaja menjadikan Prabowo sebagai boneka politik, sementara agenda Jokowi dan oligarki di belakangnya terus berjalan.
-Sebuah Esai Konspirasi-
Terima Kasih Gus Yaqut
K.H. Yaqut Cholil Qoumas atau dikenal sebagai Gus Yaqut (lahir 4 Januari 1975) adalah Menteri Agama di Kabinet Indonesia Maju sejak 23 Desember 2020 sekaligus Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor sejak 2016.
Hari Kesaktian Pancasila
Hari Kesaktian Pancasila adalah hari nasional di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967.[1] Ini terjadi setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S atau
Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Cilacap Masa Khidmat 2022-2026 resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor di Komplek Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin Kesugihan, Ahad (14/5).
Baca selengkapnya=>
https://t.co/N8VTBoRgoR
Could this be the rally of the year from Zheng/Huang 🇨🇳 and Kusharjanto/Kusumawati 🇮🇩?
Follow live action: https://t.co/TjoFnU4PnB
@HSBC_Sport#BWFWorldTour#AllEngland2023
Terima kasih Kapolda Metro Jaya Bapak Irjend. Pol. Dr. Muhammad Fadil Imron, https://t.co/GcFe20VUB8., yang telah meluangkan waktu menjenguk David di RS Mayapada Kuningan.
Menjamin seluruh proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.
Bedah kekacauan twit ini:
1. Menarik kesimpulan bahwa NU, MU dan ormas lain adl pedoman agama Islam ini adl kesimpulan yg kacau.
2. Berpegang pd Quran Hadist, pertanyaan sederahana, yg menafsirkan, menjelaskan Quran Hadist itu siapa? (Cont ..)
Terima kasih Pak Menko Polhukam Pak @mohmahfudmd yang telah mnyempatkan waktunya untuk menjenguk dan mendo'akan David, bahkan selalu memantau setiap perkembangan kasus David
Suwun Pak🙏