Ini gila sih. Marah betul gue. 😭
Gue kirim KTP pribadi gue ke Indonesia karena keluarga butuh buat ngurus dokumen surat kuasa. Tapi bisa-bisanya malah dikenain pajak impor.
Gue gak mempermasalahkan nominalnya, tapi emang begini cara mainnya? Semua diuangkan? Bahkan dokumen yang INDONESIA sendiri terbitkan?
Padahal pas kirim, gue udah jelas ngisi customs clearance kalau isinya KTP (identity card Indonesia).
Kecewa banget gue sama sistem negara sendiri.
Viral promosi minuman keras dengan menggunakan tantangan menghafal Al-Qur’an dalam Festival Musik The Sounds Project. Tim Advokat Hukum Muslim melaporkan lima pihak ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama. Lima pihak yang dilaporkan terdiri dari penyelenggara acara, produsen minuman keras, dua orang MC, serta seorang perempuan yang melafalkan ayat Al-Qur’an dalam tantangan berhadiah satu botol minuman keras, Selasa (11/8). 🎥Eds
#Minumankeras #Musik #Festival
Pak Harto adalah sosok yang mewajibkan beras dengan “Pangan Nasional”.
Padahal, sumber makanan tidak hanya beras!
Saya banyak melihat di IG orang-orang mengunggah sarapan mereka, dan semuanya serba kukus.
Tapi gak ada nasi.
Kenapa tidak diubah? Budaya makan-selain-nasi sudah terbentuk. Tinggal menjadikannya program nasional, kalau perlu.
Karena jika harus mengandalkan beras, maka banyak sekali sumber makanan yang harus mengalah
Padahal, dengan keragaman sumber pangan, “paceklik beras” seperti ini bisa dihindari.
Keragaman, saya kira, adalah solusi terbaik untuk kasus ini.
KH Anwar Zahid dilaporkan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Kab. Bojonegoro, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 22.45 WIB.
Mobil alphard yg ditumpangi KH. Anwar Zahid berhenti karena tengah menunggu antrean buka-tutup jalur akibat adanya proyek perbaikan jalan. Tiba-tiba melaju sebuah truk trailer yang dikemudikan WP (44) menyeruduk mobil yang ditumpangi Anwar Zahid tersebut. Mobil Alphard kemudian merangsek ke depan dan menabrak truk lain yang juga sedang berhenti.
Diduga pengemudi truk trailer mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak mobil alphard tsb. Dalam insiden tsb Kiai Anwar Zahid dan dikemudikan oleh santrinya A (31), keduanya Alhamdulillah dilaporkan selamat.
*Tonton sampai habis
Meanwhile, buat cabut berkas doang aja disini nunggu sampe berbulan bulan, wkwkwk
Menarik bagaimana sistem perpajakan bekerja di Malaysia terutama untuk jual beli kendaraan bekas, sangat efektif & tidak memberatkan juga tidak merusak harga gegara tax off, telat bulan dan nego balik nama.
Kira kira kalo bisa ga ya kalo diterapin di Indonesia? Terus berapa lama kira kira sistemnya bakal bertahan...
Yok diskusi Pamss🤟🏻
credit : Chung Bikeshop
Samsat di Indonesia ini memang sebuah wujud nyata dari sebuah mesin waktu
Disaat kita setiap hari, setiap waktu menggenggam dunia dalam sebuah gawai cerdas dengan koneksi 5G dan sanggup memproses segala urusan mulai dari sekedar bertanya kabar, melihat sisi lain dunia, membuat karya seni digital, memproses identifikasi wajah secara presisi dan bahkan melakukan transaksi keuangan dalam hitungan detik, namun semua kehebatan teknologi abad 21 itu berubah ketika kita memasuki pintu gerbang sebuah bangunan bernama Kantor Samsat, karena disana seolah waktu ditarik mundur sepanjang 3 dekade
Memasuki bangunan yang kebanyakan masih didominasi bangunan lawas itu sejujurnya memberikan sebuah pemandangan dan paradoks yang getir, disaat para petugas yang duduk di meja dihadirkan dan ditemani seperangkat komputer canggih berjarinagn internet kencang yang terhubung dengan basis data nasional dengan slogan "Online" atau "Satu Pintu", namun diluar jedela persegi dan didepan meja berdiri para warga yang membutuhkan dan akan menyetor hasil keringat mereka demi pembangunan dan agar taat pajak menunggu sembari menggengam map yang berisi berbagai lembar buram berwarna hitam putih
"Ini fotocopy KTP kurang 1 lembar mas, silahkan fotocopy dulu didepan" ucap seorang petugas dengan datar
Sebuah kalimat sederhana yang menjadi tamparan serius bagi konsep digitalisasi & efisiensi, warga yang sudah mendaftarkan diri via aplikasi, mengunggah berbagai berkas dengan gawai mereka dan memverifikasi data diri secara biometrik dirumah berharap agar tidak menyita banyak waktu tetap harus mengalah keluar dari gedung ketika berhadapan dengan birokrasi tatap muka mencari lapak fotocopy, mengeluarkan beberapa ribu rupiah hanya untuk beberapa lembar yang kemudian akan distapler dan ditumpuk bersama lembar kertas lain yang entah kapan terakhir kali diperiksa
Berulang kali kita mendengar soal integrasi data, digitalisasi, efisiensi birokrasi dan sebagainya diberbagai mimbar seminar, namun pada eksekusinya masih tetap saja gagal untuk sekedar menyelesaikan oermasalahan paling mendasar dari pelayanan masyarakat. Kertas fotokopi samsat bukan hanya sekedar lembaran kertas, namun kertas tersebut adalah sebuah simbil dari KETIDAKPERCAYAAN SISTEM KEPADA DATA MEREKA SENDIRI, serta sebuah simbol keengganan untuk sekedar menghilangkan kebiasaan lama yang sudah terlalu "nyaman"
Menurut saya, selama selembar kertas fotokopian ini masih jadi syarat mutlak untuk membuktikan siapakah diri kita dan apa yang kita miliki didepan loket pemerintahan, maka selama itu pula narasi dan slogan "Indonesia Digital" hanya akan berakhir menjadi sebuah slogan, harapan dan impian indah yang tersangkut dimesin fotocopy
Informasi terakhir, 7 orang meninggal dunia dan 8 orang luka berat.
Menurut Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke, pembalapnya berpotensi jadi tersangka.
Menurut Pembalap sekaligus influencer Otomotif, tidak seharusnya Pembalap menjadi tersangka dalam insiden sebuah balap resmi.