Jangan Pernah Mengejar Cowok
Setelah Dia Melakukan Ini
Kalau seorang pria berulang kali menghilang tanpa
penjelasan, berbohong, mengabaikan perasaanmu,
atau hanya datang saat membutuhkanmu, berhentilah
mengejarnya. Semakin kamu mengejar seseorang yang
tidak menghargaimu, semakin dia merasa bahwa
kehilanganmu bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan.
Hubungan yang sehat tidak dibangun dengan satu
orang yang terus berlari, sementara yang lain hanya
diam menunggu.
Banyak wanita berpikir, "Kalau aku lebih sabar, dia pasti
berubah." Padahal seseorang tidak berubah karena
dikejar, tetapi karena dia sendiri sadar bahwa sikapnya
salah. Jika setelah berkali-kali diberi kesempatan dia
tetap mengulangi kesalahan yang sama, mungkin
masalahnya bukan dia belum mengerti, tetapi dia
memang tidak menganggapmu prioritas.
Jangan habiskan waktumu membuktikan bahwa kamu
layak dicintai. Orang yang benar-benar mencintaimu
tidak akan membuatmu terus mempertanyakan
nilaimu. Berhentilah mengejar orang yang memilih
berjalan menjauh. Sisakan tenagamu untuk seseorang
yang akan berjalan ke arahmu tanpa harus diminta.
Dulu aku pikir laki-laki yang ngabarin 24/7 dan bucin habis-habisan itu sudah pasti green flag dan bare minimum. Tapi setelah melewati perjalanan relasiku sendiri, aku belajar satu tamparan psikologis yang keras: Intensity itu beda jauh dengan intimacy
jujur suka sedih banget liat perempuan yang kehilangan sparksnya cuma gara-gara useless men. dan tau ngga yang paling bikin sedih lagi? ngeliatin mereka tersiksa tapi masih bertahan dan ngga mau walk away even though deep down in their hearts they knew the should've left.
aseksual di lihat seaneh itu karena nggak pengen sex? 😅 maksudnya kita nggak sex juga nggak mati kali... kenapa orang2 malah kaget kalau ada orang yg nggak tertarik sama sex?
"tapi lu pernah—" ya? its not change my point either gw pernah/nggak
Semalem gue baru belajar istilah baru
Kalian pernah denger “duck syndrome” gak?
Duck syndrome itu kondisi pas seseorang keliatannya santai, hidupnya aman2 aja. Padahal aslinya lagi capek, banyak tekanan, burnout, sama stres yang dipendem sendiri.
Kenapa dianalogiin sama bebek?
Dulu aku sering berdoa,
“Kalau dia bukan orang yang baik untukku, hilangkan dia dari hidupku sebelum aku makin jatuh terlalu dalam.”
Tapi sekarang aku sadar, kadang seseorang datang bukan untuk langsung dimiliki, melainkan untuk sama-sama belajar menjadi lebih baik.
Jadi doaku berubah.
“Kalau memang kami belum siap untuk bersama, jangan langsung pisahkan kami karena keadaan. Bimbing kami tumbuh di jalan masing-masing. Perbaiki hati yang masih luka, dewaskan cara berpikir kami, kuatkan apa yang masih rapuh. Dan bila memang kami ditulis untuk saling kembali, pertemukan kami lagi di waktu yang lebih tepat, saat cinta tidak lagi dipenuhi ego, ketakutan, atau luka lama, tapi dipenuhi ketenangan dan kesiapan untuk saling menjaga.”
“seporsi kemenangan for woman”
dipertemukan dengan pria dewasa yg gak perlu diajari how to be a man. full of initiative, tulus melalui hal hal sederhana, komunikasi hangat & sepaham, gak pernah menyepelekan hal kecil. kamu boleh kecewa, boleh ngambek, & dibujuk tanpa takut di tinggalkan.
how lucky you’re..