Indonesia tidak kekurangan sumber daya, tetapi terlalu sering kehilangan arah dalam mengelolanya. Saat ini Presiden @prabowo menggeser cara kerja pembangunan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, maka kampus tidak boleh berhenti melahirkan lulusan yang cerdas, tetapi juga harus terus melahirkan pemimpin yang mampu menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi solusi bagi rakyat.
Sudah saatnya ilmu pengetahuan kembali memimpin arah pembangunan. Selamat melaksanakan KKN bagi mahasiswa UIN Imam Bonjol, jadikan program KKN ini sebagai laboratorium untuk kalian menguji teori menjadi solusi nyata bagi masyarakat.
Kepala BGN udh sombong aja
Penyaluran MBG sudah 93% dari total anggaran yg dialokasikan.
Sementara pelaksanaan di wilayah pelosok atau 3T saat ini masih belum terealisasi.
Yakin cm 7% daerah 3T?
Laporannya valid ato ABS?
Pdhl seharusnya wilayah spt ini yg dijadikan prioritas..
Lagi2 pemerintah gagal menentukan prioritas ๐
Bancakan terossss ๐
Salah siapa?!
Yg jelas ini menunjukkan kelemahan manajemen..
Ketidakjelasan & ketidaksiapan program ๐
Sejumlah investor SPPG daerah terpencil (SPPG 3T) akhirnya mendatangi kantor bgn pusat.
Untuk meminta kejelasan terkait program dapur tsb tidak beroprasi hingga saat ini. Padahal dapur tersebut sudah selesai di bangun & siap beroprasi dari 12-2025 akan tetapi hingga hari ini kejelasan tentang dapur tsb belum mendapatkan jawaban.
Ya pantas emosi..
Duit M ini buka juta ๐
Selamat ulang tahun untuk Ibu Rustini Muhaimin ๐ธ
Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur panjang yang penuh keberkahan, serta terus menjadi inspirasi bagi banyak perempuan Indonesia.
#PKB
BREAKING!
Warga Papua Selatan hari ini resmi gugat Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, yang keluarkan Surat Keputusan (SK) No. 591 berisi rencana mengubah 486 ribu hektare tanah adat mereka jadi PSN Pangan dan Bioenergi.
Gugatan ini jadi bukti bahwa โPesta Babiโ adalah realita yang terjadi di Papua Selatan hari ini. Di mana kebijakan negara jadi alat legitimasi pemusnahan ruang hidup masyarakat.
Kenapa warga menggugat?
Kisah ironis dan menyesakkan dada ini dialami oleh seorang Guru Besar Universitas Indonesia bernama Profesor Raldi Artono Koestoer.
Melihat tingginya angka kematian bayi prematur dari keluarga miskin yang tidak mampu membayar biaya sewa inkubator rumah sakit yang sangat mahal, ia menggunakan kecerdasannya untuk merakit inkubator bayi portabel berteknologi canggih namun sangat hemat listrik.
Hebatnya, ia sama sekali tidak mengomersialkan alat penopang kehidupan tersebut, melainkan meminjamkannya secara gratis kepada ribuan ibu miskin di berbagai pelosok daerah.
Namun bukannya diberi medali penghargaan atau dana bantuan riset oleh negara, gerakan mulia sang profesor justru mendapat tamparan keras dari sistem birokrasi.
Pada tahun 2016, pemerintah melalui kementerian terkait mendadak menegur dan mencoba menghentikan operasional peminjaman inkubator tersebut.
Alasannya sangat kaku, alat penyelamat nyawa itu dianggap melanggar aturan karena belum memiliki sertifikat izin edar dan Standar Nasional Indonesia layaknya produk alat medis komersial buatan pabrik raksasa.
Tuntutan untuk mengurus perizinan yang memakan biaya sangat mahal dan proses yang rumit tentu tidak masuk akal untuk sebuah proyek amal yang dijalankan secara swadaya.
Ironi menyedihkan ini sempat memancing kemarahan publik secara luas, memperlihatkan bukti nyata bagaimana sebuah inovasi jenius anak bangsa yang murni bergerak untuk misi kemanusiaan justru nyaris dicekik mati oleh aturan kertas di negerinya sendiri.
PKB Jawa Timur menyalurkan 1.055 hewan kurban untuk pesantren dan masyarakat di berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan hubungan dengan akar sosial-keagamaan di Jawa Timur.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Semoga semangat keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian di hari yang suci ini membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa saling berbagi kepada sesama ๐๐ป
#PKB@cakimiNOW@EmHasanuddin
Mahasiswa Asal Gaza Bongkar Sisi Gelap Donasi Palestina di Indonesia!
Publik tanah air dikejutkan oleh pengakuan terbuka seorang mahasiswa asal Jalur Gaza, Palestina, bernama Ahmed Shorafa. Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Ahmed secara terang-terangan mengkritik
๐จTADI malam: Anak-anak ini meratapi ibu mereka gugur dalam serangan masif Zion Israel di Gaza, yang menghancurkan seluruh blok perumahan. Saat kejadian, mereka sedang bersama ibu mereka membeli pakaian Idul Adha.
Alfatihah,
Di dunia penerbangan, nama B.J. Habibie dikenal sebagai sosok jenius yang berhasil memecahkan salah satu misteri paling berbahaya dalam industri aviasi. Ia bahkan mendapat julukan โMr. Crackโ karena kemampuannya menemukan dan menganalisis retakan kecil pada struktur pesawat yang nyaris tak terlihat. Sebelum temuannya dikenal luas, banyak kecelakaan pesawat terjadi akibat metal fatigue atau kelelahan logam.
Retakan mikroskopis yang tidak terdeteksi bisa membuat pesawat tiba-tiba mengalami kerusakan fatal di udara. Masalah ini menjadi ancaman besar bagi keselamatan penerbangan dunia selama bertahun-tahun. Melalui kecerdasannya,
Habibie menciptakan metode yang kemudian dikenal sebagai โFaktor Habibieโ atau Habibie Method, sebuah rumus untuk memprediksi penyebaran retakan pada badan pesawat dengan tingkat akurasi tinggi. Penemuan ini membawa perubahan besar dalam dunia aeronautika.
sc : ig coachaddie.real
Menyisir bumi Madura selalu menghadirkan rasa ta'dhim mendalam.
Safari di Pulau Garam ini diawali dengan silaturahmi dan sowan Rais Syuriah PBNU Prof. Dr. KH. Abdul A'la Basyir dan pengantin baru Ra Mamak di Pesantren Luk-Guluk Sumenep serta bertemu sahabat-sahabat pengurus MWC NU Pragaan Sumenep, Sabtu (16/5).
Di kediaman Prof Aโla, kami matur, menyambung rasa, melaporkan transformasi agenda-agenda penting Nahdlatul Ulama hari ini. Wejangan beliau menjadi pegangan kami untuk melewati masa-masa ini. Terima kasih.