Subuh : Ad-Dhuha & At-Tin
Dzuhur : Al-Fiil & An-Nashr
Ashar : Quraisy & Al-Kautsar
Maghrib : Al-Kafirun & Al-Ikhlash
Isya : Al-Ma’un & Al-Lahab
Semenjak denger Ustadz felix di podcast ini bener-bener terngiang-ngiang setiap aku kerja🥹
Beliau lagi menjelaskan konsep rezeki, pekerjaan, dan rasa syukur🥹
@idextratime kalo jadi om lewy bakal gue berisikin "messi dah pensiun, coba 2030 menangin lagi nanti ya bang, jangan pensiun dulu ente". dan jgn lupa wkwk nya
@utdfocusid lu pada mau aja komen panjang lebar ngejelasin ini itu sama akun-akun yg ngetweet dapet duit dari hal2 kek gini; banding-bandingin, adu domba, etc. akun sampah, sdm sampah.
GILA! MIC PRESIDEN DIGESER, ARAHAN DARURAT KARHUTLA DISEROBOT GEMPA NTT! MENTERI ATAU "PRESIDEN DE FACTO"
Bener-bener skandal protokol dan drama kekuasaan paling mencolok yang terekam kamera! Publik dibuat melongo dan geram melihat momen saat Presiden Prabowo Subianto sedang memberikan arahan krusial terkait Bencana Kebakaran Hutan (Karhutla) agar tidak merembet ke Zona Inti IKN... tiba-tiba Mic-nya DIGESER dan arahannya DIPOTONG LANGSUNG oleh Seskab Mayor Teddy!
Prabowo cuma bisa ngangguk-ngangguk pasrah saat omongannya dipotong di forum resmi negara!
Rincian Momen Uncensored & Skandal Hirarki Kekuasaan:
1. Penyensoran/Pengalihan Isu Darurat Karhutla:
Saat bahasan bencana pembakaran hutan Kalimantan yang udah bikin rakyat sesak napas dan mengancam zona inti IKN butuh arahan tegas dan keputusan eksekutif tinggi, bahasan itu MENTAH DAN DIPOTONG Tiba-tiba oleh Seskab Teddy dengan dalih memberikan laporan gempa NTT! Akhirnya? Penanganan Karhutla Kalimantan menguap TANPA KEJELASAN LANJUTAN!
2. Kuasa De Facto Di Atas Presiden:
Dalam etika kepresidenan dan tata kelola tata negara manapun, Seskab adalah pembantu sekretariat, BUKAN ATASAN yang punya wewenang memotong, menggeser alat komunikasi, atau menghentikan narasi pimpinan tertinggi negara di tengah forum resmi! Momen ini bikin publik bertanya-tanya: SIAPA SEBENARNYA YANG MENEGAKKAN KENDALI EKSEKUTIF SAAT INI?!
3. Kalimantan Kembali Di-Anak-Tirikan:
Substansi arahan Karhutla Kalimantan yang sangat dinantikan jutaan warga terdampak asap malah dianggap enteng dan bisa diserobot kapan saja. Ini makin mempertegas bahwasanya nasib bencana di luar pulau Jawa selalu ditempatkan di urutan terbelakang dalam skala prioritas pusat!
Kalo Seskab sudah punya kuasa de facto buat memotong arahan Presiden secara terbuka di depan umum, lantas ke mana marwah kepemimpinan dan kepastian arah kebijakan bencana nasional kita?
Gimana tanggapan kalian ngeliat aksi Seskab Teddy memotong dan menggeser mic Presiden ini? Apakah ini bentuk ketidakdisiplinan protokol atau bukti adanya kekuasaan shadow/de facto?
gw udah bilang selain pemrentah pada ga becus, rakyat indo ni juga emang dasar bodoh.
bencana alam emang bukan salah pemerintah, tapi penanganan bencana itu tanggung jawab mereka. anak krakatau udah level III siaga sejak 2 juli 2026. dua bulan lebih! cukup buat sebar peta abu vulkanik, tentuin jalur evakuasi, edukasi masyarakat buat nyiapin masker dan tas siaga. tapi yang keluar? cuman imbauan basah, radius 3 km, terus udah gitu ajaaa.
tahun ini anggaran BNPB dipotong jadi Rp491 miliar. tahun lalu Rp2,01 triliun. turun gila-gilaan!! duitnya ke mana? ke proyek makan siang gratis dan kopdes. negara rawan bencana, tapi lembaga yang urus bencana dikasih sisa.
@PorosHalangID misalnya: berbuat banyak di musim ini = manajemen jumawa. peringkat 15 lagi + gagal babak gugur di semua kompetisi cup = darah tinggi fans naik. serba salah dukung klub bajingan ini.