@soliloku sama Majapahit by Herald, terjemahan KPG. waktu itu sempat naik karena katanya gaya penulisannya cakep berasa baca fiksi padahal nonfiksi. minggu lalu authornya udah rilis lagi yang versi Sriwijaya 🫠
merekomendasikan buku fiksi sejarah sebagai pengantar untuk memahami narasi sejarah nyata adalah langkah awal yang cukup bagus. tanpa media fiksi sendiri, kita belum tentu dapat menempatkan diri secara imersif dan berempati dengan tokoh dan konteks dalam kisah yang "sebenarnya".
Perdebatan dan keriuhan dunia buku di Twitter ini cuma buang-buang waktu dan mengotori linimasa. Begitu terus perputarannya, begitu terus argumennya. Maaf, ya, kalau hampir tidak pernah nimbrung di hal-hal begituan.
Baru mau bangkit lagi setelah sempat vakum interview hampir setahun. Kalau bukan karena dukungan dari sesama seperjuangan mungkin aku akan seterusnya tenggelam.
@si_aditt@marjinkiri bantu jawab ya, kak. untuk saat ini di official/reseller-nya rata-rata kosong, kak. atau barangkali bisa hubungi kak @Pradewitchy karena waktu itu beliau masih punya beberapa stok.
@gweenttea Aku dulu suka koleksi ini sampai sekotak full, beli di abang-abang mainan yang kalau pagi mangkal di depan sekolah. Tapi abis itu dibakar sama ortuku. Bukannya belajar malah baca mulu. 🥲