liat data di bawah. boti CUMA perlu ditusbol 72 KALI sama cowok pengidap hiv dengan tingkat ketularan 1,39%
sedangkan cowok normal perlu kena paparan dari cewek pengidap hiv 2500 kali. itupun tingkat ketularannya cuma 0.04%.
lagian taukah kalian di 1982, aids dulu namanya GRID (GAY RELATED IMMUNE DEFICIENCY) 🤣🤣🤣 karena JAUH lebih banyak muncul kasus dari kaum hama.
@queerimpasse Ya mending lu usulin sama presiden minta wilayah isinya kaum lu semua, jadi bebas kan bikin kota sendiri, toh ada doktor juga kaum lu kan, jadi buat daerah khusus biar kaum kalian gak hunting straight people lagi.
@timoshenkaur Pantesan belok, bego sih klo baca sepotong gak baca utuh, rangkumannya kaum kalian pas sehat iya lu saling dukung, pas sekarat diare gak berhenti² mana mau kalian nyuci bekas TAI yg bocor kecuali orangtuanya, yg kasian ortunya keluarganya, kaum kalian gamau ngurusin.
@baseconvo Terus kalian mau bagaimana? Yg nindas orang normal dengan nyebarin penyakit GRID itu kalian, nafsu kalian didepan umum yg gak ke kontrol dan ambisi kalian yg mau bikin belok orang yg lurus.
@SumaUI Kalian yg nindas orang normal dengan nyebarin penyakit GRID itu, nafsu kalian didepan umum yg gak ke kontrol dan ambisi kalian yg mau bikin belok orang yg lurus, Mending kalian rukyah massal.
Barangkali ada yang belum tau "Funfact" soal AIDS yang sebelumnya bernama GRID
Jadi,
Pada awal kemunculannya di tahun 1981, para dokter sempat menamai penyakit ini sebagai GRID (Gay-Related Immune Deficiency) karena kasusnya banyak ditemukan pada pria homoseksual.
Istilah tersebut kemudian diubah menjadi AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) pada September 1982. Pergantian nama ini dilakukan untuk menghilangkan stigma dan menyesuaikan fakta medis bahwa virus tersebut dapat menginfeksi siapa saja tanpa memandang orientasi seksual.
Setuju kah kalau dikembalikan ke GRID agar lebih sadar bahwa ini merupakan perilaku berisiko?
@Hidupsebagai62 Dulu juga kamu bilang Prabowo pake helikopter pribadi waktu bencara Sumatera, ehh malah ga ada di LHKPN prabowo..
Terus kamu minta kami percaya lagi dgn omonganmu?
Eike ga akan percaya..
Teddy ini men-downgrade kualitas PR istana. Komunikasi publiknya buruk, cenderung ad hominem!!
Cara Teddy ngomong soal perjalanan dinas Pak Prabowo makin ke sini kok makin aneh.
Bukannya nenangin publik, malah kayak buzzer medsos yg sibuk muter narasi.
Katanya Pak Prabowo pakai uang pribadi biar negara hemat. Lah rakyat malah makin bingung, ini negara dikelola pakai sistem apa pakai dompet pribadi.
Negara itu ada aturan dan mekanismenya. Bukan kalau APBN seret terus pejabat nombok sendiri.
Kalau begitu caranya, nanti semua jadi campur aduk. Uang negara sama uang pribadi jadi nggak jelas batasnya.
Kalau sudah begitu, nanti repot pas audit. BPK pasti nanya aliran dana dan accountability-nya bagaimana.
Yang bikin orang makin geleng kepala itu jumlah rombongannya. Katanya sekali lawatan bisa sampai sekitar 60 orang.
Lah kalau mau hemat ya jangan bawa orang sekampung. Masa bilang efisiensi tapi delegasinya kayak rombongan wisata.
Rakyat sekarang juga nggak bodoh. Orang bisa lihat mana penghematan beneran, mana cuma framing.
Claudia Sheinbaum saja pernah bilang pengawalnya sekitar 10 orang. Dia malah nggak suka pengamanan yg terlalu ramai dan penuh gaya.
Di Italia, Giorgia Meloni juga sering tampil dengan delegasi yg lebih ramping. Orang yg dibawa seperlunya saja sesuai agenda.
Bahkan beberapa kepala negara di Eropa sekarang banyak yg pilih VC atau video conference buat rapat bilateral tertentu.
Di Finland dan Estonia, komunikasi antar pemimpin sering dilakukan virtual buat ngurangin biaya dan waktu perjalanan.
Makanya rakyat heran lihat kondisi sekarang. Narasi hematnya kencang, tapi rombongan tetap jumbo.
Belum lagi waktu kritik dijawab dengan nyebut Dino Patti Djalal cuma jadi Wamenlu 3 bulan. Lah itu namanya bukan jawab substansi, tapi malah ad hominem.
Yang dipersoalkan publik itu soal tata kelola dan efisiensi. Bukan soal berapa lama orang pernah duduk di jabatan.
Ngurus negara itu bukan lomba pencitraan. Yang penting kerjaannya proper, efficient, dan bisa dipertanggungjawabkan.
Ujung-ujungnya rakyat cuma minta satu. Negara diurus serius, hematnya nyata, dan jangan kebanyakan sandiwara.
#EfisiensiBukanPencitraan
#APBNBukanDompetPribadi
#GoodGovernance
#Rombongan60Orang
Seorang mu'allaf warga negara Kanada dikuntit dan mengalami kekerasan verbal dari seorang zionis di Bali.
Zionis itu menyoroti postingan akun sosial media korban lalu berusaha mencarinya dan melancarkan ancaman serta intimidasi.
Banyaknya zionis yang bercokol di Bali, merusak reputasi wisata di Bali. Secara perlahan sektor pariwisata Bali mengalami penurunan pendapatan secara drastis, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan semakin memburuk jika zionis tidak dibersihkan dari wilayah Bali.
@detikcom Ditanggung pribadi??? Itu namanya Maladministrasi, dan itu merupakan pelanggaran hukum. Berarti Teddy mengonfirmasi bahwa Presiden sudah melanggar hukum.
Raymond Chin melalui postingan Threads nya:
"i<3 Indonesia. orang salah pada ngira kritik pemerintah = benci negara. justru yang paling berbahaya bukan orang yang kritik negaranya, tapi orang yang cinta penguasanya lebih dari negaranya. izin, komisaris.