Sidang umum PBB: kami akan menjamin keamanan Israel
Acara Gontor: free Palestine
HUT PAN: pakar saking pinternya jadi goblok
Diskusi soal gambut: saya paling hormat sama pakar
Gaslighting, playing victim, manipulative! President Prabowo, the cognitive dissonance you are π«΅π»
In case udah ga lewat di algoritma kalian:
1. Hari ke-9 ratusan orang hilang & blm ditemukan, di tragedi kapal Virgo
2. Hari ke-37 korban gempa NTT di tenda pengungsian, kabar terakhir 94 meninggal di pengungsian karna minim fasilitas
3. Karhutla Kalimantan masih blm selesai
4. Anggaran alat kesehatan TBC di thn 2027 dipangkas jadi 0 rupiah
5. Keracunan MBG bertambah, SPPG yg ditutup buka lagi
Kalauada update lainnya boleh ditambahkan
KASUS IJAZAH GIBRAN DI MK OLEH DENNY INDRAYANA DKK.
ADA APA?
JADI BEGINI, GIBRAN ITU:
1) SMA di Singapura, di Orchid Park Secondary School. Sampai O level.
Setara pendidikan sampai kelas 10 atau kelas 1 SMA kalau di Indonesia.
Ingat, cuma sampai KELAS 10. Jadi belum setara SMA.
2) Dia lanjut ke UTS-Insearch di Sydney, Australia.
Apakah UTS-Insearch ini SMA? BUKAN!
Dia adalah bimbel dan matrikulasi persiapan masuk kampus.
Biasanya dipakai lulusan SMA di luar Australia (misal Indonesia, China) buat matrikulasi atau penyesuaian kurikulum Australia.
Wajarnya 1 tahun di sini, setelah selesai lanjut ke kampus di Australia.
UTS-Insearch ini punya University of Technology Sydney, wajarnya ya abis 1 tahun di sini lanjut ke UTS.
Tapi Gibran cuma menghabiskan 6 bulan di sini.
3) Tapi kita semua tahu, Gibran lulus S1 dari kampus MDIS Singapura.
Bukan di UTS Sydney.
Kok bisa? Kampus Singapura biasanya mau menerima O-level dengan tambahan ujian atau kualifikasi lain.
Jadi O-level Orchid Park Secondary School, bisa dipakai masuk situ.
Terus S1-nya lulus.
JADI GIBRAN MASUK UNIVERSITAS DAN LULUS S1 TANPA IJAZAH SMA KONVENSIONAL.
***
MASALAHNYA TERJADI KETIKA DIA NYALON JADI PEJABAT
Kenapa?
Karena di Indonesia, syarat nyalon pejabat itu LULUS SMA/SEDERAJAT.
Kalau mau nyalon Pemilu, di berkasnya harus ada IJAZAH SMA.
Walaupun udah lulus S1, S2, S3, tetep aja yang ditunjukkan harus IJAZAH SMA.
Punya ijazah lebih tinggi, tidak membuktikan dia punya IJAZAH SMA.
***
NAH, GIBRAN WAKTU NYALON GIMANA?
Si sertifikat bimbelnya yang di Australia itu, DISETARAKAN DENGAN IJAZAH SMK PEMINATAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN.
***
Argumennya Denny Indrayana dkk di MK adalah:
1) Bimbel di Australia tidak setara dengan SMA.
2) Berarti Gibran tidak punya ijazah SMA.
3) Pencalonannya sebagai Wakil Presiden tidak memenuhi syarat pendidikan minimum SMA.
sampe kapan ya harus liat speech presiden levelnya serendah ini, gapernah ada substansi penting yang bisa dipelajari atau minimal jadi contoh.
keliling pidato dalamβluar negeri cuma buat nyari validasi atas incompetencynya ngurus negara & selalu put the blame on musuh imajinerπ
KOK BISAAA YANG DUDUK DISINI PADA SENYUM SENYUM? PADA TEPUK TANGAN? PADA TERIAK PRABOWO PRABOWO????
gilaa itu presiden lu sendiri lagi ngerendahin para pakar yg bersuara, para profesor ahli gizi, pakar pendidikan, pakar otonomi daerah, pakar hukum pidana, para akademisi, guru guru, dosen dll yg pernah menyuarakan terkait MBG
itu presiden lu sendiri lagi dan lagi ngatain rakyatnya GOBLOK, itu presiden yang sama dengan orang yg ngebuat anggaran lu DIPANGKAS btw, orang yg sama yg ngebuat kantor lu semua pada ngelakuin efisiensi
yang duduk disini, para jajaran elit PAN, ketum dan elit parpol koalisi indonesia maju, public figure dll, kalo lu semua pinter, kok bisa ga kesinggung dengan omongan ngelantur begini? weβre si doomed
SPEAK LAUDER PAK USTADZ ADI HIDAYATππ
"Perilaku elit yang menggunakan relasi kuasa untuk memperkaya diri menggunakan instrumen kenegaraan, menyebabkan NEGARA RUSAK dan menghantarkan KEHANCURAN dan KEBINASAAN!!!"
Peringatan dan pengingat keras dari Ustadz Adi Hidayat soal prilaku elit yang sama sekali tidak berpihak kepada rakyat, tapi malah ke oligarki yang hanya memuaskan hawa nafsu perutnya, maka akan menghancurkan negara tersebut.οΏΌ
Naudzubillah
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kena reshuffle. Kini, posisinya digantikan oleh wakilnya, Suahasil Nazara. Pelantikan Suahasil berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/9).
Suahasil bukan wajah asing di Kemenkeu. Karier Suahasil di Kemenkeu kian signifikan saat ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016. Lalu, pada 25 Oktober 2019, ia dipercaya sebagai Wamenkeu dalam Kabinet Indonesia Maju, mendampingi Menkeu dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.
πΈ: Dok. Antara.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.β
π: newsupdate | update | news | oneliner | R169 | R070 | E164
#bicarafaktalawatberita #kumparan
Ini gila.
Beneran gila.
BBM langka.
Sekolah disuruh WFH.
Kabanya pengisian BBM mau pakai ganjil-genap.
Rakyat disuruh antri.
Anak disuruh belajar dari rumah.
Mobil disuruh giliran.
Negara tetap tenang.
Kalau orang Sulawesi tidak ngamuk,
kalau orang Sulawesi tidak marah
sudah parah.
Sudah lumpuh.
Sudah kehilangan muka.
Di mana siriβ ta?
Di mana harga diri ta?
Di mana keberanian ta?
Dijadikan daerah perahan.
Dijadikan antrean panjang.
Dijadikan yang paling akhir dilayani.
Lalu disuruh diam atas nama SABAR.
Ini bukan gangguan biasa.
Ini penghinaan yang diulang-ulang.
Marah itu wajar.
Ngamuk itu waras.
Diam itu yang gila.