Itu yang marah-marah siapa? Daripada dia bicara soal menghina Bu Camat dia mending baca UU 24/2009, ada pasal yang mewajibkan warga pasang bendera dan bila warga tidak mampu Pemda wajib "memberikan".
Jadi si Abang tukang cukur sudah bilang tidak mampu, kewajiban negara memberikan bendera. Bukan malah ada penjilat yang sok-sokan membela kehormatan Bu camat.
Japan was nuked.
Vietnam was bombed.
Korea was split.
China was carved.
Indonesia was plundered.
India was divided.
No foreign power will ever respect Asia until Asia respects itself.
teddy: "prabs cek satu per satu buku dari SD-SMA, kemudian minta dibandingkan dgn negara tetangga"
coba gaji tenaga pengajar dicek juga pak, terus bandingkan dengan negara tetangga
@MamatAlkatiri Tipikal pelatih asal inggris, coba berapa banyak tim yg memakai pelatih asal inggris bahkan di liga mereka sendiri.
Harusnya itu udh cukup buat menilai beliau
Gila, ya. Di sini tertulis, kalau jumlah total korban peracunan oleh BGN angkanya sudah tembus 40.500++.
Kalo kalian adalah orang tua yang punya anak, pimpinan yayasan pendidikan yang punya sekolah, atau seorang kepala sekolah yang berdigdaya, dan tetap kekeuh menerima MBG untuk anak-anak kalian, maka kalian juga layak untuk dikecam.
Ada opsi untuk ikut ke barisan masyarakat supaya MENUNTUT KERAS agar tata kelolanya dirombak total dan pejabat BGNnya diisi oleh orang-orang ahli, dan ikut bersuara agar para orang tua diberi pekerjaan dengan upah layak supaya bisa memberikan sajian makakanan terbaik di rumah, malah lebih memilih untuk gak ada khawatir-khawatirnya membiarkan anak-anaknya punya potensi jadi korban peracunan berikutnya. Jujur, kalian beyond shameful.
Peristiwa di SMK Negeri 6 Semarang, Peristiwa di Distrik Deprapre Jayapura, atau peristiwa-peristiwa peracunan lain, MUSTINYA BISA UNTUK DIJADIKAN ACUAN / CONCERN.
Apabila hingga hari ini kalian tidak ikut turut serta memerangi keserampangan embege, lalu keesokan harinya anak kalian menjadi korban peracunan, kalian akan ikut kami salahkan dan kami kutuk.