Vladimir Putin, mantan agen KGB yang dulu bertugas di Jerman Timur, pernah menyesali kehancuran Uni Soviet.
Dia tidak menerima bentuk baru arsitektur keamanan Eropa pasca-Perang Dingin. Lantas, apa yang dia mau dari perang dengan Ukraina sekarang ini? | Buka Data
Suara gue terwakilkan banget sama politisi Irlandia satu ini, gimana standar ganda negara-negara eropa sangat terlihat. Terutama Amerika Serikat, Inggris & Jerman yg paling "banter".
5 hari serangan, Rusia yang menyerang Ukraina dianggap kejam oleh Amerika, Inggris, Jerman, dll. NATO? PBB?
70 Tahun kalian melihat rakyat Palestina dijajah, tanahnya diambil, dibatasi lahannya oleh Isr*el, kalian kemana saja?
Pernyataan kontroversi Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang diduga membandingkan penggunaan toa masjid dengan gonggongan anjing menuai kecaman. Yaqut juga bakal terancam dilaporkan ke polisi.
https://t.co/9NkcVg7vVy
#TangkapYaqut
Pernyataan kontroversi Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang diduga membandingkan penggunaan toa masjid dengan gonggongan anjing menuai kecaman. Yaqut juga bakal terancam dilaporkan ke polisi.
https://t.co/9NkcVg7vVy
#TangkapYaqut
Sebelum IPK 1,77 kamu harus lulus dulu Skripsi. Untuk lulus skripsi kamu harus lulus plagiarisme.
Ini dia salah satu cara buat lulus plagiarisme.
.
#mahasiswaakhir
Walaupun gk dipungkiri orang yg punya pendidikan tinggi lebih enak diajak ngomong, apalagi soal bidangnya. Tpi kalo udah ngeyel kaku banget. Ya itu mungkin efek sampingnya.
SD, SMP sluruh pelajaran masuk otak kita, semua dipelajari. SMA, SMK mulai ada yg namanya penjurusan. Dan kuliah kita hanya mempelajari satu bidang keilmuan, dari S1, S2, S3 (semakin bnyak S justru smakin sempit). Semakin lama semakin mengerucut.
Kalo ada yg bilang SD, SMP itu hanya pendasaran keilmuan dan pembentukan pola pikir. Hm.. Saya rasa ini pngruh lingkungan, karna standar pembentukan pola pikirnya beda. SD,SMP,SMA=nilai, lingkungan = hubungan dan cara interaksi. Kalo kuliah, mungkin soal melatih dn nambah ilmu.