ga, ini serius, prabowo harus stop pidato tuh bukan semata mata karena WNI capek. tp omongannya beneran ngeri bgt. ok lah kalo nyenggol rakyat, kita masih bisa maki maki ni orang.
tp kalo nyenggol negara lain? imbasnya bukan cuman ke presiden aja, tp ke kita juga. kemarin Iran, sekarang Cape Verde. besok negara mana lagi?
kata kata yg diucapkan di podium kepresidenan bisa dibaca sebagai sinyal bagaimana Indonesia memandang suatu persoalan internasional loh dan pilihan bahasa seorang PRESIDEN sangat dapat memengaruhi cara mitra internasional membaca posisi Indonesia.
ga lucu wok, kalo negara kita tiba tiba dapat masalah cuman karena pidato lu doang. keep ur fuckin mouth, stfu.
Chelsy Kaltrin Candra (14) adalah seorang siswi SMP Negeri 1 Nabire, Papua Tengah, yang ditemukan tewas secara tragis di Jalan Raya Waroki, Kabupaten Nabire, pada akhir Juli 2026. Pelaku adalah Arya Wibawa Sulistiyo anak polisi bernama Arief hendro sulistiyo..
Bantu viralkan terus biar mendapatkan keadilan.. Polisi jangan membela kelakuan anak polisi seperti ini!!!
#intinyadeh balita tewas ditabrak mobil yg dikendarai perwira polisi.
Korban dibonceng kakaknya naik motor, lg berhenti di lampu merah, tiba2 ditabrak dr belakang sama mobil kenceng.
Pengemudi mobil seorang polisi berpangkat Ipda yg jg menjabat sbg Kapolsek Bengo, Bone, Sulsel.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Raya menyebut Mamberamo Raya sebagai kabupaten 3T alias terpencil, tapi juga tertinggal, terlupakan, tersiksa, dan ter-ter lainnya. Mengapa 50% dapur MBG di Jawa dan cuma 1% di kantong stunting tertinggi di Papua? https://t.co/jBufBlFozn
ANAK PAK SATPAM JATILUHUR JUGA BERHAK DAPAT PERHATIAN LEBIH, BAPAKNYA GUGUR DALAM BERTUGAS KARENA MENEGUR ANAK ANAK NAKAL YANG MALAH DIKEROYOK DAN DITENGGELAMKAN.
maling dapat atensi luar biasa, tapi anak-anak satpam Jatiluhur korban geng motor tak ada sedikitpun mendapatkan perhatian para pesohor, padahal sang bapak sedang berjuang mencari nafkah dan rezeki yang halall.
Orang biasa harus bersaing sama 100ribu applicants, ngelewatin proses rumit.
Orang random bisa tiba2 dipilih jadi Komisaris dengan gaji ratusan jt di tempat yang sama.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia-nya mana?
Eks Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal, lewat akun IG pribadinya, menyampaikan kritik kepada pemerintah RI yang terkesan menyepelekan udangan Iran ke pemakaman Ayatollah Ali Khameini yang tewas dibunuh Israel pada 28 Februari 2026 lalu.
Pemerintah nggak memenuhi undangan dari Iran dengan mengutus delegasi resmi, dan yang hadir hanya Dubes RI di Teheran. Hal ini, oleh Teheran, dianggap sebagai sikap menyepelekan undangan.
Menlu barusan klarifikasi, guys!
Alasan kenapa ga ada pejabat setingkat menteri, tidak bisa hadir untuk melayat ke Iran
Karena adanya pertimbangan teknis dan kesibukan pejabat.
Tapi akibatnya..
Dubes Indonesia yang melayat Alm. Ayatollah Ali Khamenei TIDAK DIKASIH AKSES ke area persemayaman beliau.
Soalnya, Iran hanya memperbolehkan pejabat setingkat menteri dan di atasnya untuk bisa masuk dan memberi penghormatan terakhir.
===
Padahal… kita punya 48 menteri dan 56 wakil menteri.
Wamenlu sendiri ada 3 orang. Salah satunya punya spesialisasi di Timur Tengah.
Bahkan kita bisa kirim Ketua DPR/MPR dan Utusan Khusus.
Masa sih semuanya pada ga bisa? Undangannya sudah diberikan oleh Iran sendiri loh.
Negara lain aja bisa kirim delegasi selevel menteri kok.
Wajar banyak yang bertanya-tanya, termasuk Dino Patti Djalal, soal keputusan pemerintah yang hanya mengirim dubes.
Padahal, ini Iran loh. Ini regional power di Timteng loh. Sayang banget kalau kita ga bisa berteman dengan Iran.
FOTO: KEMENLU, Khamenei (dot) ir
Ibu, terim kasih ya atas pengabdiannya selama ini untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya tau pasti ibu merasa sedih, bahkan saya yang gak ada di posisi Anda ikutan sedih.
Tapi, bu, boleh ga kalo aku doain pemerintah yang dzolim itu biar cepetan mati dan masuk neraka karna udah jahat ke orang-orang sepertimu?
bayangin ini jalur resmi masuk Pertamina lewat BPS tesnya puanjanggg dan soalnya susah gila. kalo lu ga pinter, cerdas, kritis, bahasa inggrisnya bagus, paham isu terkini terkait bidang yg didaftarin, dan lainnya ga bakalan mungkin lolos. tiba-tiba ada bocah 27 tahun jalur fast track timses jadi komisaris yg gajinya bisa nyentuh 200jt sebulan like what the hhhh..???